
"Gyaaaa...!!!"
"Jderrrrrr!!" (Petir ikut menyambar sangat keras)
lela teriak melihat nya,dan ternyata tidak cuman satu hantu yang ia lihat,melainkan puluhan hantu bergelantungan di atas pohon.
Lela panik tak karuan,jantung nya berdenyut tak karuan,ia langsung berlari secepat mungkin kembali ke jalan raya untuk mencari pertolongan,
Namun setelah berdiri di tengah jalan,sama sekali tak ada kendaraan apa pun yang lewat,hingga ia terpaksa kembali masuk le dalam bus,dan ia langsung menyalakan mesin nya,sebenarnya ia tak tau caranya,tapi ia berusaha,karna ia sudah bingung harus melakukan apa lagi.
"Brrmmm!!!" (Suara mesin bus menyala)
Bus pun akhirnya berjalan,sebisa mungkin,meskipun sedikit oleng,ia tetap sedikit fokus,setidaknya ia bisa pergi dari hutan menuju kota atau pedesaan untuk meminta pertolongan.
"Jderrrr!!!"(suara petir menyambar)
Hujan semakin deras,kaca bus sedikit tak terlihat,angin juga berterbangan sangat kencang,ia tak bisa fokus melihat jalan raya,karna tertutup air dan angin yang dasyat.
Karna jalan yang sangat deras tertutup air hujan dan angin,ia memutuskan menghentikan busnya sementara,dan ia langaung berlari menuju bangku kursinya paling belakang di bagian paling pojok,ia bergegas mencari tas kecilnya untuk mencari smarphone nya.
"Dimana tas ku?,padahal tadi udah taro di sekitar sini!" Ucapnya sangat panik
__ADS_1
Lela semakin panik tak karuan sambil mengacak ngacak rambutnya yang basah karna air huja,air matanya kembali menetes karna sangat panik,tas nya tiba tiba menghilang,namun saat ia jongkok dan melihat di bawah kursi,akhirnya ia melihat ada tas kecil nya di bawah bangku.
"akhirnya tas nya ketemu!"
Lela pun akhirnya mengambil tas kecil nya,dan langsung membuka nya,mengambil smarphone nya di dalam,lela langsung menyalakan smarphone nya,dan langsung menelpon polisi.
"Ayo lah angkatttt!!!!!!" Ujar lela sambil meng gigit gigit jarinya panik dan khawatir tidak di angkat.
Ternyata telepon nya tidak di angkat dari polisinya.
"Kenapa gak diangkat !!!" Ujarnya sangat kesal dan emosi karna telepon nya tidak di angkat.
Lela pun langsung menefon kembali.
Namun ternyata telepon nya masih blm di jawab alias tidak ada yang mengangkat.
"Astaga,kenapa gak di angkat!!!"
lela tak menyerah,ia pun kembali menelfon,dan ternyata lagi lagi gagal,telepon nya tidak ada yang mengangkat sama sekali
"polisi sialan!!"
__ADS_1
"ceterrrr!!!"
tiba tiba dengan emosinya,lela membanting hpnya dengan sangat keras,dan pecah berkeping keping.
lela pun kembali berjalan kedepan untuk menyetir kembali,meskipun jalan nya tak begitu terlihat tertutup air hujan yang sangat deras,
lela melirik ke mesin bus dan sialnya lagi,bensin bus terlihat sangat kritis alias hendak habis
"astaga,kenapa hidup gua begini amat!!!"
lela memilih menambah kecepatan nya,berharap ia cepat cepat bisa keluar dari hitan menuju pedesaan atau perkotaan,agar ia bisa mencari bantuan.
"tiddddddd!!!!"
cahaya silau kuning tiba tiba bersinar dari luar bus,menerobos masuk kedalam,ternyata ada truk yang tiba tiba muncul di depan bus yang lela kendarai
"gyaaaaaaa!!!"
lela lepas kendali,ia tak bisa berbuat apa apa lagi,bensin nya habis,dan mustahil untuk menghindar sedangkan bus nya sudah bertatapan di depan nya
"jderrrrrrrr"
__ADS_1
(bersambung)