
Matahari mulai tenggelam,hingga akhirnya malam pun tiba.jalanan yang tadinya rame,berubah menjadi sepi seperti di tengah hutan,padahal ia masih berada di perkotaan,entahlah.lela heran,tak seperti kota yang ia kenal,taun taun sebelumnya,kota ini tak pernah sepi saat malam hari.terlebih malam itu bukan termasuk tengah malam,melain kan masih jam 20.23 WIB
Keringat bercucuran dimana mana,jantungnya juga berdenyut bergoyang sangat kencang,matanya melirik ke atas bawah tak jelas,wajahnya yang cantik berubah menjadi pucat karna make upnya yang lama lama luntur karna air keringat,bibirnya juga pucat.
"sayang km kenapa,mukamu pucat?,kamu pusing?" saat asyiknya memainkan smarphone nya,ia tak sengaja melihat wajahnya istrinya yang pucat.
"aku gak papa kok!" jawab nya singkat,meskipun ia ingin mengatakan yang sebenarnya,bahwa ia sangat khawatir.
"kruyukkkkkkk!!!"(perut lela tiba tiba berbunyi kelaparan)
herman tersenyum dan langsung tertawa mendengarnya.
"ough jadi ini yang membuatmu lepas kaya muka mayat hahaha!"
"iya hehehe!" lela menjawab sedikit bohong nya ikut tersenyum malunya,ia tak sadar,saking takut dan cemas nya dengan hantu di dalam bus ini,ia sampai lupa dengan perutnya,yang sebenarnya butuh asupan.
__ADS_1
Herman langsung berdiri dari tempat duduknya dan langsung menemui supir untuk berhenti di restoran terlebih dahulu,tak cuman lela saja yang kelaparan,keluarganya juga pasti kelaparan.karna sudah dari siang mereka belum makan,hanya saja mereka memakan cemilan cemilan oleh oleh yang mereka bawa dari bali.
pak supir hanya mengangukan kepanya,dan langsung menyetir belok kan bus nya,karna bus nya tepat berada di samping restoran,jadi tak perlu mencari cari restoran lain,karna sudah ada di samping jalan nya.
Restoran itu juga enak dan tempat nya terlihat besar mewah,dan makanan nya juga banyak tersedia.
lela bisa bernafas lega,sedikit terasa tenang,bukan karna ia bisa cepat cepat makan,melain kan karna ia bisa keluar dari bus hantu itu,walau hanya sebentar.
"yuh sayang kita dah sampai!" herman berjalan pelang mendekati lela
*****######******
"kamu kenapa? bukan nya tadi kamu lapar,ini dimakan bukan buat pajangan!" ujar herman menasehati karna melihat lela yang masing bengong dan melamun.
"iya aku ngerti!" jawab singkat nya
__ADS_1
"lel,jangan jangan kamu takut dan sedang khawatir dengan bus yang sekarang kita naiki ya?"
"ukhukk!!!!" (suara lela yang tersedak saat sedang minum)
"ah enggak enggak,aku happy happy aja,gak khawatir sama sekali,apa lagi takut hahaha!" lela langsung berdiri sambil mengambil tisu untuk mengelap bibirnya yang berlumuran air just
"eh kamu mau kemana,ini dimakan dulu!"
"iya aku ngerti,aku mau ke toilet dulu!"
Mungkin ia butuh air untuk menyegarkan wajahnya yang nampak pucat,dan sedikit make up untuk mengembalikan wajahnya yang terlihat pucat.
Namun saat ia bercermin sambil memakai lipstik,ia tiba tiba berfikir menemukan ide,agar ia bisa menggagalkan keberangkatan nya,setidaknya malam ini mereka batal untuk pulang ke bandung.
Lela langsung mencari benda tajam di dalam tas kecilnya,dan berjalan pelan agar tak ada satu pun keluarganya yang melihat termasuk suaminya herman.
__ADS_1
Lela pun langsung berjalan cepat menuju tempat parkir,untuk mencari bus itu.