Bus Hantu

Bus Hantu
menunggu lela di rumah sakit


__ADS_3

"apa yang kamu ingat!? " Herman mulai tegang dan penasaran dengan ucapan lela


"yang aku lihat, sebelum pingsan adalah.. "


"apa yang kamu lihat, jangan bikin kami penasaran" bibinya menegur karna mulai greget dan penasaran.


"Yang aku lihat adalah... " Lela nampak ketakutan, air matanya memerah, seperti ingin menangis menetaskan air matanya,


"Aku lihat, suamiku ganteng banget, sampai aku pingsan"


"Hahahahaha kurang ajar kamu lel" Ibunya tertawa bercampur kesal karna membuatnya panik dan penasaran


"Hahahaha, maaf, aku cuman kecapean aja, gak tau tiba tiba lemas dan pusing!! " lela menjawab dengan tertawa


"Bagaimana kalo kita nginep di rumah sakit ini, lela nampak kelelahan, gak papa kan? " Karna khawatir dan perhatian dengan istrinya, tiba tiba Herman menyuruh lela istirahat sampai besok.


"Hah, iya bener. Tubuhku lemes banget, mungkin aku butuh istirahat sampai pagi! " Lela langsung cepat merespon, karna bisa jadi alasan agar ia tak menaiki bus itu. Walau hanya sementara.


"Yah, apa boleh buat, kamu memang terlihat kurang enak badan, kami akan menginap disini, sampai besok, kamu pasti cuman butuh istirahat! "


"Maaf yah semua, aku malah jadi ngerepotin gini! "

__ADS_1


"Udah gak usah bilang gitu, kita kan keluarga, mana mungkin merepotkan, yang terpenting kamu cepat sehat! " Paman menjawab.


Satu persatu keluarga mereka pun keluar dari dalam kamar rumah sakit itu,untuk mencari tempat tidur yang nyaman.


"Ya udah aku keluar ya, kamu harus tidur yang nyenyak! " Ujar Herman sambil mengelus kepala istrinya.


"Eh kamu mau kemana? " Saat ia melihat Herman hendak berjalan keluar, tiba tiba lela menyegatnya.


"Mau tidur di luar! "


"Eh gak boleh, kamu kan suamiku, kamu harus tidur disini! "


"Pakai kursi dong tidur nya"


"Hosh! " Herman menarik nafas berat, dan akhirnya mengikuti ajakan istrinya untuk tidur di kursi menemannya.


lela bisa berbaring dengan tenang, akhirnya ia bisa menghindari bus itu, ia terpaksa berbohong, sebenarnya ia benar benar melihat supir itu adalah hantu, karna Herman pasti marah dan justru mempersulit keadaaan.


Herman pun duduk di sebelahnya, sambil memainkan handphone nya.


jder...!!!(suara petir menyambar)

__ADS_1


hujan deras tiba tiba turun, lela sudah tidur dengan sangat nyenyak nya, Herman tiba tiba terbangun,


"hah, jam 1 pagi! " ia lihat jam tangan nya, sudah jam 1 pagi.


ia langsung bangun dari tempat duduk nya, keluar menuju toilet. saat ia sudah masuk ke dalam toilet, nampak ada orang yang sedang mencuci tangan nya di kran,orang itu tak terlihat asing, melainkan tukang supirnya sendiri.


tanpa rasa curiga, ia langsung saja masuk ke dalam wc dan kencing.


5 menit kemudian....


tetapi setelah ia keluar, pak supir itu masih saja berdiri mencuci tangan nya, Herman mulai heran, kenapa dia mencuci tangan nya, lama sekali. ka pun perlahan mendekat, untuk ikut mencuci kedua tangan nya.


"pak supir, anda tak apa apa? " sambil mencuci kedua tangan nya, ia mulai berani bertanya karna penasaran.


pak supir itu tak menjawab sama sekali, terlihat tubuhnya kaku dan pucat di wajahnya, persis seperti robot.


Herman tak lagi bertanya, ia langsung mengambil tisu dan mengeringkan tangan nya. namun saat hendak pergi berjalan keluar dari dalam toilet. ia tak sengaja menjatuhkan hpnya persis di belakang kaki pak supir itu, tak pikir panjang ia langsung mengambil HP tersebut, tapi..


"gyaaaaaa!!!!! "


(bersambung)

__ADS_1


__ADS_2