
Maaf sebelumnya untuk yang berumur dibawah 17tahun diharapkan tidak membaca adegan dibawahnya.🙂🌹
Tina memperhatikan gelagat Devan yang kala itu tiba-tiba saja lupa padanya yang sejak tadi mengobrol. Tina seakan-akan tak ada dipikiran Devan . Sehingga pas Ruksah datang dirinya malahan dicuekin oleh Devan .
Tina ingin sekali menangis atas perilaku Devan yang begitu saja berlalu dan meninggalkan dirinya di perpustakaan.
flash back
Devan yang memperhatikan sikap Ruksah langsung saja membekap mulut Ruksah karena takut terdengar oleh guru yang menjaga perpustakaan. Devan menempelkan jarinya kemulutnya. Tanda isyarat Ruksah harus diam.
Devan :" Suttttttttt."
***
Ruksah :" Angga Wulan lain kali kalau mau kiss-kisan jangan diperpus dong rusakin mata gue aja."
Angga :" Yeyyy bilang aja loh iri karena gak pernah ciuman ."
Sialan kok malahan gue lagi yang disindir padahal gue benerkan, batinnya Ruksah berkata.
Devan kemudian mengikuti dirinya lalu meninggalkan Tina begitu saja.
***
Begitulah kejadian yang terjadi saat di perpustakaan . Hal itu saja sudah membuat Tina sadar bahwa Devan masih mencintai Ruksah dan dirinya hanyalah obat nyamuk yang numpang lewat dihati Devan.
Ia merasa menjadi orang bodoh mengikuti saran sahabatnya Wulan untuk mendekati Devan . Padahal kenyataannya Devan mencintai Ruksah .
__ADS_1
Dia tak mau kalau saran temannya itu justru akan melukai hatinya. Dia lebih baik mencintai Devan dalam hati dari pada harus mengemis cinta.
Tina kemudian kembali kekelas duluan tidak menunggu Wulan yang sekarang justru pindah pacarannya di ruang komputer. Kebetulan ruangan itu kosong.
Angga seperti biasa berpagutan di bibir seksinya Wulan.
Angga :" Sayang,,, ayooo kita lanjutin kiss kita yang tadi yuk."
Wulan :" Sana cium aja Ruksah , ihhh mantan gebetan kamu itu nyebelin , Adek udah gak mood."
Angga menarik napas dalam, gairahnya yang sudah memuncak ingin sekali dirinya melanjutkan kejadian seru tadi. Hanya gara-gara Ruksahlah yang seru dan akan memuncak panas tak terjadi.
Angga memang sering menonton Chanel ciuman panas di you tube. Dia tak ingin ciumannya kalah oleh Wulan yang sudah jago ciuman dari dulu. Dia ingin mempraktekan semua adegan ciuman itu.
Akhirnya dia merayu Wulan dengan kata manisnya.
Angga :" Dia memang gebetan saya dulu. Tapi sekarang dia sudah punya pacar. Terus aku sudah gak cinta sama dia. Aku tuh sayangnya sama kamu yang."
Angga menganggukkan kepalanya sambil cemberut. Dia berharap Wulan mau lagi berciuman dengan dirinya.
Melihat tingkah kekasihnya itu membuat Wulan gemas . Lalu dia mengecup bibir Angga dengan lembut.
Ihh*h kayak di film-filmkan. Kalau pacarnya ngambek kasih sun😄
Angga* merasa kaget dirinya tak menyangka kekasihnya akan berbuat hal itu. Angga tak tahu saja sebenarnya Wulan juga masih ingin melanjutkan ciuman itu.
Akhirnya Anggapun mencium Wulan kembali dengan panasnya. Bahkan sampai Wulan mengeluarkan khas suara merdunya. Soalnya dia sesak napas karena Angga tak memberikannya waktu untuk bernapas. Dia begitu karena sengaja agar Wulan mendesah.
__ADS_1
Wulan :" Ehmmmm ehhhmmmmm muahhh."
Angga yang merasa gairahnya memuncak lalu entah mengapa dirinya tiba-tiba mencium lehernya Wulan dengan ganasnya. Sehingga Wulanpun terangsang oleh perlakuannya.
Angga kemudian membuka kancing seragam Wulan satu persatu. Dilihatnya gunung kembar Wulan yang masih sintal . Membuat darah kelaki-lakiannya mengalir deras.
Dia meremasnya dengan begitu lembut dan kemudian sedikit keras. Hal itu membuat Wulan menjadi terangsang.
Angga kemudian melanjutkan ciuman panasnya ke bulatan kembar itu. Lalu dia ********** dan menyusu padanya.
Hal itu membuat Wulan menjadi lebih terangsang dan ingin Angga melakukan lebih . Namun hatinya masih sadar bahwa yang mereka lakukan sudah melebihi batas.
Pikiran jernihnya ingin menyudahi namun sebaliknya Angga justru belum sadar akan pikirannya yang sudah dipengaruhi oleh devilnya.
Angga :" Emmmm cup cup cup."
Angga terus saja memilin bulatannya yang satu lagi sehingga dirinya begitu terangsang.
Wulan juga merasa darah dalam dirinya begitu mengalir dengan hangatnya. Rasanya saat itu dia ingin pipis karena perbuatan Angga yang sangat panas.
Saat Angga akan menyentuh bagian sensitifnya yang lain, Wulan kemudian kaget. Serta menahan tangan itu agar tidak melewati batasannya. Karena perbuatan Wulan seperti itu, Angga menjadi sadar bahwa mereka belum muhrim . Hal tadi saja seharusnya tidak mereka lakukan.
Angga kemudian meminta maaf sambil dia menekan-nekan tengkuk kepalanya. Agar gairahnya mereda.
Angga :" Emmm Atagfirullah Wulan maafkan aku.... tadi aku ....."
Wulan :" Tidak apa-apa, namun sebaiknya sudahi saja. Aku gak mau kebablasan nanti malahan masa depanku sama kamu jadi suram."
__ADS_1
Anggapun menganggukan kepalanya. Sudah seperti tadi saja dia sudah merasa senang.
Kemudian Wulan mengancingi kembali seragamnya. Sebeb dia malu atas perbuatannya sendiri. Dia sama sekali tidak menyangka hal ini akan terjadi.