Bus Hantu

Bus Hantu
akhirnya sampai


__ADS_3

anto menarik nafas panjang, "saya tau persis siapa pembunuh itu. yang pasti saya gak akan memaksa bapak untuk percaya dengan apa yang saya katakan dan apa yang saya lihat malam itu. tapi saya mohon hargai ucapan saya! "


"okeh aku akan dengarkan!"


"hantu! "jawab singkat anto dan perlahan ia pun menceritakan semuanya kepada ketua apa yang sebenarnya terjadi.


ternyata tak sesuai realita.ketua masih nampak sedikit tertawa dan memahan nya supaya nampak biasa biasa saja


"okeh, saya sudah dengar semua cerita konyol kamu!"


tanpa anto menjawab dan berkata kata lagi. ketua langsung saja berdiri pergi meninggalkan nya.


"jbert! "ketua menutup pintu kamar anto


"gimana pak udah tau siapa pelakunya? "tanya salah satu polisi karna penasaran

__ADS_1


"belum dan tolong panggilakan suster buat rawat dia. kayanya anto berubah gila deh larna stres kehilangan teman nya! "


"ough siap pak! "


****####****


"mama!!! "lela teriak teriak setelah turun dari mobil melihat ibunya sedang berdiri di depan hotel menantinya. sontak ibunya langsung tersenyum senang melihatnya dan langsung memeluknya erat erat penuh dengan rindu


"ya ampun. kamu nambah kurus aja!?"tanya ibunya karna priatin melihat putrinya nampak kurus. sebenarnya tak kurus amat malah sedikit gendut tapi ibunya melebih lebihkan


tapi lain dari suaminya herman yang nampak lerepotan membawa barang barang istrinya dari dalam mobil. juga sama sekali gak. di pedulikan.


*****#####******


"hosh hosh hosh..!! "lela menarik nafas lega di atas ranjang kamar nya. akhirnya bisa pulang kembali di hotel,dengan selamat tanpa ketahuan polisi akan kasus pembunuhan itu.l,matanya mulai melemas karna mengantuk.hingga akhirnya matanya ia tutup untuk istirahat siang.

__ADS_1


"ngittt!!! "tiba tiba pintu kamar terbuka herman masuk ke dalam kamar sambil membawa pizza


"sayang aku bawain pizza! "namun ternyata lela sudah tertidur lelap di atas ranjang. oadahal ia sudah memabawakan pizza. karna kalo lela masih sadar pasti akan sangat senang kalo di bawakan pizza favoritnya


herman hanya menarik nafas pasrah dan meletakan pizzanya di atas meja dekat tempat tidur. dan kangsung berjalan keluar kamar menuju kolam renang hotel. sudah lama ia tak berenang. tubuhnya juga merasa sangat panas ingin nyegur ke air yang segar.


beruntung molam nya sangat sepi disana. hanya saja tinggal satu sampai 2 orang yang masih berenang di sana. tapi cukup membuatnya lebih tenang karna jujur saja ia tak begitu suka keramaian.


"byurrrr!! 'setelah membuka baju dan celana panjang nya ia langsung meloncat turun ke kolam renang.rasanya segar sekali membuatnya nyaman dan betah.banyak yang melirik melihat nya dari kejauahan termasuk para wanita.mungkin naksir sama dia.


saat hendak berenang ke tengah. entah apa yang terjadi tiba tiba ada seseorang yang memegang kakinya sangat erat hingga membuatnya tertarik ke dalam air


"blup blupppppp...!!! "ia lihat sosok perempuan berambut panjang sedang menariknya ke dalam air ia tak tau siapa tapi wajah nya sangat menakutkan. sontak ia tak bisa berenang karna kaki nya di pegang sangat erat hingga membuatnya kehilangan nafas.


"tolonggg!!!!!! "teriaknya dalam air

__ADS_1


__ADS_2