
Ruksah duduk kembali disamping Devan . Dia kemudian menanyakan keberadaan Sintha .
Ruksah :" Van, mana Sintha?"
Devan :" Kenapa ?"
Ruksah :" Kamu sudah jadian sama dia belom?"
Devan :" Ihhh kepo.... mau tahu apa mau tahu banget?"
Ruksah :" Cepetan jawab Devan !"
Devan :" Gak mau.... kenapa kepo?"
Ruksah :" Cepetan dong ,Van cerita. Ihhh kamu curang giliran aku suruh cerita giliran kamu gak."
Devan :" Malas ahhh ceritanya."
Ruksah :" Kenapa malas?"
Ruksah :" Loh sudah jadian ya sama Sintha? Selamat ya."
Devan ternsenyum getir. Dia tak habis pikir kok Ruksah masih gak mengerti kalau dia sangat mencintai Ruksah . Dia malahan mau nyatuin dia sama Sintha.
Ruksah :" Van ,kok loh malahan bengong sih."
Devan :" Gini Ruksah .... aku tuh sebenarnya mau marah sama kamu tadi..."
Ruksah :" Marah..... kenapa? gue kan hanya bantu loh aja biar cepat jadian sama dia.hehe"
Devan :" Tujuan kamu apa kayak gitu? "
Ruksah :" Aku gak enak sama Sintha. Gara-gara aku kalian gak jadian-jadian."
Devan :" Tadi juga tetap gak jadian. Ruksah aku gak cinta sama Sintha. Aku juga sudah PeDe Kate sama dia. Tapi tetap aku gak cinta sama dia. "
Ruksah :" Tapi kamukan bisa coba dulu ."
Devan :" Kamu juga gak pernah mau cobaka. pacaran sama aku. Kenapa ? Karena rezakan?"
Devan :" Sama aku juga gak bisa coba sama dia karena kamu. Ruksah.... I Love U."
Ruksah sangat bahagia mendengar ucapan Devan . Dia gak menyangka Devan begitu mencintainya. Namu begitulah Ruksah. Kelu rasanya untuk mengutarakan kalau dia juga Love sama Devan .
Dia hanya tersenyum saja. Tanpa dia sadari Devan sudah pergi kembali kekelasnya.
__ADS_1
Ruksah :" Ihhh kok cuma. gitu doang, Van."
Ruksah akhirnya masuk kelas lagi. Dikelas dia senyum-senyum sendiri. Hatinya sudah deg-degan tak beraturan. Dia sadar sekarang kalau dia juga cinta pada Devan.
Disore harinya, Devan malahan cuekin dirinya. Devan masih kesal dengan kelakuannya Ruksah . Bagaimana Ruksah melakukan itu sementara Ruksah tahu cintanya untuknya.
Devan hari itu tak menghiraukannya. Ruksah melihat itu kesal dengan tingkahnya Devan . Dia pergi berlari namun tersandung batu. Devan melihatnya terluka segera membawanya ke UKS.
Di UKS
Devan : " Kok kamu ceroboh sekali sih?"
Ruksah hanya senyum-senyum mendengarkan ocehannya Devan.
Devan :" Ihhh ditanya malahan senyum."
Ruksah memperhatikan sikap Devan yang telaten membersihkan lukanya dengan alkohol.
Ruksah :" Aku gak nyangka... kamu ngambek sama aku tapi kok masih aja perhatian sama aku."
Devan :" Nihhh.....dasar ceroboh."
Ruksah :" Awewe Awww. Sakit tahu."
Devan :" Sudah tahu sakit. Malahan ngelantur."
Devan :" Aku kesal karena bodoh mencintai kamu."
Ruksah :" Hehehe.... "
Ruksah memberanikan dirinya untuk berbicara jujur pada Devan. Dia gak mau lagi dapat cinta yang kadaluarsa. Dia memutuskan saat inilah dia ungkapkan semuanya.
Ruksah :" Van...."
Devan masih asik memperban kaki Ruksah yang tadi kena batu.
Devan :" Heeemmm."
Ruksah kemudian berbisik ditelinga Devan .
Ruksah :" Devan....I Love U too."
Kemudian dia menundukkan kepalanya sebab malu atas ucapannya pada Devan.
Devan yang mendengarnya mematung bahkan pura -pura tak mendengarkan.Ruksah yang melihat reaksi Devan jadi kesal melihat tingkah laku Devan . Lalu dia mengucapkannya tanpa berbisik
__ADS_1
Ruksah :" Van, I LoVe You."
Devan kemudia. memandang wajah r
Ruksah .
Devan :" Iya aku denger kok."
Devan hanya tersenyum saja melihat lukanya.
Ruksah kesal dengan tingkah Devan. Kok saat dia ungkapin cintanya Devan malahan diam.
Ruksah :" Van, kok diem sih. Kamu gak cinta aku lagi ya? Kenapa? apa aku telat nyatain perasaan aku sama kamu makanya kamu gak cinta aku lagi? Maaf Van. Aku baru menyadarinya saat tadi kamu bilang Love U ke aku. Aku baru tahu aku tak cinta Reza lagi dari pas kita pacaran. Aku hanya mikirin kamu. Dan aku tahu sekarang aku cinta kamu,Van. hukkkk hukkkk hukkkk."
Devan tambah tersenyum mendengarkan pernyataan Ruksah. Entah mengapa dia senang sekali.
Ruksah :" Van..... udah jangan liatin luka aku terus dong. Lihat sini."
Ruksah menarik pipi Devan mengarah ke wajahnya. I Love You.
Devan :" L**ove You too much**."
Ruksah yang mendengar kata-kata indah dari Devan tersipu malu. Devan kemudian membelai kepala Ruksah .
Ruksah :" Ihhh ,Van. Aku sudah nyatain perasaanku .Terusss."
Devan :" Terus kenapa heeem?"
Ruksah :" Kita gak jadian nihhhh?"
Devan :" Kamu mau kita jadian?"
Ruksah :" Ihhh gak romantis.... Devan."
Devan :" Aku gak tuli, Sah. Gak usah teriakan bisa."
Ruksah :" Habis kamu nyebelin sih."
Devan :" Tapi kamu cinta kan?"
Ruksah :" Devan... serius nih."
Devan :" Ayok sudah selsai nih....Kita kumpul lagi sama anak-anak."
Ruksah mendengar semua itu langsung saja kesal dan meninggalkan Devan . Sementara Devan senyum-senyum sendiri melihat tingkah laku Ruksah. Dia sebenarnya mau kasih kejutan buat Ruksah besok. Besok adalah hari ulang tahunnya. Dia akan jadiin itu sebagai tanggal jadiannya sama Ruksah.
__ADS_1
bersambung