Bukan Cinta Pertama Ruksah

Bukan Cinta Pertama Ruksah
Kakinya Keram


__ADS_3

Ruksah dan Devan ke kolam sebelah tempat teman-temannya bermain air. Kolam ini memang tidak terlalu dangkal ataupun terlalu dalam. Saat mereka sampai Smile dan Angga mengajak Devan lomba berenang. Ruksah diperintahkan oleh mereka untuk menjadi wasit dipinggir kolam. Ruksahpun memberikan aba-aba untuk mereka.


Ruksah :" Satu....dua ....tiga..... Devan ,Devan, Devan, ayooooo .


Ternyata support Ruksah yang mendukungnya malahan membuat dirinya GR jadi dirinya kesusul oleh Angga . Lagi-lagi Angga menjadi pemenangnya. Devan merasa kesal karena dirinya kalah didepan sang pujaan hati.


Devan :" Ihhh kok kamu tadi malahan bersorak buat aku, kan akunya jadi grogi kalah deh".


Ruksah :" Ihhhh kalau kalah mah kalah aja atuh mas jangan nyalahin orang".


Angga :" Makanya Sah pacaran aja sama gue,gue kan tampan,cerdas dan pandai berenang".


Ruksah tak ingin jika dirinya menyudutkan Devan karena hati ya sudah mulai memberikan celah untuk Devan.


Ruksah :" Alahhhh palingan kamu juga nanti kalah sama aku, yuk tarung renang sama aku. Berani gak?"


Angga yang tidak ingin di remehkan oleh Ruksah akhirnya menerima tantangan Ruksah .


Smile dan Devan menjadi wasitnya kini.


Devan : "Oke, siap ya. satu ...dua....tiga..."


Ruksah dan Anggapun berenang dengan cepatnya saat itu ternyata Ruksah paling depan karena memang dia seperti atlit renangnya sangat kencang.


Devan dan Smile gak menyangka seorang Angga yang bertubuh tinggi justru bisa dikalahkan oleh Ruksah yang seorang wanita. Saat dikalahkan oleh Ruksah hal itu membuat Angga malahan menjadi malu.


Angga : "Gila, hebat banget renangnya ,gue aja sampai kalah".


Ruksah :" Gimana? kalahkan sama gue?"


Angga menjadi malu dengan kekalahannya bahkan banyak sekali yang menonton pertandingan mereka. Banyak yang kagum akan kemenangan Ruksah .


Devan menjadi bangga pada Ruksah . Dia berandai-andai kalau saja Ruksah sudah jadi kekasihnya tentu dia akan bahagia.


Untuk menutupi rasa malunya, Angga mengajak semuanya untuk bermain voli air dan itu membuat para penonton bubar.


Smile, Devan, Angga dan Ruksah bermain voli air. Mereka terlihat seru memainkan bola air itu. Sesekali Angga menjahili Ruksah saat dirinya tiba-tiba menyelam dan menangkap kaki Ruksah.


Karena sudah lelah dan cape, Ruksah pun berenang ketepian kolam. Saat itu Smile sedang pergi mengambil pop mie karena lapar. Devan pergi membeli cemilan untuk Ruksah . Jadi Ruksah hanya berdua dengan Angga saja.


Saat Angga sedang asik mengobrol dengan Fitri, Ruksah saat itulah pergi ketepian. Namun tiba-tiba saat ditengah kolam, kakinya merasa keram sehingga dia kesulitan untuk berenang dan bahkan dirinyapun tenggelam kedalam kolam.


Ruksah :" Toloooonggg,tolonggggg, Angga tolong".


Angga menyahut teriakannya namun dia ragu mengapa Ruksah meminta tolong padanya padahal dia jago berenang. Ruksah memanggilnya kembali.


Ruksah :" Angga....Angga luppppp,blukkkkk,blukkk".

__ADS_1


Angga malahan bengong melihat Ruksah seperti itu.


Angga :" Ihhh Ruksah kenapa ya kok dia begitu, pake main tenggelam-tenggelaman segala".


Dari kejauhan Devan melihat Ruksah yang berkali-kali tenggelam tapi tak ada yang menolongnya. Devan berlari sekencang-kencangnya.


Devan : "Angga, gila lohhh Ruksah keram itu".


Devan berenang dengan cepatnya menyambar tubuh Ruksah yang entah sudah berapa liter dirinya menelan air kolam itu. Bahkan dirinya sudah tidak sadarkan diri. Secepat kilat dirinya menyambar tubuh mungil itu. Disusul oleh Smile yang sudah siap diatas kolam untuk memangku Ruksah .


Devan naik keatas kolam, Lalu menepuk-nepuk wajah Ruksah .


Devan :" Sahhhh bangun, Sah bangun please Sah bangun".


Angga : " lu gosok-gosok tangannya ,Van".


Devan menuruti perkataan Angga ,namun tetap tak ada reaksinya. Smile membawakan minyak kayu putih agar Ruksah sadar. Namun tetap saja dia tak bereaksi.


Devan menjadi putus asa dirinya menyesal meninggalkan Ruksah tadi sendirian.


Devan :" Sahhh bangun.... Sahhh gue cinta sama kamu, Bangunlah sayang".


Kata-kata Devan begitu lembut pada Ruksah, Ruksah sudah hampir sadar setelah Devan menekan perutnya dan sesudah keluar air kolam itu dari mulutnya. Namun karena dia belum makan jadi dia masih lemas. Maka kata cinta Devan itupun terdengar olehnya.


Disisi lain Angga memberikan saran yang unfaedah pada Devan .


Perkataan Angga itu masuk akal, tapi dia ragu untuk menyentuh bibir Ruksah jika tanpa seizinnya. Lagi pula dia hanya berstatus temannya sekarang bukan kekasihnya.


Devan :" Gue gak berani ,Sob. Dia teman gue".


Angga mengerti mereka memang masih berteman jadi tak ada hak Devan mencium Ruksah .


Angga :" Kalau lohhh gak mau, biar gue aja kalau begitu yang kasih napas buatan buat dia."


Devan :" Cissss luhhh yahhh ngambil kesempatan dalam kesempitan terus."


Angga :" Cepetan ntar kelamaan malahan modar dia. Ihhhh lama mikir."


Devan :" Gue gak berani bukan gak mau."


Tenang entar gue jelasin kedia kalau lohh hanya mau nyelamatin dia bukan mau nyium dia. Akhirnya Devan menyetujui usulan temannya itu. Saat akan mencium Ruksah terbangun.


Devan : " Cuuuuup".


Tangan Ruksah langsung menyetop bibir itu saat akan menyentuh bibirnya. Diapun terbatuk-batuk.


Ruksah :" Uhukkkkk uhukkk uhukkkk".

__ADS_1


Devan :" Sah, akhirnya lohhh sadar juga. Syukurlahh."


Ruksah :" Untung gue segera sadar kalau gak lo ntar nyiumin gue".


Devan :" Emang kenapa kalau gue cium loh. Lo gak mau ya?"


Ruksah :" Iya gue gak mau dicium kecuali sama suami gue".


Angga kemudian nyeletuk begitu aja.


Angga :" Wahhh berarti looo masih suci ya, tau gitu tadi gue sigap aja nyium lohhh".


Devan seketika langsung saja melototin Angga .


Angga :" Hehe, gue cuman bercanda, Van."


Devan :" Maaf tadi gue hanya mau nolongin kamu, soalnya tadi kamu kehabisan napas dan gak sadar".


Ruksah:" Iya, gak apa-apa kok aku ngerti. Makasih ya sudah nolongin aku."


Devan :" Iya, sama-sama."


Ruksah :" Kok, gue jadi laparrrr ya".


Devan ,smile dan Angga tertawa mendengar perkataan Ruksah.


Angga :" Gue pikir Lo sudah kenyang makan air kolam tadi."


Ruksah:" Sialannnn, udah gak nolongin lu mah ngeledek lagi. Temen apaan kaya gitu."


Angga :" Mana gue tahu loo tadi tenggelam, kirain bercanda,hihi".


Devan :" elu aja gak peka sama dia Ngga, gue aja dari jauh liat betapa dia kesakitan tau gak. Gimana kakinya masih keram gak?"


Ruksah :" Iya, masih sakit banget malahan."


Angga :" Kalau gue tahu tadi gue tolongin terus gue sosor tuh bibir elu yang masih suci."


Ruksah :" yeyyy Omesh kumat tuhhh."


Devan :" Kamu mau dipijitin gak?"


Devan langsung memijit kaki Ruksah , namun Ruksah malahan ogah dipijitin oleh Devan.


Ruksah : " Ihhh gak usah ,Van. Itu ngerepotin kamu".


Devan :" Gue gak merasa kerepotan sama elu kok".

__ADS_1


Ruksah merasa risih sebenarnya tak pernah ada pria manapun yang menyentuh kakinya, kecuali ayahnya saja.


__ADS_2