Bus Hantu

Bus Hantu
aneh


__ADS_3

"Hosh..hosh...hosh...."


Lela terbangun kagetnya dari mimpinya setelah tertidur sangat nyenyak,dirinya benar tak sadar kalo sebenarnya dirinya sudah tertidur lelap di bak mandinya,seketika tubuhnya mual dan langsung muntah air bak mandi yang berbusa, berasa pahit rasanya sabun air,dirinya pun langsung sadar dan merasakan bahwa seoalah olah mimpinya itu benar benar kenyataan.


Jantunya berdebar kencang matanya merah perih terkena air sabun mandi dan rambutnya yang basah kuyub serta tubuhnya yang kian kedinginan dengan air mandinya yang sudah menjadi air dingin.


"hah apa mimpi itu benar? dan kenapa mimpi itu seolah olah nyata seperti benar benar terjadi?"


≥﹏≤****≥﹏≤#####*****


"Sayang kamu kenapa melamun terus kamu gak laper apa lagi diet?lo beneran gak lagi sakit kan?"ujar lela menatap herman yang hanya melamun di lestoran makan hotel "yang di tanya kok "ujar lela lebih tegas lagi


herman hanya diam dan kembali menatap mata lela dengan matanya yang agak merah dan wajah pucat nya tanpa berkata apapun.


"gue tau lo marah,tapi gak gitu juga kali marah nya nyuekin istri muluu,apa harus gue ambilin makanan sarapan buat lo?"Lela berfikir sambil memandang wajah herman dan menunggu jawaban dari suaminya namun tak kunjung menjawab,hingga membuatnya kesal


"huh resekkkk bikesss ah gue tau lo laper gue ambilin deh!!"


Tanpa basa basi lela pun menghentikan sarapan lezatnya dan bangun dari kursi  untuk mengambilkan sarapan untuk suami tercintanya


"nihhh makan lo paling suka nih semur jengkol"


Lela meletakan makanan nya di depan meja herman yang sudah lela ambilkan spesial untuk suaminya itu.


"lo ayam goreng,ayam bakar , ayam panggang,sama daging sapi nya mana?lo makan ya?"melotot marah menghadap herman yang terlihat di bibirnya bekas kecap dan sambal.


**###*** ̄へ ̄ ̄へ ̄**####**


"lo kanapa si cemberut teruss gak ngomong ngomong??"


Lela menatap herman serius agar menjawab nya.


"diam lagi diam lagi lo marah sama gue cuman gara gara gue hukum lo buat tidur di bus,apa jangan jangan lo bukan herman aliasnya kerasukan???" tanya penasaran lela seketika itu.


"lela sayang!!"


Seketika itu suara halus lembut itu terdengar,herman sama sekali belum menjawab tiba tiba ibunya memanggil nya dari kejauhan di lesroran makan.


"oh ya mah...!!" jawab nya sambil mengangkat tangan nya.


"Ya udah gue ke mama dulu,ada urusan!!"


Lela berlari kecil mendekati ibunya,yang sedang menunggunya datang.


"iya ma!!"ujar lela dengan nada ngos ngosan.


"itu herman kenapa diam terus dari tadi!!"


"hah biasa ma,tapi juga aneh juga sih gak kaya biasa nya dia kayak gitu terus dari tadi mungkin marah sama sampai segitunya"


"marah?"


"iya marah semalam gue hukum tidur di bus,mungkin dia juga sakit masuk angin kedinginan,juga wajah nya terlihat pucat"


"kenapa lo gak antar rumah sakit!!"


"iya mah entar juga ke dokter!!"


"padahal mama mau ngajak kalian belanja bareng di pasar beli oleh oleh lo!!"


"ya gak papa ajak aja!!"


"ya ampun lela kamu jadi istri gimana,herman kan lagi sakit kamu mau liat herman pinsan di jalanan"

__ADS_1


"hihi gak mungkin lah ma,gimana kalo herman di kamar aja istirahat !!"


"khmm,itu terserah kamu si!!"


"iya deh mah"


***####****


"sayang kamu di rumah aja ya,hari ini mama dan keluarga mau belanja di pasar jadi kamu di kamar aja kan kamu lagi sakit,itu obat dan makanan udah gue siapin jangan lupa makan dan di minum obat nya"


Cup...!!(lela mencium kening herman)


Bye...!!!


***###****


pasar kian terlihat ramai penjual dan juga para pembali,barang barang antik dan makanan oleh oleh sudah tersusun rapi menandakan siap untuk di jual


"murah murah di beli di belii"


"sayang anak sayang anak"


suara suara begitu berisik dan begitu tidak tenang untuk di bayangkan,ya wajar bahwa dirinya sedang lagi di dalam pasar yang isinya rata rata ibu ibu semua oasti begitini lah kondisi nya


"kamu mau beli apa buat herman??"tanya ibunya


"aduh mah masih bingung mau beli apa nih,banyak banget barang barang soalnya di sini"jawab ragu lela


"kamu beli jaket aja la"bibi tiba tiba menyarankan karna tak sengaja mendengar percakapan nya dengan ibunya


"ough iya ya bi herman kan hak bawa jaket disini!!"


"iya ituh di sana toko nya bibi baru saja beli loh murah murah bagus lagi"


"iya"jawab bersamaan ibunya dan bibinya


jaket terlihat begitu banyak bergantungan di mana mana berbagai warna dan model jaket yang berbeda beda,membuatnya kian bingung memilih jaket seperti apa yang di sukai suaminya


"mas mau lihat jaket yang warna coklat itu!!"


"yang ini??"


"iya mas yang itu!!"


lela mengambil jaket yang sudah di kasihkan oleh penjual jaket dan langsung melihat lihat apakah jaket itu benar benar bagus kualitas nya atau pun tidak


*****#####*****


Rintihan hujan yang kian masih ber tetesan dari sore hari dengan disertai menghebuskan angin dingin di tetesan air rintikan kecil,


Pintu kamar yang sudah lela kunci erat rapat dan lampu yang sudah lela matikan sesaat sebelum nya untuk tertidur.


"sayang sudah marah nya atau belum puas marah nya?" ujar lela sambil memeluk herman di tempat tidur,dengan tertutup selimut hangat dan tebal.


"astaga herman lo kenapa si diem mulu dari tadi? Ngomong dong jangan diem terus kaya orang bisu!!"


"jderrr.......!!!!"


Seketika itu petir kilat menyambar sangat keras di sertai cahaya putih nya,dengan aliran hujan yang sangat deras.


Jendela yang belum terkunci dan tertutup rapat tiba tiba terbuka karna angin kencang,di sertai korden yang berkibaran basah karna air hujan yang masuk.


Lela langsung melepaskan pelukan nya dengan herman dan bangun untuk mentutup jendela,saat sedang memegang pintu jendela hendak menutup nya,pandangan nya kian tertarik melihat di garasi bus,terlihat bus nya yang lampunya berkedip kedip.

__ADS_1


"hah!" kaget lela


lela pun lebih memilih untuk tidak mempedulikan masalah itu dan lebih memilih untuk tidur ber istirahat karna sudah sangat lelah belanja di pasar


***####***


Kring............!!!!!!,kring.......!!!!,kring.....!!!!!!.


"hah dah pagi???"


Lela mengambil alarm yang terus berbunyi dan mematikan nya,


"sialan masih jam 12 malem,udah bunyi alamr nya!!"


dirinya langsung tersadar bahwa masih larut malam,ia pun menghembus nafas kesal nya dan langsung memilih untuk tertidur kembali,


"Tidddddd.....tiddd....!!!" suara klakson bus tiba tiba berbunyi keras dan membuatnya kembali terbangun


"astaga apa lagi sih ngganggu aja deh??"


Lela mengengok sebelah tempat tidur nya yang ternyata kosong karna agak khawatir suami nya kembali menghilang di tengah malam


"loh herman kemana lagi sih ilang terus kalo malem malem,biki stress mulu deh !!"


Tubuh lemas nya kian paksakan untuk terbangun mencari herman,yang semakin membuatnya resah,


"herman!!!!"teriaknya dalam kamar namun tak ada jawaban dan balasan apapun yang terdengar dari suara siapapun termasuk herman,


Lela pun keluar daei kamar dan berjalan mendekati bus hantu tersebut karna hati nya mantap suaminya sedang duduk disana,


"herman?"


Tebakan nya ternyata benar,herman telihat sedang duduk di bangku bus paling pojok bagian kanan dekat dengan jendela kaca,namun ternyata tidak cuma herman saja yang sedang duduk di bangku bus tersebut melain kan semua keluarga nya  kecuali dirinya,termasuk ayah dan ibunya, duduk di bangku bus tersebut,dengan posisi  duduk  mereka yang terlihat meyeramkan,mereka masing masing saling menundukan kepala dan menegakkan tubuh nya.


"kkalian semua ngapain disini gak tidur di kamar??" ujar lela bingun dan sangat penasaran.


Pertanyaan nya seperti tak terdengar oleh mereka sampai tak ada satupun yang menjawab termasuk herman.


"okey,gue sekarang bingung kenapa gue di cuekin dengan cara gila kaya beginian,apa kalian mau ngasih gue kejutan atau jangan jangan lagi nge prank!!!"


Jrettt.....!!!!!


Lampu bus tiba tiba mati dengan sendirinya yang agak membuat kaget dan mulai ada rasa takut di hatinya,lela sudah tak tahan untuk tetap berdiri tak jelas di dalam bus hingga lebih memutuskan berlari menuju herman di bangku paling pojok.


"herman udah ayok ke kamar cepat!!!"


Jretttttt....!!! Lampu tiba tiba berkedip kedip.


"hah,apa apaan ini"


Tubuhnya kian berkeringat dan bergetar ketakutan,herman yang masih saja diam dan selalu menundukan kepalanya tiba tiba mengangkat kepalanya.


"gyhaaaaaa..............!!!!!"


Lela berteriak keras ketakutan,herman suaminya yang sebenarnya terlihat tampan mempesona dan giginya yang putih tersusun rapi saat tersenyum ternyata semua menjadi kebalikan nya,wajah nya yang sangat menyeramkan busuk agak kehijauan dan gigi nya yang sangat menyeramkan seperti vampire yang bertaring panjang.


Dirinya sadar semua keluarganya yang sedang duduk seram di dalam bus ternyata bukan keluarganya yang asli melain kan setan yang menyamar menjadi seperti mereka,lela langsung berlari cepat untuk keluar, namun masalah kian terjadi pintu sama sekali tak bisa terbuka melain kan pintu terkunci erat sekali sehingga tak bisa lela buka.


"hah ini...., gimana??,tolonggggg....!!!"


Hantu itu benar benar bangun dari tempat duduk nya dan mulai berdatangan mendekati lela yang sedang susah payah mendobrak pintu agar terbuka.


"gyaaaaaaaaa................" teriak yang terakhir kalinya.

__ADS_1


Dan mereka benar benar dekat dengan nya.


__ADS_2