
''mas asep yang ganteng dan perkasa,tolong temenin lela dong!''
''terus temen aku yang satunya gimana,entar nyariin?"asep pura pura menolak padahal sebenarnya ingin sekali menerima tawaran,tanpa memikirkan temen nya itu
''udah gak papa,lupain aja!''ia mengulurkan tangan kanan nya ke bawah,mengharapkan asep mau memegang tangan halusnya itu.
''okeh!''jawabnya tanpa ragu ragu,ia langsung ememgang tangan nya yang halus,namun terkesan serasa dingin.sontak lela lngsung menarik tangan nya masuk ke dalam kamarnya
''mas asep gak keberatankan tidur disini kan?''
''gak kok,dengan senang hati ,karna sebagai polisi itu harus bisa melindungi rakyat nya,apa lagi kalo ada dalam bahaya!''lela tertawa ringan nya karna sangat gembira,akhirnya ada orang yang mau menemaninya tidur.
setelah masuk,ia merasakan hawa yang membuatnya merinding.tak tau yang telah terjadi,tapi hatinya tiba tib merasa ada hawa yang tak enak
''mas asep kenapa?disini dingin ya?''lela bertanya karna bingung melihat raut wajah nya yang seperti kedinginan
''ah gak papa,di sini hangat kok!''asep berbohong,hanya tak ingin lela menjadi cemberut karna ucapan nya itu
lela langsung menutup jendela rapat rapat,mengunci dan menutup seluruh jendela dengan kain korden,karna tak ingin siapa pun orang tau keberadaan mereka berdua.
__ADS_1
''kok ditutup rapet banget?''asep mulai heran dengan tingkah nya yang agak aneh
''biar gak ada yang ngintip mas asep!''
''emang kita mau ngapain?''
''menurut mas?''lela malah membalik membalikan pertanyaan itu,seolah olah berusaha membuat asep terpancing dan penasaran
''terserah kamu!''jawab nya tnapa ragu ragu
''terserah gimana maksudnya?''sontak lela langsung menggit bibirnya sendiri.seprti hendak menggodanya.
asep tak kuasa menahan nya,tubuhnya serasa bergetar dan bergoyang goyang,karna ucapan lela yang membuat nya geli dan nyilu
''anda yakin?''
asep hanya bergumam,mengiyakan ucapan lela.ia sebenarnya tak rela membiarkan nya tidur begitu cepat.karna ia ingin mengobrol sampai pagi.tapi karna nafsu nya takut tak bisa ia tahan,lebih baik menyuruhnya tidur saja.
lela menarik nafas berat dan kecewa dengan ucap nya itu.ia langsung saja berjalan pelan menuju tempat tidur
__ADS_1
asep sudah merasa mendingan dari kaki nya yang tak tadinya bergetar getar,tak karuan dan saat menengok ke arah lela.ternyata dia buakn malah tidur tapi duduk di atas tempat tidur,sambil melihat nya tersenyum senyum menggoda
''kenapa belum tidur,kan sudah aku suruh kamu agar tidur aja.lihat jam tuh udah lewat tengah malam gini''ia berusaha bersikap dingin.karna ia tak mau di anggap pria yang murahan dan gampangan di goda oleh perempuan.
lela melirik jam yang di tunjukan asep dan ternyata benar,sudah jam setengah satu malam.lela tak peduli harus jam berapa sekarang ia ia benar benar ingin bermain dengan nya,ia langsung kembali melirik menghadap asep yang sedang menghadap belakan jendela.mengintip ngintip di luar jendela, mengintai takut ada orang yang mencurigakan
''tenang aja mas asep gak ada siapa siapa kok di luar!''
asep langsung melirik menghadap lela ''katanya takut?kok ngomong gitu?''
''ah,iya aku lupa hhihi''ia tertawa sambil menutup mulutnya dengan jari kanan nya
''kamu bohongkan kalo kamu itu ketakutan?''
''jangan marah dong,kan aku ingin bersama mas asep malam ini!"
asep kecewa dengan ucapan lela.sontak ia langsung membalikan tubuhnya menghadap jendela,untuk membuka korden dan jendela,untuk cepat cepat pergi.
namun saat ia sudah membuka korden.tiba tiba lela memeluk dari belakang.entah apa yang sebenarnya ia mau darinya
__ADS_1