
Reza kemudian datang kesekolah Ruksah dengan tiba-tiba. Ruksah sangat bahagia melihat kekasihnya datang. Namun disisi lainnya dia juga cemas. Sebab dia takut Reza akan membahas perlakuan orang tuanya.
Reza :" Ruksah , aku rindu sama kamu."
Ruksah :" Aku juga sama."
Reza :" Kalau kita kerumah Desti kamu mau kan?"
Ruksah :" Iya ayo kita ngobrol disana saja."
Tak lama merekapun berada dirumah Desti . Desti yang sudah tahu akan kedatangan mereka, mempersilahkan mereka untuk masuk.
Disanalah Reza memang membahas semuanya.
Reza :" Gimana mamah kamu ,sah?"
Ruksah :" Mamiku marah sama papiku."
Reza :" Iya , seharusnya kamu nurutin kata-katanya. Aku memang gak pantas buat kamu."
Ruksah :" Kok gitu sih bicaranya. Aku sudah menunggumu berapa tahun ini. Masa kamu mau menyerah sih?"
__ADS_1
Reza :" Iya, soalnya kita gak sepadan."
Ruksah :" Kamu... tersinggung ya ucapan mamiku kemarin?"
Reza :" Jujur, iya Sah. Oleh sebab itu bagaimana kalau kita akhiri saja semua ini."
Ruksah :"Owhhhh jadi kamu mau putus dariku ,Za?"
Reza : " Iya Sah. Aku mau fokus pada tujuanku. Lagi pula perkataan ibumu benar . Kita tidak cocok. Kamu cantik dan lumayan berada. Sedangkan aku hanya anak tukang rujak."
Ruksah :" Baiklah kalau memang itu keputusanmu aku terima."
Ruksah sebenarnya hanya menguji Reza seberapa besar cinta Reza .Ternyata Reza malahan melepaskan hubungan ini.
Reza juga kesal pada Ruksah yang selalu saja menolak jika ingin dicium olehnya. Ruksah terlalu suci untuk digenggamnya. Maka diapun merasa tak pantas.
Dia ingin melindungi gadis itu. Sebagai pria yang cerdas Reza cukup tahu. Bahwa seorang wanita yang baik adalah untuk pria yang baik pula.
Setelah itu Reza bertanya pada Ruksah untuk memastikan ulang perkataannya.
"Kita Putus!",ucap Reza.
__ADS_1
"Iya,kita Putus!" ,ucap Ruksah
Reza :" PUTUS."
Ruksah :" PUTUS!"
Mereka terlihat tak ingin putus sebenarnya dengan kata-kata yang terus diulang -ulangnya.
Ruksah sebenarnya ingin menangis saat itu juga. Karena cinta pertamanya tak sesuai ekspektasinya. Cinta pertamanya telah kandas dan tak bertepi.
Ruksah berpikir kenapa semua ini terjadi pada kisah cintanya. Semua impian dirinya bersama Reza sampai mati tak terlaksana .Hanya angan-angan dan cinta monyet belaka.
Mata Ruksah hanya berkata-kata saja. Dia tak menyangka akan merasakan putus cinta dalam waktu berpacaran hanya dua Minggu.
Reza yang sejak tadi diam lalu bertanya pada Ruksah .
Reza :" Ruksah, mau pulang denganku atau mau gimana?"
Ruksah yang gengsi dan malu tak ingin diantarkan pulang oleh Reza . Dia memilih pulang dengan ojeg atau angkutan umum lainnya.
Akhirnya Reza pulang sendiri tanpa mengantarkan Ruksah terlebih dahulu. Sebenarnya Ruksah berharap Reza akan mengantarkannya dan bertanya lagi. Namun dia lagi-lagi salah. Reza betul-betul pulang tanpa memperdulikannya lagi.
__ADS_1
Sakitttt sekali.....hatinya sangat sakit. Cinta pertama yang terlalu lama dipendam sekarang putus begitu saja tanpa adanya perjuangan.
Bagi Ruksah, Reza tak mencintainya makanya dia tak mau memperjuangkan hatinya. Bagi Reza harga dirinya lebih agung dari segala-galanya. Orang tua Reza juga adalah orang yang paling penting baginya. Maka siapapun yang menghinanya. Tentu saja dia takkan pernah menerimanya. Lalu siapakah yang harus disalahkan dengan putusnya mereka jelas saja Maminya Ruksah yang egois.