
21 menit kemuadian.....
Lama lela menunggu dengan cemas dan kelakuan nya bakalan di ketahui orang lewat karna curiga dengan bus yang telantar di tangah jalan tanpa ada orang yang mengengendarai,akhirnya herman datang kembali membawa mobil dan datang nya masih sama seperti peratama datang,yaitu sendirian tak membawa siapapun ikut pergi bersamanya.pikirnya mungkin dia pergi ingin membawa polisi untuk masalah itu,tapi nyatanya tidak seperti apa yang ia duga malam itu.
Herman langsung keluar dari dalam mobil sambil membawa cangkul,yang entah apa yang akan herman lakukan dengan cangkul itu.
"Kamu ngapain bawa cangkul ke sini?"tanya lela bingung
"Kamu gak mau kan,nama kamu tercemar gara gara masalah seperti ini,mending kita kubur saja mayat ini di tengah hutan.suapaya tak ada orang yang tau!"
Mungkin ada benar nya kata herman,tak ada pilihan lain kecuali itu,ia tau perbuatan nya itu salah dan menentang akan hukum,tubuhnya bener benar lemas seketika,tak tau apa lagi yang harus ia lakukan kecuali ini yang harus ia lakukan.
Herman langsung menyeret mayat itu,ke tengah butan yang lwbih jauh lagi dari jalan taya,sekerinya tempat itu jarang bisa di temui atau ada orang yang sering melewatinya.
__ADS_1
"Hosh hohs...!!!!" (herman menarik nafas lelah)
Setelah lama berjalan jauh,akhirnya herman berhenti di bawah pohon yang lumaya cukup besar,serta rumput yang lebat dan tubuh subur di bawahnya.
Tanpa pikir panjang,karna ingin mengejar waktu yang sudah jam 2 pagi,herman langsung menggali kuat kuat dan secepat mungkin dengan cangkul uang ia bawa untuk menggali tanah mengubur mayat yang merepotlan itu.
Lela hanya bisa menyaksikan dari dekat,menggit jari nya tangan nya yang terasa sangat dingin sambil melihat lihat di sekelilingnya,takut ada orang yang lewat atau ada yang melihat aksi mereka berdua di tengah hutan sedang mengubur mayat.
Akhirnya tanah yang herman gali berhasil,meskipun yak begitu dalam tapi bisa buat mengubur jasad itu,herman langsung menyeret mayat nya dan menjatuhkan mayat itu ke dalam galian kubur dan perlahan ia kubur dengan tanah itu kembali.
Akhirnya beban lela sedikit lebih tenang dari pada sebelumnya,meskipun masih mengganjel ada rasa takut di hatinya,di otaknya selalu saja ada dipikiran dan pertanyaan apakah arwahnya akan tenang dan apakah kejadian ini akan di ketahui orang lain selain mereka berdua,terlebih di antara keluarga mereka ayah,ibu,paman,bibi dan semua.apa reaksi mereka setelah tau dan apa yang akan terjadi jika mereka sampai tau.
malam itu mereka berjanji,satu sama lain untuk tidak membicarakan masalah ini kedapa siapapun itu,termasuk orang yang tidak kita kenal selama ini.
__ADS_1
Setelah semuanya sudah selesai,mereke berjalan cepat pergi keluar dari tengah hutan untuk kembali ke dalam hotel,karna mereka sudah sangat khawatir akan ada orang yang tau,terlebih herman sudah sangat kelelahan menyeret mayat itu jauh jaih ke tengah hugan dan juga menggali tanah secepat itu,bajunya juga sedikit kotor terkena tanah yang sempat ia gali
"Ough ya,bus nya gimana??"hendak ia membuka pintu mobil,ia teringat dan melirik melihat bus yang tertinggal
"Masalah itu,biar besok nyuruh supir buat bawain!"
"Yakin gak akan curiga?"
"Udah serahin aja masalah ini sama aku!"
"Jbet..."(herman masuk ke dalam mobil dan menutup pintu)
Lela menarik nafas panjang lega dan ikut masuk ke dalam mobil bersama suaminya,mesin di nyalakan dan lampu ikut di nyalakan,mobil pun akhirnya berjalan pergi kembali ke hotel
__ADS_1