
Ruksah pergi ke toilet untuk berganti pakaian. Tadi saat pulang dari kolam dia pakai baju olah raga. Jadi sekarang dirinya sudah memakai baju seragam.
Setelah itu dia bergegas pergi ke kantin sekolah, namun Fery tak ada dikantin itu. Terus dia berfikir kantin mana yang dimaksud oleh Fery. Ruksah mengingat-ingat kalau Fery gak pernah nongkrong dikantin depan melainkan dikantin belakang.
Akhirnya Ruksah menyusul Fery ke kantin belakang. Ruksah berfikir kenapa tidak dari tadi aja dia ke kantin belakang, soalnya kantin itu letaknya dekat dengan toilet siswa dan ruangan guru.
Ruksah kemudian memberikan salam diluar gerbang yang terhubung dengan kantin belakang.
Ruksah :" Assalamualaikum ,mbak Ijah. Apakah ada Fery?"
Fery yang duduk didekat tembok gerbang kaget saat Ruksah akan datang. Dia meminta agar Reza bersembunyi saja dulu sebelum bertemu dengannya. Ibu kantinpun memberikan jawaban pertanyaan Ruksah .
Mbak Ijah:" Tuhhh neng Deket neng orangnya, sini nengnya masuk atuh."
Kemudian Ruksah membuka pintu gerbang itu lalu nyamperin Fery.
Fery :" Kok lu lama sihhh,Sah?"
Ruksah :" Iya, lama soalnya tadi aku ke kantin depan. Kupikir kamu disana sama orang itu. Diingat-ingat lu gak pernahkan nongkrong dikantin depan seringnya disini. Lain kali kasih alamat yang jelas biar aku gak muter-muter nyarinya."
Fery :" Hahaha, sorry ,sorry!
Ruksah :" Mana orang yang mau ketemu sama gue? siapa sihhh?"
Fery :" Busettt gak sabaran amat sih."
Ruksah :" Gimana gak sabaran coba 10 menit lagi Bu Nuning masuk dikelasku, Fer. Cepetan dong mana dia."
Fery :" Bentar lagi dia juga datang, palingan lagi dandan."
Ruksah merasa resah, dia takut terlambat pelajaran Bu Nuning . Namun dia belum tahu kalau Bu Nuning pulang karena anaknya sakit. Sehingga dia hanya memberikan tugas saja untuk dikelasnya. Saat Ruksah lagi galau, Reza sudah duduk disampingnya. Ruksah tidak menyadari kedatangan Reza soalnya dia lagi gak fokus takut telat pelajaran Bu Nuning . Tapi diketakutannya itu ada rasa berdesir-desir seperti orang mau ketemu sama pacar. Ruksah kemudian bertanya lagi pada Fery .
Ruksah :" Mana orangnya, masih lama gak dandannya?"
Fery :" Dari tadi juga sudah ada disamping kamu, masa gak terasa?"
Ruksah :" Disamping gue?"
Ruksah kemudian melirik kesamping dan dia kaget saat melihat yang datang adalah Reza . Pria yang ia rindukan selama ini. Pria yang membuat hatinya bergetar pertama kali. Pria yang membuatnya tak bisa berkata-kata.
Karena berat menahan kerinduan tumpahlah air matanya yang selama ini terbendung dihatinya. Ia diam tak bisa berkata-kata. Padahal hatinya ingin bertanya pada sang pujaan kemana dirinya selama ini.
Reza melihat air mata Ruksah yang terus mengalir. Kemudian dia memeluk dagu Ruksah untuk menghapus semua air matanya. Kemudian dia memeluk Ruksah. Mereka saling meluapkan isi hatinya dalam pelukan itu. Ingin sekali Reza mengecup bibir Ruksah namun tak berani dia lakukan karena belum sah mereka jadi kekasih.
__ADS_1
Reza menyudahi sesi pelukannya. Kemudian membuka percakapan mereka agar suasana tidak hening. Sementara Fery kemudian pamit kembali kekelasnya.
Reza : " Ruksah gimana kabarmu?"
Reza merasa pertanyaan apa yang dia ucapkan kok berasa terlalu formal. Menjadikan dirinya bertambah gugup saja.
Ruksah :" Aku baik saja, Za."
Reza :" Kamu makin cantik memakai hijab seperti ini."
Ruksah hanya diam saja dan tersenyum. Dia malah tersipu malu oleh ucapannya Reza . Kemudian merekapun hening kembali.
Reza kemudian mengajak Ruksah ke sebuah rumah dibelakang kantin itu. Kebetulan ada rumah kosong. Dia membawa kursi panjang agar mereka leluasa dan bisa bersama.
Reza :" Ruksah ,kita pindah yuk kesana biar lebih leluasa ngobrolnya."
Ruksah mengikuti saran Reza . Dia pindah tempat jadi dirumah kosong.
Reza :" Duduklah."
Ruksah kemudian menuruti perintah Reza diapun ikut duduk disamping Reza. Lalu tangannya menggenggam tangan Ruksah . Ruksah tidak menolak saat tangannya digenggam oleh Reza .
Reza : " Aku mencarimu. Kemarin aku pulang kampung kerumah orang tuaku. Kemudian aku berjumpa denga Mila. Lalu aku menanyakan kabarmu pada Mila. Namun Mila malahan bertanya balik padaku. Mila kemudian menjelaskan semua tentang perasaanmu padaku."
Reza :" Sebenarnya saat dibagi ijazah, aku menunggumu sampai pukul 02:00 . Ada satu hal yang ingin ku ucapkan. Namun justru takdir tak berpihak padaku. Aku tak bisa bertemu kamu dihari terakhir itu."
Ruksah :" Aku datang pukul dua lewat soalnya aku menolong dulu nenek-nenek dan membawanya ke puskesmas."
Reza :" Aku juga memberikanmu kode saat diwisuda tapi kamu malahan hahaha hoohooo aja."
Ruksah :" Soalnya berisik gak kedengaran, kenapa gak nulis memo aja yang diestapet lewat teman-teman?"
Reza :" Gak kepikiran soalnya, hehe."
Kemudian Reza menatap Ruksah .
Reza :" Ku tahu ini terlambat diucapkan, tapi aku ingin bilang sesuatu padamu dulu dan sekarang. Ruksah I Love You....".
Hati Ruksah begitu berbunga-bunga saat itu soalnya apa yang diimpikannya selama ini sudah terkabul. Hatinya berdetak-detak seperti genderang mau perang.
Setiap ada kamu mengapa jantung ini
berdetak lebih kencang seperti genderang mau perang.
__ADS_1
Aku sedang ingin bercinta karena jika ada kamu disisi aku inginnn
Ruksah :" Za, I Love You too."
Reza merasa puas dengan jawabannya Ruksah . Dia memeluk Ruksah begitu eratnya. Sampai Ruksah sulit untuk bernapas. Sadar akan hal itu maka diapun melepaskan pelukannya.
Reza memberikan jari kelingkingnya disambut oleh kelingking Ruksah.
Reza :" Kita jadian ya hari ini?"
Ruksah :" Iya,Za aku terima kamu jadi pacarku."
Fery yang dari tadi memperhatikan mereka datang dan memberikan selamat.
Fery :" Wahhhh Cie cieeee selamat ya mas bro. Gak nyangka ternyata Ruksah sang pujaan pria disini malahan jatuh hati sama Reza si cupu kutu kupret. Ruksah gantengan juga gue haha."
Reza :" Ihhh dasar lu kampret ngacoin aja acara romantis-romantisan gue aja lu."
Bel berbunyi satu kali tanda kalau pelajaran Bu Nuning sudah usai.
Ruksah :" Yahhh, gawat gue bolos pelajaran Bu Nuning ,Za."
Fery :" Tenang aja Bu Nuning sudah pulang anaknya sakit. Dia hanya ngasih tugas doang."
Ruksah :" Alhamdulillah, Za gue kelas dulu ya pelajaran Matematika soalnya."
Reza :" Iya... Iya sayang. Sana pergilah kejar cita-citamu ya."
Ruksahpun pergi berlalu dari mereka kemudian dia berbalik dan mengucapkan I Love You....
****
Reza kemudian pulang ke kosannya soalnya besok sudah harus kembali sekolah. Saat akan tidur dirinya tertawa sendiri. Dia menelpon Fery temannya.
Reza :" Fery, awasi ya Ruksah disana jangan sampai dia dideketin cowok lain."
Fery :" Gila luhhh, lu sendiri disana punya cewek lainnya."
Reza :" Gue mah cowok gak apa-apa poligami."
Fery :" Iya, Iya.... gue jagain pacar baru lohhh."
Sementara Ruksah juga merasa hatinya plong sekarang karena perasaannya pada Reza sudah terucapkan.
__ADS_1