
Saat pelajaran olah raga Pak Darmawan meminta muridnya untuk pergi ke kolam renang Tirta Kusumah. Sehingga Ruksah dan kawan-kawannya pergi kesana dengan kendaraan umum. Saat hendak naik mobil tiba-tiba saja Devan datang memberi klakson dari jauh. Ternyata dia melarang Ruksah naik mobil umum itu. Dia ingin mengajak Ruksah pergi bersamanya.
Devan :" Sah, gak usah naik angkot, berangkat bareng gue aja. Gue bawa motor soalnya kebetulan gak bonceng siapapun."
Ruksah :" Tumpangan gratisan dong, lumayan buat jajan ntar dikolam ,hihihi".
Devan :" Ntar jajan juga biar gue aja yang bayarin ya"
Ruksah :" Wahhh mujur banget aku hari ini. Sudah dapat tumpangan ,dapat gratisan jajan pula".
Tiba dikolam renang. Ruksah langsung masuk keruang ganti wanita, sedangkan Devan diruang ganti pria. Selanjutnya mereka saling bertemu diluar.
Saat akan ke kolam renang tes, Devan mengajak dirinya bermain dahulu di ayunan. Padahal biasanya Ruksah suka melakukan pemanasan dulu sebelum berenang agar kakinya tidak keram. Karena diajak Devan dia lupa melakukan pemanasan.
Setelah puas main ayunan dipinggir kolam, Devan dan Ruksah ke kolam tes renang. Kebetulan yang akan melakukan renang duluan adalah Ruksah . Anehnya Ruksah tidak mengingat lagi Reza dikolam renang itu. Padahal kalau dia ke kolam renang ini dia ingat suka main air sama Reza dahulu. Dia mungkin sudah mulai membuka hatinya untuk Devan.
Sekarang adalah giliran Ruksah yang berenang, Devan menunggunya di tepian kolam sambil menyemangati Ruksah agar mencapai garis finish.
Ternyata Devan baru tahu kalau Ruksah pandai berenang. Ruksah berenang sangat bagus bahkan seperti atlit renang. Memang untuk pelajaran olahraga Ruksah memiliki nilai hampir sempurna yaitu 90 soalnya dia jago berenang.
Setelah selesai ujian berenangnya Ruksah menghampiri lagi Devan. Angga dan Smile dari kejauhan memperhatikan mereka berdua. Angga bertanya pada Smile tentang hubungan mereka.
Angga :" Smile , apakah Devan dan Ruksah sudah jadian?"
Smile:" Gak tahu gue, gue aja baru tahu mereka makin lengket aja".
Angga :" Entah kenapa hati gue nyesek melihat keakraban mereka,sob".
Smile :" Gila luhhh, sudah punya Wulan lohhh ingettt".
Angga :" Iya, tapi gue masih mencintai Ruksah ."
Smile :" Udahlah, relain aja Ruksah sama Devan. Lihat tuh mereka serasi banget. Lagi pula Devan teman kitakan harusnya kita dukung hubungan mereka."
Devan :" Iya loh bener Smile. Gue gak boleh rakus sama egois".
Smile :" Yaudah ayoooo kita samperin mereka".
__ADS_1
Angga dan smilepun pergi menghampiri mereka yang sedang berduaan di ayunan.
Angga :" Heyyyy. Cieeee ,cieeee romantis-romantisan nieeeh."
Smile:" Hoohhh kayaknya ada yang jadian."
Devan kaget dengan pertanyaan Smile. Baru hari ini dia akan nembak Ruksah Ehhh ni kedua sahabatnya malahan mengganggu aja.
Devan menarik kedua sahabatnya itu ke sudut kolam.
Devan :" Please ,bro. Jangan ganggu gue dululah sama Ruksah .Gue mau nembak dia rencananya hari ini. Ehhh tapi kalian malahan tiba-tiba aja datang buyarin semua".
Smile mengerti dengan situasinya Devan . Dia mengajak Angga untuk pergi dari mereka. Namun diluar dugaan Angga malahan tidak mau untuk pergi malahan godain Devan.
Angga :" Kirain gue lohhh dah jadian sama Ruksah soalnya akrab bener, ehhh tahunya belum."
Devan :" Iya belum ada kesempatan dan gue nungguin momen yang pas aja. Sambil lihat apakah dia suka gue atau belum."
Angga :" Lah Smile, gue mau godain mereka berdua ajalah biar datenya Devan buyar dan gak jadian sama Ruksah hahaha."
Devan :" Sialan lohhh,bro. Katanya lohhh temen guekan. Bukannya bantuin gue malahan mau rusak date gue. Kampret deh lu".
Angga :" Nahhh keselkan lohhh digituin, gue juga kesel dulu. Lagi deketin Ruksah lohhh main tikung gue aja."
Devan :" Ohhhh ceritanya loh mau main bales-balesan nihhhh. Ternyata loh gak ikhlas kasih Ruksah ke gue? padahal lohhh dah ada Wulan . Tega lohhh bikin jiwa jomblo gue meronta-ronta?"
Angga ketawa mendengar penuturan sahabatnya itu. Padahal niat hatinya hanya ingin bercandain temannya saja".
Angga :" Hahaha.... Nggaklah bro gue hanya bercanda".
Devan :" Syukurlah kalau loh cuman bercanda, kalau beneran mau gue pukul nihhh pakai bogem."
Smile dan anggapan pergi ke kolam tempat anak-anak yang lainnya berenang. Sementara Devan menyusul kembali Ruksah ke tempat ayunan tadi . Namun saat kesana Ruksah sudah tidak ada. Devan akhirnya mencarinya keliling kolam lainnya. Ternyata Ruksah sedang mengobrol dengan pria asing. Devan buru-buru menghampiri dirinya.
Devan :" Ehhh gue cariin Lo malahan disini."
Ruksah :" Habis tadi loh lama sih jadi aja gue kesini aja".
__ADS_1
Devan :" Ohhh, maaf ya. Ini siapa?"
Cepi langsung memperkenalkan dirinya ke Devan .
Cepi:" Kenalin gue Cepi perawat di rumah sakit RMC."
Devan merasa kesal, kenapa Ruksah malahan kenalan dengan cowok lain sihhh. Ntar malahan jadi hama buat dia lagi. Soalnya kelihatannya Cepi suka sama Ruksah dari pandangannya melihat Ruksah. Untuk menjauhkan pandangan itu Devan mengajak Ruksah ke kolam sebelah tempat Smile dan Angga berenang.
Devan :" Ruksah , kita ke kolam sebelah yukkk, disana banyak teman-teman".
Ruksah mengiyakan ajakan Devan . Namun tiba-tiba Cepi menarik tangan Ruksah .
Cepi :" Tunggu ,Sah. Boleh gak minta no Hpnya? Biar kita lebih akrab".
Devan menepis tangan Cepi yang menarik lengan Ruksah .
Devan :" Maaf ya kita buru-buru, lagian dia pacar gue jadi gue gak bolehin dia kasih no Hpnya."
Ruksah terkejut dengan ungkapan Devan pada Cepi.
Cepi :" Oh ya, padahal tadi Ruksah bilang dia gak punya pacar. Jadi sah-sah aja gue minta nomor dia".
Ruksah akhirnya memberikan nomor Hpnya pada Cepi .
Ruksah :" ini kak Nomornya 085********."
Cepi : "Ok, makasih ya, ntar gue telpon lohhh ya".
Devan kesal sama Ruksah yang memberikan nomor teleponnya pada sembarangan orang apalagi baru dikenalnya. Devan memberikan ceramahnya pada Ruksah .
Devan :" Lohh ngapain sih kasih nomor telepon kesembarangan orang? gimana kalau dia fedofil?"
Ruksah :" Ya gampang kalau dia jahat tinggal diblokir aja. Lagipula kitakan gak boleh su'udzon tau gak".
Devan :" Iya deh lohhh menang".
Merekapun berjalan menuju kolam sebelahnya.
__ADS_1