Bus Hantu

Bus Hantu
kembali menemui suami


__ADS_3

herman duduk kesal di bangku bus paling belakang di bagian kiri sebelah bangku pojok bus,tempat yang persis ia tempati saat ia berangkat ke bali bersama lela di sampingnya.


Ia tak penyangka,liburan yang seharusnya membuatnya bahagia bersama keluarga,termasuk istrinya yang ia paling cintai,malah kacau dan justru membuat semua nya emosi.


****#####****


setelah semuanya sudah siap di dalam bus,mesin pun dinyalakan,dan bus mulai berjalan,namun tiba tiba ada seorang wanita yang menghentikan bus,saat bus hendak berjalan keluar dari tempat parkir.


"STOP,HENTIKAN!!!!"


bus tiba tiba berhenti dan mengerem,membuat seisi di dalam bus kaget termasuk herman yang paling kaget karna sedang bengong sendiri tiba tiba mendengar perempuan berteriak.


herman serasa tak asing dengan suara itu,mirip sekali dengan istrinya lela,sontak ia langsung berdiri dan berlari keluar dari dalam bus,untuk menemui wanita itu,dan ternyata benar,dia adalah istrinya lela meliyana.


lela tersenyum,meneteskan air matanya melihat herman tersenyum dari depan pintu,herman langsung berlari dan memeluk lela sangat erat.


"akhirnya kamu kesini,aku cemas dan kecewa sama kamu,kirain km lebih mentingin pulang naik kereta dari pada sama aku!"


"walah walah kamu pikir km aja yang khawatir, aku juga kali!" jawab lela masih dalam pelukan hangatnya bersama suami.


"TOK TOK TOK...!!!" tiba tiba terdengar ada suara ketokan kaca bus.


mereka pun langsung melepas pelukan nya dan melirik ke sumber suara.

__ADS_1


"KALIAN MAU PELUKAN SAMPAI KAPAN? AYOK CEPETAN,UDAH DI TUNGGUIN BURUAN,KEBURU SIANG!!" teriak ibunya


Ternyata itu suara ketukan dari ibunya,yang sudah tak sabaran ingin cepat cepat pulang ke bandung.


"hahaha,iya ma sabar!" tawa lela sambil mengusap bekas air matanya.


****#####****


mereka lansung duduk rapi di bangku mereka,dengan senyuman lela yang membuat herman terpesona,mereka nampak akur kembali sangat terlihat romantis dan bahagia,walau sejujurnya hati lela yang terasa kacau dan ketakutan setelah masuk kedalam bus.


"aku gak nyangka loh,kamu bakal balik kesini nemenin aku!" herman mulai terlihat nakal di wajah nya


"ih,apaan sih,gua kesini kan cuman kasian sama km,entar nangis lagi,hahaha!"


"hiii,kapan,sok tau!" jawab lela sambik mengeluarkan lidah nya.


"atau jangan jangan kamu lagi,yang nangis tadi di kereta!" herman mulai mengejek


mata nya langsung melotot mendengarkan herman berkata itu,meskipun melotot seram,bibirnya masih terlihat sedikit senyum manis,malah sedikit terkesan imut.


"KAN AKU UDAH BILANG,JANGAN SOK TAU!!!!!"


"AGHHHHHH,IYAA AMMMPUNNN!!" herman langsung teriak kasakitan karna lela tiba tiba mencubit lengan nya dengan sangat keras

__ADS_1


"hussshhh,jangan berisik!" tiba tiba ibunya menegor


lela hanya bisa tersenyum malunya menatap ibunya yang sedang menatapnya dengan ekpresi marahnya,sedangkan herman hanya bisa meringis menahan rasa sakit,meskipun ia sudah gk di cubit,namun sekarang gantian kaki nya yang di injek istrinya.


"herman km kenapa?" karna ekpresi herman,seperti orang kesakitan,ibu mertuanya nya bertanya khawatir


"ini bu kak.!" lela langsung melepas kan kakinya dari herman,dan langsung menutup mulut herman,supaya ia tak lagi bicara.


"oug gak papa kok ma,cuman lagi sedikit pusing aja" lela yang justru menjawab


"ough,kirain kenapa napa!"


ibu tersenyjm lega dan kembali menghadap ke depan


"hoshhh!!!" lela menarik nafas tenang,untungnya gk ketahuan.


"plakkk!!" herman langsung menampar tangan lela yang masih menutup mulut nya.


"lepasin tangan lu,bisa dhower ni mulut !"


"awas ya kalo kamu,ngomong ke mama,aku cubit lagi km!"


"bodo amat!"

__ADS_1


__ADS_2