
Jantungnya bergetar hebat,tubuhnya mulai keluar keringat dimana mana, termasuk jidat nya, ke luar keringat dingin. tubuh nya seolah tak siap untuk melihat nya,namun ia paksakan untuk melihatnya.
"Klik"
Lela pun membukanya,dan ternyata apa yang di katakan karyawan hotel benar,kalo tukang supir bus itu sudah meninggal bunuh diri di dalam kamar mandi.nampak jelas di dalam foto, ia adalah supir yang sedang menyetir saat itu, tubuhnya terlihat tergantung dengan darah yang bercururan di lehernya, tak cuman menggantung, melainkan ia juga menusuk nusuk kedua matanya dengan pisau hingga berdarah, lehernya juga terlihat berdarah ia sembelih dengan tangan nya sendiri.
"Bruk" Lela tiba tiba menjatuhkan hpnya karena shok..
pikiran nya benar benar kosong dan tak percaya dengan semua itu,
Tanpa mempedulikan hand phone nya,ia langsung berdiri mendekati tukang supir itu,untuk memastikan apakah benar ia sudah mati atau hanya foto rekayasa saja.
"Pak supir?" Tanya Lela di belakang tubuh supir di atas bangku mengemudi.
Tubuhnya bergetar hebat,ia benar benar takut dan khawatir kalo bapak itu benar benar sudah mati.
"pak supir?" Karena panggilan nya tidak di jawab ia pun kembali memanggil,namun tetap supir itu tidak menoleh dan tetap diam fokus mengemudi bus.
"Hai pak supir apakah kamu dengar saya??" Ujar Lela agak keras supaya pak supir itu menoleh.namun tetap diam tak menoleh sedikitpun,seperti tak mendengar apapun.karna tak ada respon sedikitpun,perlahan ia berjalan kecil mendekatinya agar bisa memegang pundaknya.mungkon tak terlihat tak sopan tiba tiba menyentuhnya,tapi karena sudah memanggil tapi tak di respon,ia pun terpaksa melakukan nya.
Jaraknya sudah setengah meter,jantungnya semakin berdebar kencang,hingga perlahan ia angkat tangan nya untuk menyentuh.
__ADS_1
"Gyaaaaaa" lela tiba tiba teriak
"Hahahaha,serius amat!!" Tiba tiba Herman tertawa puas
Ternyata ada suaminya yang tiba tiba mengagetkan istrinya dari belakang
"Apa sih,gak lucu tau gak,untung jantung gue gak copot!"
"Habis kamu ngapain berdiri disini Deket deket pak supir"
Lela pun perlahan menengok kembali ke depan melihat supir namun. tanpa sengaja ia lihat dari luar bus
"Inni...!!" Ucapan nya mulai putus putus,saat ia melihat ke spion bus dari luar,ia melihat pak supir yang ternyata busuk dan mengerikan seperti mayat yang sudah mati.
"lel lela??? "
Herman langsung menangkap lela yang tiba tiba menutup kedua matanya, dan tubuhnya melemas seperti hendak jatuh, Herman langsung menangkap nya dari belakang dan langsung menggendong nya.
semua langsung panik, termasuk ayah dan ibunya lela, mereka sontak langsung bangun menemui Herman yang sedang menggendong nya.
"ini lela kenapa? kok pingsan? "
__ADS_1
"saya kurang tau bu, lebih baik kota turun saja di rumah sakit sekitar sini!! "
"pak supir tolong berhenti di rumah sakit terdekat yah, istri saya tiba tiba pingsan! "
tukang supir terlihat menganguk tanpa menjawab.
1 jam kemudian...
Lel, lela? "
Ia berbaring lemas di atas ranjang, perlahan ia membuka kedua matanya, meski agak buram ia bisa melihat ramai di sekitar nya ada banyak keluarganya berdiri di dekatnya, termasuk suaminya sendiri.
"Aku dimana yang? " Tanya lela sambil memegang kepalanya, karna sedikit pusing
"Kamu di rumah sakit, tadi kamu tiba tiba pingsan di dalam bus! "
"Iya tadi kamu pingsan di dalam bus, kamu kenapa?? " Ibunya tiba tiba ikut bertanya,karna khawatir dan cemas.
"Hah?, aku pingsan? " Lela masih bingung dan tak ingat dengan kejadian sebelumnya.
"Iya tadi kamu pinsan! " Jawab herman.
__ADS_1
"Hah iya aku inget! " Lela mulai ingat dengan kejadian.
(bersambung)