Bus Hantu

Bus Hantu
membeli tiket terakhir


__ADS_3

"apakah tiket keretanya masih?"


"deg" jantung nya bergetar sangat kencang,ia benar benar takut bila tiket nya akn habis terjual seperti sebelum nya


"ough,masih bha!" dengan ramah dan tersenyum manisnya pelayan kasir pangsung menjawabnya


"hosh hosh hosh!" lela bisa menarik nafasnya sangat lega akhirnya,permohonan nya terkabul


"mau ambil berapa tiket bha?" tiba tiba pelayan kasir bertanya,masih dengan senyum manis nya yang ramah seperti pertama berbicara


"saya butuh 17 tiket!" lela ikut tersenyum senang membalasnya


"aduh bha tiketnya hanya tinggal satu lembar ternyata!"


"hah?" lela terbengong kaget dan shok mendengarnya


"iya bha maaf,cuman tersisa satu tiket saja,apakah bha jadi membelinya?"


"gak mungkin bha,coba di cek lagi!" lela sontak panik dan seolah olah ia tak terima dengan kenyataan


"maaf bha memang tinggal satu,dan kalo ingin pesan lebih banyak bisa pesan besok!"


tes!


air matanya pecah saat itu juga,tiket kereta hanya tinggal satu,gak mungkin ia hanya membeli satu hanya untuk kepentingan pribadinya,seperti apa kondisi keluarga nanti di perjalanan pulang


"ough gak perlu bha,saya gak jadi pesan!"jawab lela sambil mengusap air matanya dan tersenyum palsu menjawabnya.

__ADS_1


lela langsung berjalan kembali,tubuhnya sangat lemas dan tentu terlihat sangat kecewa.


"gimana,udah pesen tiketnya?" herman langsung berjalan menghampiri lela untuk menanyakan tiket nya


"tiket nya hanya untuk satu orang!"


"ough ya udah kita balik aja ke hotel gak usah pakai ribet kan!"herman langsung tersenyum leba dan puas akhirnya pulang naik bus dari oada menghabis habis kan uang tak jelas.


herman langsung berjalan balik untuk mengabarkan keluarga kalo harus kembali ke hotel menaiki bus tersebut kembali


"herman tunggu!" sebelum herman mendekati keluarganya tiba tiba lela menghentikan herman


sontak herman terhenti dan langsung menarik nafas panjang,dugaan nya pasti lela ingin mencari tranpsortasi lain untuk pulang,agartidak menaiki bus yang ia sewa dari bandung


"apa lagi?" herman langsungmebalikan tubuhnya dan bertanya dengan agak ekpresi kesal dan muak melihat wajah istrinya


"maksud kamu apa gak mau pulang hah?" herman masih sedikit sabar menghadapinya


"aku gak akan pulang kalo,kita gak cari kendaraan lain kecuali bus setan itu. dan aku gak mau keluarga kita celaka!"


herman sedikit tak bisa menahan amarahnya,ia langsung berjalan mendekat kembali menghadap istrinya dengan pandangan mata yang sangat tajam


"kan kamu udah bilang,sejak kamu hendak menyewa bus itu dengan harga lebih mahal,kamu akan jamin keluarga kita kan baik baik saja kan?" herman teringat dengan janji manis sang istri sebelumnya saat masih di bandung


"tapi kan..nyata.!"


"stop!"herman menghentikan ucapan istrinya dengan menutup mulutnya dengan jari telunjuknya

__ADS_1


"maaf aku udah cape ngelayanin ucapan mu ini itu,aku capek!" entahlah tak seperti biasanya herman sampai berkata seperti itu di depan istrinya sendiri


"kok kamu ngomong nya gitu!" satu tetes air mara menetes mengenai pipinya


"SEHARUSNYA AKU YANG NGOMONG GITU,jadi istri bisa gak sih menghormati suaminya!" herman lepas kendali tak bisa lagi menahan amarahnya


"CETER!"


tiba tiba lela menampar keras pipi herman.


"ough,okeh.kalo ini kemauan kamu,kalo kamu gak mau pulang dengan bus itu okeh,sana pulang sendiri naik kereta,kebetulan hanya tinggal satu kan?,aku dan keluarga mu naik bus bersama!" ujar herman sambil mengusap pioinya yang sedikit merah karna bekas tamparan keras dari sang istri.


lela benar benar bergetar sendiri.bagaimana mungkin ia bisa serega ini menampar suaminya sendiri,ia yak pernah terbayangkan akan jadi pertengkaran hebat seperti ini.


tiba tiba herman langsung berjalan pergi meninggalkan dirinya,sedang lela hanya berdiri kaku seperti patung yang tak bisa bergerak.


herman dan keluarganya benar benar pergi meninggalkan nya sendirian di stasiun.


"okeh aku akan memutuskan jalanku sendiri!"


ia tak bisa lagi matia matian berusaha menyelamatkan keluarganya karna ia juga sudah muak dengan segala apa yang ia rasakan.ia langsung berjalan membeli tiket kereta hanya tinggal satu itu


"bha apakah tiket tadi masih?" tnya lela terhadap pelayan kasir


"ough masih bha,apakah jadi mebelinya?"


"yah,saya jadi membelinya!"

__ADS_1


lela langsung mengambil uang dan menyerahkan nya,dan tiket pun ia ambil.


__ADS_2