
Hari ini Ruksah lupa adalah hari ulang tahunnya. Bagaimana seseorang bisa lupa hari ultahnya. Namun Ruksah selalu lupa hari ulang tahunnya.
Ruksah melupakannya sebab dari kecil dia tahu keluarganya tidak cukup uang dan juga waktu untuk membuat hari ultahnya spesial.
Bagi ayah Ruksah ulang tahun itu adalah budaya barat. Namun bagi Ruksah semua itu hanyalah alasan kedua orang tuanya saja.
Dia tahu ulang tahunnya tak pernah spesial. Makanya dia tak pernah mengingat hari ulang tahunnya. Hari ini genap usianya 17 tahun alias sweetseventeen tapi bagi Ruksah semua hari sama.
Bahkan dia tak mau melakukan perayaannya sendiri. Sebab setiap dia ulang tahun dia selalu ditimpa kesialan. Bahkan dia berharap suatu hari Tuhan akan menghilangkan kesialannya itu.
Disisi lain disebuah taman dekat mesjid ada seorang pria yang sedang mendekorasi taman itu agar terlihat romantis.
Siapa lagi orangnya kalau bukan Devan artagama. Dia sedang mempersiapkan kejutan untuk Ruksah . Dia juga menata taman itu penuh dengan balon berbentuk hati.
Dia bahkan sudah memesan sepasang kalung liontin berinisial R & D yang artinya Ruksah dan Devan .
Bel sekolahpun berbunyi. Ruksah tentu saja masuk kedalam kelasnya. Dia hari ini tak melihat Devan. Bahkan dia juga kesal mengapa Devan tidak menembaknya jadi kekasihnya padahal dia sudah menyatakan isi hatinya.
Ruksah selama ini dikenal sebagai perempuan anti cowok. Sebab dia tak pernah pacaran. Bahkan dengan Reza saja tak ada yang tahu Reza pacarnya.
Namun ketika kemarin dia memberanikan dirinya menyatakan cinta pada Devan. Dia malu mengucapkannya. Tapi apa daya hatinya yang berucap demikian.
Ruksah hari itu marah-marah saja dikelas. Bahkan dia menjahili teman-temannya. Kalau sudah begitu Yanti temannya tahu. Dia sedang galau karena cintanya.
Yanti :" Kamu kenapa sih?"
Ruksah :" Aku pusing ti, masa aku sudah nyatain perasaanku sama Devan. Ehhh dia malahan gak jadiin aku pacarnya. Cuman bilang love u doang. Heeemmm".
Yanti :" Ha ha ha. Jadi cuman gitu aja kamu sudah pusing."
Ruksah :" Pusingkan kan gak jelas jawabannya. Aku siapa dia. Pacarnyakah atau TTMnya saja!"
Yanti :" Kalau dia sudah bilang love u berarti dia pacar lohhh."
Ruksah :" Gak bisa....gak bisa.... harus jelas to."
Yanti tahu sifat temannya itu. Ruksah selalu penasaran dengan sebuah ketidak pastian. Dia pasti akan selalu menanyakannya. Pantas dia uring-uringan sebab dia malu menanyakannya langsung pada Devan . Dia tahu Ruksah juga jaim dan agak egois. Namun Yanti tetap memberikan saran untuknya.
Yanti:" Ya sudah temui saja dia tanya yang jelas."
Ruksah menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya sambil geleng kepala tanda tak mau.
Ruksah:" Heee eem Malu..."
Yanti :" Terus mau lohhh gimana? nunggu? Sah... sah loh seneng banget nunggu. Kemarin nungguin Reza Ampe bulukan kadaluarsa. Sekarang nunggu lagi. Ntar bisa-bisa ileran tuhhh hati luhhh."
Ruksah :" Iya dehhh. Yanti .... ntar tapi anterin ya nemuin Devan ."
Yanti :" Yaelah.... apa sih yang nggak buat loh. Ok Ok gue anterin deh."
Ruksah :" Makasihhhh......"
Dibelakang taman itu sudah selesai didekorasi oleh Devan . Tinggal dia menunggu kue ultah Ruksah datang. Dia memesannya dari tetangganya yang berjualan kue.
Sekarang dia tinggal menunggu aktingnya yang akan menggoda wanita lain untuk membuat Ruksah cemburu.
Devan pergi ke perpustakaan dan dia disana dengan Diah. Dia sengaja diam diperpustakaan sebab dia tahu Ruksah akan mencarinya.
Ternyata benar Ruksah kesana bersama Yanti. Ruksah seketika cemberut melihat Devan bermesraan dengan adik kelasnya Diah .Devan pura-pura kaget.
Devan:" Ruksah...."
Ruksah berlari dan menangis. Dia tak menyangka Devan mempermainkan hatinya. Dia pikir cintanya tak akan kandas lagi dengan Devan. Tapi ternyata Devan juga sama buaya darat.
Devan mengejar Ruksah dan menangkap tangannya. Namun Ruksah marah dan menghempaskanya.
__ADS_1
Ruksah :" Lepaskan!"
Devan mencengkram tangan Ruksah denga. kuat.
Devan :" Nggak mau!"
Ruksah :" Kenapa ,Van? lepasin aku gak mau dekat dengan buaya darat.... crocodile kayak loh."
Devan berhasil membuatnya cemburu dan marah.
Devan :" Dengarkan dulu penjelasan ku sayang."
Ruksah :" Sayang.... aku gak mau jadi sayangmu. Sayangmu banyak."
Devan :" haha haa....Sudah sekarang ikut dengan aku dulu yuk."
Ruksah :" Gak mau!"
Devan sudah tahu pasti Ruksah akan menolaknya . Jadi dia menyeret Ruksah dengan paksa. Semua orang tak melihatnya sebab dia jalan kebelakang kantor dan langsung menuju ke arah kantin depan sekolah.
Sebelum ketaman itu, Devan menutup mata Ruksah dengan kain kerudung yang dipinjamnya. Ruksah kaget tentu saja.
Ruksah :" Kamu mau apa ,Van? Mau nyulik aku hah?
Devan :" Shutttt diam bawel banget sihhh sayangku ini."
Ruksah memonyongkan bibirnya. Membuat Devan melihatnya menjadi gemas ingin menciumnya.
Ruksah :" Hehhh Devan Lo apa-apaan sihhh? pakai tutup mata aku segala sama kenapa jalannha sempit gini dan ada temboknya. Kita mau kemana sihhh. Jawab gak Devan!"
Devan menempelkan tangannya di mulut Ruksah . Membuat dadanya jadi deg-degan. Mereka akhirnya sampai di depan taman itu. Devan meletakan Ruksah ditengah-tengah dekorasinya. Kemudian membuka penutup matanya.
Ruksah yang melihat semua ini merasa takjub akan semua dekorasinya. Dia kembali menitikan air matanya.
Ruksah :" Van.... apa ini semua?"
Devan :" Happy birthday to you."
Ruksah :" Devan.... ini semua kamu yang buat?"
Devan hanya mengangguk saja. Ruksah kembali bertanya.
Ruksah :" Terus tadi Diah sama kamu?"
Devan :" Itu aktingku saja biar kamu nangis...biar seru."
Ruksah kemudian mencubit perut Devan .
Awwww
Ruksah :" Itu karena kamu bikin aku kesel!"
Devan :" Senang gak kejutannya?"
Ruksah sekarang yang mengangguk. Kemudian Devan menghela napasnya lalu meminta Diah membawa kotak pink yang sudah ia siapkan buat Ruksah dan memberikannya pada Ruksah.
Devan :" Bukalah hadiah ini dariku."
Sorak temannya menggema...
Buka....buka... buka
Ruksah membuka kotak itu. Dia sangat kaget sekaligus bahagia sekali.
Ruksah :" Devan... makasihhh. Ini boneka yang aku mau tahu."
__ADS_1
Devan : " Baca apa tulisannya diboneka itu."
Ruksah tersipu malu tapi akhirnya dia membacanya.
Ruksah :" I love you."
Devan :" Love you too much."
Kata-katanya begitu indah dan lembut ditelinga Ruksah.
Devan :" Maukah kamu jadi pacarku?"
Ruksah mengangguk beberapa kali tanda setuju.
Devan :" Jadi sekarang kita resmi pacaran yah?"
Ruksah mengangguk kembali tanda setuju.
Devan :" Bentar aku punya sesuatu buat kamu."
Devan memasukan tangannya kedalam saku celananya. Kemudian meraih sepasang kalung perak. Dia perlihatkan pada Ruksah dan memakaikan kalung itu dileher Ruksah.
Devan :"Kalung R ini buat kupakai dan yang D kamu yang pakai. "
Ruksah :" Van.... Syuka bangettt. Makasih."
Lalu penonton disana bersorak..
Ihhhh So sweet...
Semua yang ada disana merasa iri melihat keromantisan Devan pada Ruksah.
Potong kuenya...potong kuenya...
Ruksah memotong kuenya ,kemudian dia menyuapkan kue itu kedevan namun kue itu dipelesetkan ya kehidung Devan. Devan tak tahu kalau kekasihnya itu akan menjahilinya. Ketika sadar, Ruksah sudah berlari. Devan mengejar Ruksah dan menggendongnya serta membuat Ruksah berputar-putar di awang-awang.
Ruksah merasa bahagia sekali. Walaupun cinta pertamanya kandas namun Bukan cinta pertamanya justru sangat indah dan membahagiakan. Merekapun berbahagia kali ini.
**TAMAT**
🌹🌹🌹🤗🤗🤗
Tokoh Itu sekarang
*Ruksah : Sekarang dia menjadi seorang guru PNS disebuah SMK ternama dikotanya
Devan :Sekarang menjadi karyawan pabrik disebuah perusahaan.
Reza :Menjadi kepala bagian di perusahan pembuat mobil dijakarta
Angga :Sekarang menjadi seorang
perwira polisi
Smile: Menjadi seorang Guru disebuah sekolah
Jika mau tahu kelanjutan Cinta Ruksah Bacalah" Derita hati Ruksah ". Agar kalian tahu mengapa Ruksah jadi guru gak jadi dokter. Lalu agar kalian tahu mengapa Devan jadi Karyawan. Seru deh pokoknya.
Jangan lupa mampir dicerita Ruksah lainnya
" Derita hati Ruksah ." dan
" Aku adalah Detektif Moon*"
P*embaca setia Ruksah terimakasih sudah setia menunggu setiap episode Ruksah sampai TaMaT. Alhamdulillah ceritanya sudah selesai yah.
__ADS_1
Cerita ini cerita nyata namun sedikit dimodifikasi oleh author. Mungkin ceritanya tak seindah kenyataannya. Sebab ini adalah karya pertamaku. Namun sekali lagi terimakasih sudah mendukungku. Maafkan dalam typo...typo dan juga salah pengetikan atau isi cerita yang tak sempurna. Terimakasih❤️❤️❤️🤗💃💃💃*