
Saat Ruksah sembahyang dimesjid besar dia sendirian saja disana. Dia melamun sebab dia merindukan Reza . Entah lamunannya karena rindu ,entah juga karena penasaran akan cintanya tak tak sampai dan tak berujung pangkal.
Disudut kirinya Devan yang sedang menggunakan sepatunya masih memperhatikan sikap Ruksah .
Ia ingin menegurnya. Namun sikap Ruksah kemarin padanya sungguh keterlaluan. Seharusnya walaupun dia sudah jadian dengan cinta pertamanya itu, seharusnya dia tetap bermain dengan Devan . Itulah yang ada dipikiran Devan .
Devan sendiri yang masih penasaran dengan perasaan Ruksah malahan membuat Tina menunggu pernyataan cintanya.
Janji Devan yang akan berjuang mendapatkan hati Tina malahan urung dia niatkan dan jalankan. Pasalnya semua itu karena dia masih gamang dengan perasaannya.
*Flash back
Smile :" Van, Lo gak jadi jadian sama Tina?"
Devan :" Iya ,Smile. Gue masih gamang soalnya gue masih mikirin Ruksah ."
Smile:" Ihhh gue pikir sudah jadian kemarin -kemarin. Soalnya gue liat niat banget Luh pas ngejar-ngejar dia. Ehhh tahunya hanya nge Goss doang."
Devan :" Entahlah gue kayaknya gak suka sama Tina."
Smile:" Kasihan tahu anak orang lu anggurin."
Devan :" Ntar deh gue konfirmasi ke dia kalau hati gue sudah mantap."
Smile:" Gue tahu Lo orang Baek, jangan Lo permainin hati anak gadis orang dong."
Devan :" Yaelahh,bro. Nyantai ngapa. Gue kan bilang kasih gue waktu buat mikir."
Smile:" Bukan kenapa-kenapa dia suka nanyain lohhh katanya lohhh sekarang suka hindarin dia."
Deggg
Devan ingat memang sekarang dia jadi suka ninggalin Tina sendirian. Dia sengaja memang menghindari Tina. Sebab dia tak ingin memberikan pepesan kosong pada Tina.
__ADS_1
Dia mau jadian dengan Tina kalau hatinya tak memikirkan lagi Ruksah . Devan tahu bagaimana sifat Tina setelah beberapa Minggu ini mereka dekat. Tina akan menjadi posesif padanya apalagi jika sudah menjadi kekasihnya. Sementara dia masih memikirkan Ruksah. Tak mungkinkan jika Sintha tak tahu perasaannya. Jelas kelak akan tahu dan akan membuatnya jadi baper.
Kalau dilanjutkanpun nantinya hanya akan ada pertengkaran-pertengkaran saja. Oleh sebab itulah dia lebih baik menghindar.
Flash Off*
Barusan Devan tersadar dari lamunannya saat dia mengingat ucapan sahabatnya Smile. Devan kemudian memperhatikan lagi Ruksah .
Tanpa pikir panjang Devan nyamperin Ruksah disudut kanannya.
Devan :" Neng.... ngapain melamun siang bolong."
Deg....
Ruksah :" Ihhh Devan kamu yahhh ngagetin aku aja. Kaget tahu gak."
Devan :" Habis dari tadi melamun sihhh sampai gak sadar ada temen loh disini."
Ruksah :" Iya maaf, tadiii lagi banyak pikiran soalnya."
Ruksah :" Emangnya aku robot gak punya pikiran sama perasaan?"
Devan :" Hahaha Serius amat Non, becanda tahu!"
Ruksah :" Tapi akunya boong ....hahaha."
Ruksah kemudian tersadar mengapa setiap kali dia galau, Devanlah yang selalu ada dekat dirinya. Padahal selama ini dia salah banget suka nyuekin Devan hanya karena sudah punya kekasih yaitu Reza . Apalagi kekasihnya juga kekasih yang tak mau memperjuangkan cintanya.
Ruksah lalu memandangi lagi langit biru seakan-akan bertanya pada Tuhan. Siapakan Devan untuknya. Cowok inilah yang selalu ada untuknya.Lalu dia mencoba untuk meminta maaf pada Devan atas sikapnya selama ini pada Devan .
Ruksah :" Van ,maafin aku ya.Soalnya aku kemarin berubah sikap padamu."
Devan :" Iya ,lohhh jadi sombong mentang-mentang punya pacar sekarang."
__ADS_1
Devan mengambil pohon ranting lalu mengucek-ngucek tanah disana. Dekan Ruksah tahu apa yang dipikirkan oleh Devan .
Ruksah :" Iya, kemarin aku mau menjaga perasaannya makanya aku jauhin kamu."
Devan pun tertawa karena sikap yang dia tunjukan pada sintha sama persis seperti sikapnya Ruksah padanya.
Hahaha
Ruksah:" Ihhh kok ketawa sihhh.... ketawanya gitu lagi. Kamu kesambet ya?"
Devan :" Iya kesambet kamu....hihi."
Ruksah kemudian tertawa mendengarkan ucapan dari Devan.
Ruksah :" Kamu anggap aku hantu ya ,Van."
Devan :" Iya hantu yang selalu aja datang dalam mimpiku."
Ruksah seketika itu langsung diam. Dia berpikir apakah Devan serius ataukah Devan hanya menghombalin dirinya.
Ruksah :" Yeyyy gombal. Tinaa mau kemanain hayoooh kalau kamu jadiin aku hantu dalam mimpi malammu?"
Devan :" Maksud kamu?"
Ruksah :" Iya secara kamukan jadian sama dia. Masa kamu mikirin aku."
Devan bingung dengan pertanyaan Ruksah . Kenapa Ruksah bicara begitu padahal dia dan Tinaa hanya sahabat saja.
Bersambung....
🌹🌹🌹🌹
*Nah pembaca setia, kasih komen dan likenya dong kira-kira akan dibawa kemana" cinta pertama yang terlambat" Ruksah. Cocok gak sih kalau Devan jadian sama Ruksah?
__ADS_1
kirimkan komen kalian agar aku tahu chemistery cerita ini*.
😘😘😘🤗🤗🤗