
Reza pulang seketika itu juga .Hal itu membuat Ruksah kecewa pada kedua orang tuanya. Dia mengurung diri di kamarnya. Sedangkan ayahnya dengan ibunya malah mencuekin dirinya.
Ruksah yang kecewa pada ibunya terutama langsung saja mogok beraktifitas dia memilih hanya mengurung dirinya dikamar saja.
Rumah itupun alhasil menjadi seperti kapal pecah saja. Ibunya Ruksah kalau sudah begini pasti mengoceh-oceh agar Ruksah yang diam menjadi kesal.
Ternyata memang berhasil hal itu membuat Ruksah menjadi kesal dan mengungkapkan kemarahannya didepan orang tuanya.
Mami :" Heyyyy Ruksah kamu itu jadi anak ya.... melawan terus. Buat apa kamu memikirkan pria bau kencur itu. Sudah miskin jelek lagi. Apa yang kau harapkan darinya hahhhh?
Mami:" Bukannya kamu beresin rumah malahan diam saja dikamar seharian. Kenapa hahhh kamu mau nangis hah?
Mami:" Dasar anak durhaka.... bisanya melawan saja.....orang tua tuh mau yang terbaik buat anaknya.
Mami:" Mami capek-capek nyekolahin kamu ehhh pacaran sama si mulut jongong itu. Ruksah ....Ruksah kamu itu cantik tapi kok ogeb sihhh?
Mendengar semua ocehan ibunya membuat dia kesal. Dia juga enggan untuk memberikan asumsinya pada ibunya. Dia sudah tahu ibunya itu tak akan pernah mengalah sekalipun untuk anaknya.
Dia ambil selimut lalu dia tutup telinganya dengan bantal. Walaupun sudah ditutup tetap saja suara teriakan ibunya dan ocehannya itu tetap terdengar.
Sampai ibunya yang jengah melihat tingkah laku Ruksah menarik selimut itu. Lalu kembali mengoceh.
__ADS_1
Mami:" Heh Ruksah ..... kamu tuh yah bukan dengerin nasehat ibumu. Malahan kau tutup kupingmu . Kamu mau apa hahhhh ? Kamu mau menikahi Curug itu hah?
Karena kata-kata ibunya itu menyakiti hatinya hal itu membuat dia akhirnya memarahi ibunya sendiri.
Begitulah sifat anak muda juga tak ingin mengalah. Namun mereka berdua juga salah dalam menyikapi hidup.
Ruksah :" Siapa Mi yang mau menikah? Mami itu kejauhan mikirnya. Ruksah masih mau jadi dokter Mi. Apakah Ruksah salah hahhh jika Ruksah jatuh cinta pada pria?
Mami:" Tapi kamu jatuh cinta pada orang yang salah Ruksah . Cari cowok tuh yang ganteng.... Mapan ,kaya biar hidupmu senang. Jangan kayak mamimu ini dapat bujang lapuk miskin pula.
Papinya Ruksah mendengarkan semua keluhan mereka berdua.
Ruksah :" Iya Mi ,Reza memang belum mapan sekarang Mi. Sebab dia masih sekolah. Ruksah sayang Reza bukan karena hartanya tapi karena dia pandai. Dia orang yang suka menyemangati Ruksah saat dulu di SMP Ruksah mogok belajar. Sebab Mami yang selalu memarahi Ruksah ."
Ruksah :" Terserah Mami sajalah.....Ruksah tahu berdebat sama Mami tak akan menang. Mami tuh egois tahu gak."
Mami :" Ruksah.... pokoknya Mami gak mau lagi lihat kamu pacaran sama cowok curut itu. Kalau kamu masih sama dia Mami akan usir kamu seperti Bi Tiahmu dulu. Pahammmmm?"
Ruksah cemberut saja mendengarkan ucapan Maminya itu. Dia merasa Maminya itu sangatlah otoriter padanya.
Mendapatkan Ruksah tak memberi jawaban padanya. Maminya terus saja mendesaknya.
__ADS_1
Mami:" Hehhh Ruksah kamu dengar gak? Kamu paham? Mami gak mau dengar kamu dengannya dan apalagi kalau kamu hamil seperti Bi Tiahmu. Akan Mami bakar kamu hidup-hidup."
Ruksah :" Mami gak percaya sama Ruksah . Kalau Ruksah bisa jaga diri ,Mi? Ruksah itu sekolah Di MAN jadi mengerti kalau pacaran itu haram hukumnya. Makanya Ruksah ta'arufan dengan Reza . Baru juga 3 hari pacaran dan Ta'arufan Mami sudah suruh putus. Itu gak adil Mi. Kalau saya mau jadi anak nakal seperti adik Mami. Takkkan saya bawa Reza kesini ,Mi. Karena saya tak ingin pacaran dibelakang Mami. Makanya saya bawa dia kesini buat kenalan."
Tapi apa yang Mami perbuat Mami telah menghina anak orang Mi....itulah yang membuat Ruksah kecewa dan malu."
Mami Ruksah yang tak mau kalah langsung menyahut perkataan Ruksah . Tangannya hendak memukul Ruksah. Namunnn.... ayahnya menengahinya.
"Mi....,jangan."
Mami:" Tapi Pi anak kurang ajar ini harus diberi pelajaran biar mengerti ,Pi.
Papi :" Biar Papi yang berbicara dengannya."
Mami:" Iya... Urus tuh anak kesayanganmu."
Ibunya Ruksah kemudian berlalu dan melenggangkan dirinya kedapur. Dia hendak memasak. Sebab perutnya sudah keroncongan setelah memarahi Ruksah .Biasanya Ruksahlah yang bersedia memasak untuknya. Namun karena dimarahi ia enggan dan mogok memasak. Ia juga tahu ibunya itu malas memasak. Makanya sekali-kali dia juga mau bebas tak memasak.
Ibunya itu memang setiap hari hanya menyuruh dirinya untuk memasak, mencuci, menyetrika dan lain-lain. Sedangkan adiknya yang bernama Nora hanya duduk manis dikamarnya sambil pura-pura belajar.
Nora sangat disukai ibunya. Sebab kata-katanya manis dan mirip sifat ibunya. Hal itulah yang disukai ibunya.
__ADS_1
Sang ayahnya pun mendekati dirinya untuk memberikan penjelasan pada Ruksah.