Bukan Cinta Pertama Ruksah

Bukan Cinta Pertama Ruksah
Menunggu Ruksah


__ADS_3

Setelah Devan mengungkapkan perasaanya, kemudian dia melajukan kembali motornya.


Devan bertanya sesuatu pada Ruksah.


Devan :" Ruksah , apakah kamu masih menyukai cinta pertamamu?"


Ruksah :" Mengapa kamu bertanya demikian."


Devan :" Soalnya tadi kamu gak nerima aku."


Ruksah :" Entahlah aku tidak memikirkannya lagi. Hanya saja aku sekarang ingin move on. Tapi perasaanku ini entah apa padamu."


Devan :" Maukah kamu berjanji sesuatu untukku!"


Ruksah :" Berjanji apa?"


Devan :" Berjanjilah kau akan melupakannya dan mencoba untuk memasukan diriku dihatimu. Aku tak ingin berlama-lama menjadi temanmu. Aku ingin jadi kekasihmu."


Ruksah :" Aku tak ingin berjanji, aku takut tak bisa menepatinya. Tapi aku akan mencoba sekerasnya untuk mencintaimu."


Devan :" Baiklah, aku akan bersabar menantimu."


Disekolah masih ada Reza yang menunggu kedatangan Ruksah . Namun sudah shalat Dzuhur, batang hidungnya belum juga muncul. Fery bahkan sengaja menunggunya didepan gerbang sekolah. Soalnya takut Ruksah terlewat dari matanya. Fery merasa aneh mengapa teman Ruksah lainnya sudah kembali ke kelasnya namun hanya Ruksah yang belum.


Tak lama kemudian motor Smile dan Angga muncul. Lalu Fery bertanya pada mereka tentang keberadaannya Ruksah.


Fery :" Kalian lihat Ruksah gak?"

__ADS_1


Smile:" Ohhh Ruksah lagi sama Devan dibonceng. Emang ada apa?"


Fery :" Gak ada apa-apa hanya saja gue ada perlu sama dia."


Angga :" Kirain ada apaaan."


Merekapun memarkirkan motor mereka di tempat parkir siswa. Selang beberapa menit, motor Devan datang bersama Ruksah.


Fery langsung saja mencegat Ruksah . Dia takut Ruksah menghilang lagi. Dia kasihan dengan sahabatnya yang sudah menunggunya dari tadi. Sementara Devan malahan kebingungan melihat tingkah Fery.


Devan :" Busetttt, lu bosan idup ya, motor gue dicegat-cegat. Cari mati lohh?"


Fery :" Sorry ya ,Van. Gue nyariin Ruksah soalnya."


Devan :" Nyari sihhh nyariii aja tapi jangan menghadang motor lagi jalan."


Ruksah :" Ada apa sihhh,Fer. Kok tumben nyariin aku?"


Fery :" Bukan gue yang nyariin lohhh. Tapi nohh dikantin orangnya sedang menunggumu".


Devan bertanya-tanya siapa orang yang menunggu Ruksah dari tadi.


Ruksah :" Oke, suruh aja nunggu dulu ya. Aku mau ganti pakaian dulu.Soalnya nanti ada pelajarannya Bu Nuning fisika. Jadi baju harus seragam."


Fery : "Oke, gue tunggu Lo di kantin sama dia ya".


Fery langsung menemui Reza . Dia menyampaikan kalau Ruksah sudah datang dan bahkan sudah diberitahu olehnya tentang kedatangannya. Namun dia belum bilang yang datang Reza biar suprise."

__ADS_1


Saat dia akan kekantin. Devan nyamperin dirinya.


Devan :" Bolehkan kalau aku ikut kamu ke kantin menemui orang itu?"


Ruksah :" Maaf ,Van. Tadi soalnya Fery bilang sendirian aja gak usah ajak siapapun."


Akhirnya Devan kembali ke kelasnya saja. Dia mengobrol dengan Smile dan Angga .


Smile :" Gimana tadi udah lu tembak dia belum?"


Angga :" Iya, Sudah atau belum?"


Devan :" Iya, sudah gue tembak dia tadi."


Smile :" Gimana apa jawabannya?"


Devan cemberut entah alasan apa yang bisa diucapkan pada teman-temannya itu.


Devan :" Dia nolak gue."


Smile :" Terus apa jawabannya ?"


Devan :" Dia bilang dia menyukai gue tapi dia belum siap jika menjadi kekasih gue".


Angga :" Kenapa tadi gak loh paksa sedikit aja ."


Devan :" Cinta itu bukan paksaan. Lihat dulu lohhh paksa dia hasilnya dia illfeel dan nihil.

__ADS_1


Angga ingat saat dia begitu memaksakan hati Ruksah yang ada Ruksah bukannya mencintai dirinya. Dia malah menjauhinya. Angga padahal berbuat demikian demi Ruksah . Dia rela merubah sifatnya jadi aneh hanya untuk membuat pujaan hatinya terkesan. Alih-alih terkesan yang ada malahan illfeel.


__ADS_2