
"Jessssssss!"
Lela menusuk ban bus dengan kater yang ia bawa,akhirnya ban nya pun bocor,kemungkinan rencananya bakal berhasil malam ini,untuk rencana selanjutnya,mungkin ia akan pikirkan lagi buat besok,setidaknya rencana awalnya berhasil.
Lela kembali berjalan masuk dengan santai nya,mendekati herman di meja restoran.
"Loh,bukan nya toilet nya di bagian sana,kok kamu lewat pintu keluar?" Herman mulai heran
"Ough,gak kok,tadi udah ke toilet,setelah itu aku sengaja gak ngomong kamu,aku tadi barusan ke bus,ngambil barang yang ketinggalan!" Lela menjawab seadanya,karna ia tak tau harus menjawab apa lagi
Herman hanya tersenyum dan melanjutkan makan nya,sama halnya dengan lela,ia pun langsung kembali duduk dan langsung memakan nya,kini makan nya bisa lebih lahap,karna pikiran nya udah lebih tenang dari pada sebelumnya.
****#####****
"Total semuanya berapa bha?" Tanya herman ke kasir restoran
"Semuanya rp 1.500.000 mas!" Jawab kasir restoran
__ADS_1
Herman pun mengambil dompet di sakunya dan menyerahkan uang nya,lela hanya berdiri menatap kasir di samping nya,sedangkan keluarganya sudah berjalan terlebih dulu menuju bus,lela tak sabar menanti herman berjalan menuju bus,ia tak tahan ingin melihat ekpresi wajahnya melihat ban bus nya bocor.
"Ya udah yuk!" Setelah semua sudah herman bayar,ia melirik menghadap ke kanan di samping menghadap lela,dan langsung tersenyum menggenggam erat tangan istrinya yang terasa hangat.
Perlahan herman menyeret tangan nya dan berjalan keluar dari dalam restoran,menuju tempat parkir.
"Kok berhenti? kamu kenapa?" Saat sudah sampai di depan bus tiba tiba lela berhenti
"Kayanya kita batal deh pulang malam ini!" Jawab lela dengan ekpresinya yang pura pura gelisah
"tadi pas aku ke bus setelah dari toilet mau ngambil barang,aku tuh gak sengaja liat ban bus nya bocor!" Ujar lela sambil nunjuk nunjuk ban bus yang ia sebut.
Sontak herman langsung berjalan mendekati ban bus tersebut,dan saat sudah mendekatinya,ternyata ban bus tersebut masih normal,tak bocor sedikit pun
"Gak bocor kok sayang!"
"Hah,masa sih?" Lela melongo mendengar nya,dan saat ia melihatnya ternyata benar,ban nya masih normal,sama sekali tidak bocor.padahal ia sudah menusuknya berkali kali,kenapa sekarang malah normal.
__ADS_1
"SUMPAH SAYANG,tadi aku lihat ban nya itu bocor!"
"Udah lah,kamu mungkin salah liat!"
Ia tak bisa menjawab apa apa lagi,karna nyatanya ban nya masih normal,herman pun langsung menarik tangan nya kembali masuk ke dalam bus.
Lela kembali membisu di bangku busnya,rencanya gagal,bagaimana mungkin,ban yang tasi nya bocor dengan sekejap,bisa kembali normal,gak mungkin ia bisa salah sasaran,sedangkan yang ia tusuk,benar benar yakin kalo itu adalah bus yang ia sewa dari bandung.
"Tok tok tok ! " tiba tiba terdengar suara ketoka dari jendela di samping lela,karna ia mulai merasakan hawa meeinding dan takut lela pun perlahan menengok.
"Gyaaaaaa........!!!!!"
Lela teriak sengat keras,membuat seisi bus panik dan langsung melirik menatap lela di belakang.
"Kamu kenapa?"herman ikut panik dan cemas melihat istrinya di samping nya yang ketakutan sendiri.
"Itu di luar ada hantu!" Jawab lela sambil menutup kedua matanya dan menunjuk nunjukan jarinya ke arah kaca bus
__ADS_1