Bukan Cinta Pertama Ruksah

Bukan Cinta Pertama Ruksah
Jalan ke Kawah


__ADS_3

Tiba-tiba saja truk berhenti. Tandanya mereka sudah sampai di jalan menuju Kawah. Pelatih sengaja menurunkan mereka ditengah jalan, agar mereka berjalan menuju Kawah. Mereka berjalan sejauh 3Km menuju Kawah K.


Semua anggota pada turun dan berjalan, mereka sampai ketempat itu sekitar pukul 19:00. Karena memang untuk menuju Kawah memakan waktu hampir seharian.


Semua anak perempuan saat turun dari truk dibantu anak laki-laki. Angga menolong Wulan yang turun sedangkan Ruksah dibantu oleh Devan. Saat turun tiba-tiba mata Angga melihat kedekatan Ruksah dan Devan temannya. Memang sebenarnya Angga masih menyukai Ruksah namun karena Ruksah tak pernah melihat cintanya maka dia memutuskan untuk mendekati Wulan sekaligus membuat Ruksah cemburu.Itulah niat awalnya dekat dengan Ruksah. Devan yang dari dulu memang ingin mengenal Ruksah terhalang oleh Angga.


Setelah Angga turun dia menarik Devan ke sudut hutan yang gelap karena waktu itu sudah malam.


Angga : "Van, apaan sih loh deketin Ruksah gue?"


Devan : "Sorry ,Ngga, gue pikir loh sudah pindah ke lain hati sama si Wulan . Jadi ya gue deketin dialah. Elo juga tahukan kita bersaing buat dapetin hati Ruksah ,jadi bersainglah yang sportif ,bro".


Angga: " Gue masih deketin dia, gue sama Wulan cuman mau buat dia cemburu".


Devan : "Cukup Ngga, loh kok terkesan egois gue rasa selama ini loh terus yang dekat-dekat dengan Ruksah. Gantian dong gue juga mau dapetin hati dia dengan cara gue".


Angga yang cemburu tiba-tiba akan melayangkan tangannya pada Devan namunnn Ruksah datang.


Ruksah : " Klian lagi apa sih? itu Ngga anak-anak gak ada yang jagain. Ehhh tunggu kok gue liat loh tadi kaya mau mukul Devan sih?"


Angga:" Iya".


Ruksah :" Kenapa?"


Angga:" Gara-gara lohhhh".


Ruksah :" Gara-gara gue? emang gue kenapa?"


Angga :" Loh dekat-dekat terus sama Devan sih ,gue cemburu sama loh".


Ruksah :" Ohhhh gitu, kirain gue loh sama Wulan ".


Angga seketika tersenyum soalnya dipikirnya Ruksah cemburu padanya.


Angga :" Kenapa kalau gue sama Wulan ? loh cemburu?".


Ruksah : " gue cemburu? sama lohhhh? haha ngarep. Justru gue senang loh gak deketin gue lagi. Jadi gue gak risih sama gombalan aneh loh. Hayu Van kita kedepan aja".


Devan yang mendengarkan ucapan Ruksah seketika tertawa dan berdehem untuk menyindir Angga sekaligus juga mengatakan kalau Angga sudah kalah jadi giliran dia yang coba dekatin Ruksah .


Angga merasa sakit hati mendengarkan perkataan Ruksah . Angga pikir selama ini pengorbanannya akan membuahkan hasil. Namun ternyata bahkan Ruksah sama sekali tak meliriknya bahkan tak memiliki sedikitpun perasaan untuknya.


Angga akhirnya menyusul Wulan yang sudah berjalan didepannya. Namun ternyata Wulan juga ngambek padanya.

__ADS_1


Angga : "Wulan, tunggu tunggu Kakak ya".


Wulan : " Ngapain kesini....sana sama Kak Ruksah ".


Angga : "Kok, gitu sih. Kok kamu ngambek sih sama Kakak?"


Wulan:" Bukan begitu Kak, aku gak enak aja sama Kakak Ruksah ".


Tanpa disadari air mata Wulan jatuh begitu saja, dia memang sedari tadi ingin menangis pada saat mendengar perbincangan Angga dan Devan. Dia merasa hanya jadi pelampiasan cintanya Angga aja dan juga merasa menyesal sudah dicium oleh Angga .


Wulan memang sepertinya mencintai Angga dari awal ketemu. Itu pulalah yang membuatnya masuk PASKIBRA.


Namun dirinya tak menyangka kalau Angga selama ini menyukai Ruksah kakak kelasnya itu. Saat dia menangis Angga menyadarinya dan dia kaget serta merasa bersalah.


Angga : "Mengapa kau menangis?"


Wulan :"aku tak apa-apa ....".


Air mata Wulan tapi tetap saja meluncur walaupun sudah dihapus olehnya .


Angga :" Ayo ikut aku".


Angga menarik tangan Wulan, soalnya ia ingin mengetahui alasan Wulan bersedih.


Angga : " aku hanya ingin tahu sebab dirimu menangis, apakah karena aku?"


Wulan :" Iya ,Kakak yang buat aku nangis".


Angga :" Memangnya apa salahku?".


Wulan :" Aku mendengar kata-kata Kakak dengan Kak Devan tadi Kak".


Angga mengerutkan dahinya sembari mengingat perkataan nya tadi dengan Devan lalu...


"Shittt gue tadi ngomongin dia dan dia dengar kalau gue hanya jadiin dia pelampiasan gue doang".


Angga :" Kakak minta maaf ya, Kakak gak bermaksud menyakiti hati kamu".


Wulan :"Tapi nyatanya memang begitukan?"


"Aku hanya pelampiasan saja. Bodohnya aku mau saja dicium olehmu kemarin".


Air matanya deras mengalir kemudian dia berlari menyusul temannya.

__ADS_1


Angga jadi mengutuk dirinya sendiri soalnya dia sudah menyakiti Wulan. Saat ini dia juga sendiri soalnya Devan sedang bersama Ruksah . Smile dengan Mira sahabatnya Wulan . Tinggallah dia seorang menapaki jalan yang menanjak itu.


Hari ini dia merasa menjadi orang yang paling sial didunia, sahabatnya bersama orang yang paling dia cintai. Smile juga malah pacaran, dirinya merasa sendiri sekarang.


Ruksah dengan Devan saat ini mereka sedang bercengkrama menikmati pemandangan malam dibukit itu, selain itu kebetulan pemandangan hari ini sangat indah karena ada bulan purnama dan bintang yang gemerlapan.


Devan : "Say, ehhh Sah. Lihat itu bulan purnama dan langit indah berbintang ya, seakan-akan mendukung kita hari ini", ucapnya pada Ruksah .


Ruksah pun melihat ke arah langit dia terpesona dengan pemandangannya. Begitu pula dengan Devan .


Devan :" Sungguh indah ya pemandangan ciptaan tuhan, lihatlah langit ada bulan dan bintang".


Devan lalu memberikan candaannya pada Ruksah. Hal itu membuyarkan lamunan Ruksah yang merindu. Sekaligus membuatnya sangat bahagia.


Devan :" Kamu lihat gak Sah bulan itu ibaratnya aku, aku yang selalu merindumu. eeea ....eaaaaa....eeea".


Ruksah : "Apaan sih ,Van? ihhh hehe", ucapnya sambil dirinya mencubit Devan .


Saat mencubit Devan langsung menangkap tangan Ruksah .


Terus dia bercanda lagi....


Devan : " Tahu gak sih, kenapa jari-jari kamu ada selahnya?"


Ruksah: " Gak tahu,emang kenapa?"


Devan: " Soalnya untuk diisi jari aku agar bisa menggenggam tanganmu".


Ruksah langsung menarik tangan Devan namun Devan malah menggenggamnya lebih erat lagi.


Devan :" Sah boleh ya malam ini aku genggam tanganmu, please. Jangan dulu dilepas sekali ini aja dan gak lama kok".


Akhirnya Ruksah menyerah juga, memang saat ini hatinya gundah karena rasa rindu yang terpendam ditambah lagi bulan yang datang mengisyaratkan kerinduan dirinya.


Maka untuk kali ini dia membiarkan tangan itu untuk menggenggam tangannya. Ruksah juga adalah manusia biasa dia juga bisa merasakan kesepian dan ingin disayang. Devan adalah lelaki yang baik sebenarnya dia cukup mengerti hati Ruksah bahkan kadang mereka sama tahu keinginan masing-masing. Hanya saja Ruksah memang orangnya tak gampang membuka hatinya. Devan pun mengajak dirinya untuk berbicara.


Devan : " Sah, kamu kangen banget sama cowok itu ya".


Ruksah :" Heeemmmm, kenapa gitu? "


Ruksah mengingat-ingat lagi kenapa Devan tahu Reza padahal belum pernah cerita.


Ruksah :" Perasaan aku gak pernah cerita siapapun kok kamu tahu sih?"

__ADS_1


Devan menceritakan panjang lebar dari mana dia tahu akan perasaannya Ruksah.


__ADS_2