
Ruksah tertunduk malu akan kesalahannya. Dia lebih memilih Reza dibandingkan Devan yang selalu tulus padanya. Ruksah juga merutuki kebodohannya karena tak tahu kemana melabuhkan hatinya.
Hatinya memang menginginkan Reza tapi itu dulu. Saat cinta pertama itu dia rasakan justru saat akan bersatu semua cinta pertamanya sudah terlambat dan kadaluarsa. Semuanya karena dirinya yang tak bisa mengungkapkan perasaannya pada Reza .
Sekarang saat dia putus dari Reza , untungnya tak terlalu sedih hatinya sebab dia sendiri tahu Reza sebenarnya sudah tak ada dihatinya. Semua sudah ia sadari barusan saat dia mendengar ucapan Devan . Hatinya begitu bahagia kalau Devan masih disisinya.
Namun dia wanita bukan pria jika Devan tidak nembak dirinya lagi untuk jadi kekasihnya, bagaimana dia akan mau mengucapkan semuanya.
Maka sekarang dia hanya bisa tertunduk saja. Devan sendiri hanya bisa diam setelah itu. Dia enggan nembak Ruksah sebab dia takut Ruksah akan menolaknya lagi.
Saat Devan akan bicara, waktu juga sudah membatasi dirinya. Bel masuk sekolah sudah berbunyi.
Tet....
Devan:" Ayo Sah, kita masuk ke kelas. Jangan diambil hati omongannya Sintha ya."
Ruksah yang tidak ingin berbasa- basi hanya mengangguk saja.
Dikelas dia sangat bersalah pada Sintha. Dia merasa karena dirinyalah Devan sampai tak jadian dengan Sintha. Ruksah sudah tahu dia cinta Devan. Tapi malahan memikirkan perasaannya Sintha.
Di kelas Devan juga memikirkan kebodohannya. Mengapa tadi dia bukannya langsung nembak Ruksah saja. Siapa tahu Ruksah jadi Nerima dia. Tapi gara-gara bel jadi hanya acapan tadi saja yang terucap.
Akhirnya merekapun fokus pada pelajaran masing-masing. Ruksah sudah selesai dengan niatnya akan menyatukan Devan dengan Sintha. Sementara Devan dengan niatnya besok akan mengajak Ruksah berbicara berdua saja.
Keesokan Hari
__ADS_1
Saat jam istirahat, Ruksah menuliskan sebuah surat kecil yang diberikannya pada Sintha. Lalu dia juga memberikan surat kecil ke Devan. Isi surat itu adalah meminta mereka bertemu di perpustakaan sekolah.
Temui aku di perpustakaan sekolah
Saat itu Ruksah bersembunyi didekat kantin belakang sekolah. Dia memastikan rencananya menyatukannya akan berhasil dengan cara ini.
Tak lama keduanya sudah sampai di perpustakaan.
Devan :" Tina?"
Tina:" Devan?"
"Kamu ngapain kesini? ",ucap Tina.
Tina:" Kok ,sama sih."
Devan berpikir siapa yang sudah membuat perangkap antara dia dan Tina sebenarnya.
Disisi Ruksah yang sedang dipinggir kantin, dia mendengar ada suara Reza dan Fery.
Fery:" Lohhh beneran putus sama Ruksah?"
Reza :" Iya ,gue putus."
Fery :" Loh kenapa? "
__ADS_1
Reza :" Lo Taukan Ruksah anaknya alim banget. Gaya pacaran gue sama dia kayak pacaran sama neneknya aja. Gak bisa ngapa-ngapain, cuma liat-liatan doang. "
Fery:" Hahaha..... gue pikir Ruksah yang cinta sama loh mau loh *****-grepein."
Reza :" Boro-boro yang ada malahan bilang bukan muhrim. Padahal baru pegangan tangan doang belum gue cium."
Fery :" Jadi itu sebabnya loh putusin dia?"
Reza :" Kagak bukan itu aja. Tapi mokapnya juga menghina bapak gue yang miskin dan tukang rujak."
Fery :" Haha nasibloh ,Za. Mau mainin cewek Solehah kayak Ruksah . Ehhh Tuhan sudah lindungi dia dengan ibunya dan juga perlindungannya sendiri."
Reza :" Iya kali ya. Gue duain pacar gue sama Ruksah. Ruksah gue jadiin pacar cadangan gue.Ehhh belum apa-apa sudah putus. Hahaha."
Ruksah kaget mendengarkan pernyataan dari Reza dia tak menyangka alasan Reza mutusin dia bukan murni kesalahannya.
Dia juga tak mau memperjuangkan cintanya bukan karena kesalahan orangtuanya. Semuanya karena Reza memang tak pantas untuknya. Perkataan Papinya benar tentang cowok. Dia masih beruntung ,sebab masih bisa dilindungi oleh Allah. Bahkan Allah juga baik sudah membukakan matanya.
Ruksah berlari begitu saja. Saat dia berlari ,Devan sudah Selesai dengan penjelasannya pada Tina. Dia kaget melihat Ruksah berlari dari samping perpustakaan. Dia tahu sekarang siapa yang sudah membuat memo untuknya dan Tina.
Bersambung....
🌹🌹🌹
Jangan lupa berikan Like dan komen kalian ya. Kalau bisa nihhh dengan Vote juga . Beri tanda bintang agar nambah semangat. Terimakasih
__ADS_1