Bukan Cinta Pertama Ruksah

Bukan Cinta Pertama Ruksah
Praktek


__ADS_3

Hati Ruksah merasa gembira saat ini. Saking bahagianya dia menjadi bersemangat belajar pelajaran Matematika apalagi gurunya cakep banget. Ruksah bersemangat hari itu karena dia ingat selalu saingan dengan Reza untuk pelajaran Matematika. Hari ini dia juga terpacu untuk belajar Matematika karena tadi dirinya sudah jadian dengan Reza .


Sambil mengerjakan soal yang diberikan gurunya itu , Dirinya memberikan judul dibuku tulisnya tentang hari jadiannya hari ini. Buku Matematikanya itu ditulisnya sebuah catatan dibelakangnya Tanggal 23 September 2006 kemudian dia gambar sebuah gambar komik cewek dan cowok yang mengisyaratkan itu dirinya dan Reza .


Saat gurunya memberikan soal dan meminta ruksahlah yang mengisinya dirinya sangat kaget. Pak Dani memanggil dirinya itu untuk mengerjakan soalnya yang pertama.


Pak Dani : " Ruksah , kamu kerjakan nomor satu."


Ruksah :" Ba.....baik Pak."


Kemudian Ruksahpun mengerjakan soal itu dengan cermat dan teliti. Dia tidak mau kalau dia salah mengisi.


Pak Danipun memeriksa hasil pekerjaannya di whiteboard dan ternyata jawaban Ruksah sudah betul.


Pak Dani :" Jawaban Ruksah tepat dan betul sekali tepuk tangan."


Semua siswa pun bertepuk tangan. Mereka sudah tahu kalau Ruksah memang cerdas dan tercerdas dikelasnya itu.

__ADS_1


Tak terasa Bel telah berbunyi dengan nyaring sehingga terdengar diseluruh ruangan kelas disekolahnya. Tanda bahwa pelajaran telah usai dan mereka harus pulang kerumah masing-masing.


DiRumah Ruksah tertawa dan senyum-senyum sendiri. Ia teringat kejadian tadi sore saat Reza menembaknya untuk jadi kekasihnya. Pikirannya sekarang melayang-layang dan terbang yang ada dipikirannya hanya Reza.


Setelah selesai memasak untuk keluarganya diapun berdiam diri di kamarnya. Kemudian dia memikirkan hubungannya dengan Reza . Dia ingin menceritakan kisah cintanya pada ibunya . Namun dia belum bisa mengungkapkannya karena melihat sikap ibunya yang galak. Tiba-tiba dia teringat janjinya pada Devan tentang jawaban pertanyaannya. Ruksah bingung dan merasa galau sekarang. Dia sudah jadian dengan Reza , namun dia sudah janji akan memberikan jawaban pada Devan.


Sebenarnya dia mencintai Reza namun karena Reza tak pernah datang jadi Devan juga nyelip dihatinya .


Pasti pembaca juga ada yang pernah merasakan seperti Ruksah ya?


Yang dia bingung kan kali ini bagaimana mengatakan pada Devan tentang hubungannya dengan Reza . Dia takut akan menyakiti hati Devan . Namun dirinya harus jujur akan perasaannya pada Devan . Dia memutuskan akan menjawab pertanyaan Devan besok. Dia tak ingin menyakiti hati Devan dan memberikan harapan palsu padanya.


Karena bel masuk sudah berbunyi maka dirinya masuk kelas. Dia memutuskan akan kembali mencari Devan, pada jam istirahatnya. Ternyata di jam istirahat Devan juga tidak ada. Alhasil diapun akan mencarinya nanti saja sehabis shalat Dzuhur.


Kebetulan kelas IPA I dan IPA II akan dibarengkan dalam praktek komputer di dekat perpustakaan. Ruksah adalah anak kelas IPA II sedangkan Devan, Angga dan smile anak IPA I. Sehingga Ruksah senang sekali dirinya bisa bertemu dengan Devan nanti diperpustakaan yang dekat ruangan komputer. Ruangan komputer mereka bersatu dengan ruangan perpustakaan sehingga pasti setiap Siwa yang keperpustakaan pasti keruangan komputer juga untuk berlatih.


Saat dia ke ruangan komputer, dia ketemu dengan Devan . Dia langsung saja nyamperin Devan .

__ADS_1


Ruksah:" Van, kamu kemana sih tadi. Aku cari kamu keliling sekolahan tapi kok kamu gak ada?"


Devan merasa senang karena ucapannya Ruksah . Kemudian dia menggoda Ruksah.


Devan :" Kenapa cantiiikkk kangen ya?"


Ruksah :" Heeemm GR-an , ada yang mau aku omongin sama kamu ,Van penting."


Smile dan Angga penasaran dengan apa yang mau diomongin Ruksah . Angga merasa takut kalau Ruksah menerima cinta Devan . Soalnya Angga ingat dengan ucapan Devan yang sudah menyatakan cintanya pada Ruksah . Seketika itu juga Angga langsung terdiam dan murung.


Ruksah melihat gelagatnya Angga akhirnya memutuskan untuk mengobrol dengan Devan di warung belakang saja.


Ruksah :" Van, kita ngobrolnya diwarung mbak Ijah aja yuk."


Devan :" Okeyyy tapi nggak sekarang ya, soalnya aku kelompok satu prakteknya".


Ruksah :" Yahhh, aku kelompok dua Van, gimana dong."

__ADS_1


Devan :" Ya sudah ntar aja deh kalau begitu akhir aja pas kelompok tiga lagi praktek gimana?"


Ruksah pun mengangguk tanda setuju pada keputusannya Devan . Tak lama nama Devanpun dipanggil oleh Pak Nurdin adalah guru komputernya.


__ADS_2