
Di ruang komputer tadi Angga sudah berhasil membujuk kemarahan Wulan , bahkan dirinya mendapatkan bonus dari Wulan servisan terbaru. Haha ....
Sedangkan Devan masih saja mengejar Ruksah dan menggodanya.
Devan : "Hai, Ruksah kamu kok tadi sewot sihhh sama Angga kamu cemburu ya lihat Angga cium-cium Wulan ?"
Ruksah :" Ihhhh ngapain aku cemburu sama dia, cinta juga nggak?"
Devan :" Berarti kamu iri ya pengen dicium juga ya?"
Ruksah :" Heh Devan kamu kok jadi ngeres gitu mikirnya. Ngapain aku iri gak dicium toh itu bukan perbuatan benar mendekati zina."
Devan :" Terus kok kamu tadi sewot sama mereka?"
Ruksah :" Sesama muslim itu harus mengingatkan, kalau teman salah jalan diingatkan. Bagaimana kalau mereka kebablasan terus Wulan hamil?"
Devan :" Ya paling Angga tanggung jawab ."
Ruksah :" Cowok itu gak mikir emang pada **** kalau sama nafsu.... Mau tanggung jawab bagaimana kalau masih sekolah? sedangkan biaya aja minta sama ortu!"
Devan sebenarnya tahu kalaupun Ruksah tak terlalu alim namun dia wanita terhormat yang menjaga sikap dan juga sopan. Hal itulah yang membuat dirinya sangat mencintai Ruksah sampai kini. Namun sifat jahilnya masih saja datang menggoda keimanan Ruksah ."
Devan :" Emang kamu gak pernah ciuman sama pacarmu sekarang?"
__ADS_1
Ruksah :" Devan walaupun aku sayang banget sama dia tak berarti akan kuserahkan ciuman pertamaku padanya , aku lebih memilih memberikan ciuman pertamaku pada suamiku itulah janjiku."
Devan merasa kagum dengan jawaban Ruksah bahkan ia jadi ingin menjadi suaminya.
Devan :" Iya dehhhh, kalau begitu gue aja nanti yang jadi suamilohhh, gpp Reza jadi pacarlohhh. Biar ntar ciuman pertama loh sama gue."
Ruksah malahan memelototin dirinya, tak paham mengapa Devan bicara begitu. Padahal jelas-jelas tadi dia dengan Tina lagi PeDe kate.
Ruksah kemudian mengutarakan kebingungannya akan sikap Devan .
Ruksah :" Ihhh dasar plin plan tadi kamu dekatan sama Tina sekarang sudah rubah lagi. Mau apa sih kamu ,Van? Kasihan tahu diberikan harapan palsu oleh kamu Tinanya.
Devan kemudian ingat bahwa dirinya tadi sedang mengobrol dengan Tina . Tapi karena ulahnya Ruksah dan karena dia terpesona pada sosok Ruksah maka dirinya lupa saat tadi sedang dengan Tina .
Devan :" Shittt gue lupa tadi lagi sama Tina ."
Ruksah :" Hahaha makanya jadi cowok tuh harus setia. Jangan sampai lihat gue kesirep terus lupa deh sama nohhh gebetan lohhh."
Devan :" Iya gue kesirep sama lohhh , habis gue susah move on lihat cewek cantik kaya lohhh."
Ruksah :" huuuuuu gombal ."
Tadinya Ruksah ingin sekali lebih lama dengan Devan mengobrol seperti dahulu. Sebenarnya Ruksah sendiri kesepian karena Reza tak pernah datang lagi setelah mengajaknya jadian. Namun hatinya tetap setia menunggu Reza datang. Dia positif thinking kalau Reza sibuk dengan sekolahnya.
__ADS_1
Ruksah sengaja tadi mengingatkan Devan tentang Tina sebab tadi dia melihat Tina matanya berkaca-kaca saat akan kekelasnya.
Ruksah memang gadis yang baik, dia tak ingin kalau sikapnya akan menyakiti orang lain. Terlebih Devan adalah sahabatnya dahulu dalam kesepiannya menunggu cinta Reza . Makanya dia menyadarkan Devan untuk menemui Tina .
Devan terlihat sedang berlari ke kelasnya Tina . Dirinya memanggil Tina untuk mengobrol lagi namun yang terjadi mula Tina tak bersahabat dengannya.
Devan :" Tina.... sini deh sebentar."
Teman-temannya kemudian mensorakinya, hal itu membuat Tina malu sekali.
"Cieeeee cieeeeeee, Tina ada yang cariin kamu tuh sang pujaan hati." Ucap temannya itu
Tina malahan cuek saja tak menggubris panggilannya Devan .
Devan kemudian memanggil dirinya lagi. Bahkan dia meminta tolong Alya teman sekelasnya Tina untuk menyampaikan pesannya pada Tina .
Devan :" Ya tolong dong suruh Tina menghampiri gue, bilang sama dia gue mau bicara."
Alya kemudian memberikan pesan Devan pada Tina . Namun Tina masih saja cuek dan dingin bahkan tak ingin bertemu.
Hal itu membuat Devan kaget ,mengapa Tina bersikap dingin padanya. Dia menebak-nebak sikap Tina . Dia berpikir kalau Tina cemburu pada Ruksah.
Devan akhirnya mengelus dada. PeDe kate baru dimulai sudah usai aja.
__ADS_1
" Kok hati gue sakit ya dicuekin tuh cewek." Gumamnya.