
Sebenarnya sifat Tina hampir mirip sifat Ruksah. Namun kalau dibandingkan Ruksah memiliki kelebihan satu tingkat darinya.
Hal itulah yang membuat Tina enggan bersaing dengan Ruksah sebab hampir semua guru selalu memujinya didepan adik-adik kelasnya.
Dari segi kecantikan, lebih baik Ruksah . Dari segi kebaikan lebih baik Ruksah , bahkan kepandaian pun lebih pandai Ruksah . Bahkan Tina mengidolakan Kakak kelasnya itu.
Hanya saja kalau dari segi percintaan tentu saja Ruksah adalah orang terbodoh sedunia.
Sebab dia selalu menjaga kemurnian dan kehormatannya. Setiap kali ada pria mendekat, dirinya tak pernah ingin disentuh. Jika ada cowok suka padanya dia tetap ramah namun tak bisa disentuh
Meskipun hanya pegangan tangan . Dirinya hanya mau disentuh oleh teman yang sudah dia anggap menjadi kakaknya , teman dekatnya ataupun saudaranya.
Selain karena itu, dirinya tak pernah ingin disentuh. Seperti kejadian kemarin-kemarin saat dipuncak kawah , dirinya mau saja dipegang Devan . Sebab Devan telah menjadi teman dekatnya. Begitupun sikapnya pada Angga .
Jika dengan kekasih, dirinya selalu menolak jika ingin dipegang tangannya ataupun dicium. Oleh sebab itulah dirinya kaget melihat Angga dan juga Wulan berciuman mesra.
Sementara Tina mang belum pernah juga sama sekali berciuman, namun dirinya mendambakan ciuman hangat dari Devan.
Sekarang dirinya melamun, jangankan dicium oleh Devan. Saat diperpustakaan saja dia cuek pada Tina. Kata Wulan, Devan sudah siap PeDe Kate namun yang terjadi malahan dirinya yang ditinggalkan.
Tak ingin terlalu jauh mencintai Devan makanya sekarang dia menjauhi Devan .
__ADS_1
Tanpa Tina sadari sikapnya itu justru membuat Devan penasaran padanya. Iya begitulah cinta monyet, Jatuh cinta selalu disebabkan karena penasaran .
Tina tak mau konsentrasi belajarnya terganggu oleh Devan.
Tina :" Ihhh kok aku mikirin dia terus sihhh. Rasanya kok menyesal sekali sudah membiarkannya dan nyuekin dia."
Sementara Devan ternyata sedang bosan mendengarkan Ceramah guru PAI , sebab dia ingin segera kekelasnya Tina dan meminta maaf.
Namun dia juga kecewa sebab sikap Tina sudah berubah padanya. Menyesal juga dirinya sudah meninggalkan dirinya yang sedang PeDe KaTe.
Akhirnya Devan membulatkan hatinya akan menjemput Tina dan menunggunya di depan kelas.
Sepulang sekolah, Devan berlari segera kekelasnya Tina . Dia menunggu didepan pintu. Kebetulan yang didalam tadi adalah guru Kimia dan tidak galak. Jadi dia bisa leluasa menunggu didepan kelas.
Saat tubuhnya Tina keluar, Terdengarlah suara Devan yang mengagetkan dirinya
Devan :" Darttttt....."
Tinapun menjerit kencang karena telah dikagetkan oleh Devan.
Tina :" Ahhhhh"
__ADS_1
Devan :" Haha kaget ya ?"
Tina kemudian tak menjawab pertanyaannya. Dirinya hanya diam saja kemudian melengos begitu saja.
Devan merasa kaget dengan perubahannya Tina. Ia kecewa melihat Tina tak menjawab pertanyaannya. Namun akhirnya dia akan berjuang membuat Tina mau bersahabat dengannya lagi.
Devan memahami perubahannya Tina disebabkan karena dirinyalah yang sudah mencuekin dirinya. Dirinya memang pantas diberi pelajaran oleh Tina seperti itu.
Devan menyusulnya kembali bahkan dia menarik tangan Tina sekarang.
Devan :" Ayoooo sini dulu ,Tin."
Tina :" Ihhhh apaan sih lepas dong Van."
Namun Devan tak ingin melepaskan tangan Tina.
Devan :" Nggak akan kunlepas ntar kamu cuek lagi deh sama aku."
Tina :" Ada perlu apa sihhh nyari aku."
Devan :" Aku mau minta maaf soal tadi siang ke kamu."
__ADS_1
Tina :" Gak usah minta maaf emang aku siapa kamu?"