
lela menangis deras, tubuh nya kaku. seperti tak percaya. sulit rasanya menerima dirinya sendiri, bahwa dia sudah benar benar mati. di temani fara dan Andy, lela menjerit histeris melihat tubuh nya sendiri, mengambang di atas air.
fara ikut menangis dan hanya bisa menenangkan lela. mengelus elus pundak nya.
"kamu yang sabar ya lel, sebentar lagi, kmu akan tenang di alam sana! "
"gak mungkin fara, ini semua omong kosong! " lela masih blm iklas menerima nya.
Andy terdiam melihat nya, sambil menelfon ambuland. untuk mengangkat jenasah tersebut.
*******#######******
mobil ambulan tiba tiba bergetar, membuat Herman semakin ketakutan, dan bertanya tanya apa yang akan terjadi.
"pak, ini kenapa mobil nya bergetar sendiri? " tanya Herman
"saya juga kutang tau, seperti nya. suaranya dari belakang mobil! " jawab supir
"hah, maksud bapak? " tayang Herman masih tidak paham.
__ADS_1
"JEDERRRRR.... " (suara pintu terbuka paksa)
Herman terlaget mendengarnya, ia sama sekali tak berani keluar, dan masih duduk diam di dalam mobil
"aku harus cek ke belakang! " ujar pak supir
"pak, jangan keliar, tetep disini aja! " saran Herman
"enak aja, ini juga demi kenyamanan kita, seperti nya. itu suara perampok, yang nyoba masuk le dalam mobil! "
namun pak supir tetap berjalan keluar le belakang mobil. sementara Herman semakin ketakutan, karna firasat nya sedang buruk.
"loh kok, jasad nya ilang??? " pak supirylai panik, dan saat ia membalikan tubuh nya ke belakang.
"GYAAAAAAAAA! " jerit pak supir
pocong sudah berdiri tepat di belakang nya, tangan nya keluar mencelik leher pak supir.
"ampu.... n! " ak supir memohon.
__ADS_1
pisau yang ia bawa percuma, karna ia sudah tak berdaya. cekikan itu terasa sangat kencang. sampai mengangkat tubuhnya ke atas.
Herman tak berani menghadap ke belakang mobil, terlebih untuk keluar. setelah mendengar suara jeritan ia memilih untuk membukuk, bersembunyi di dalam mobil.
"gyaaaaaa!!!!! " pak supir kembali berteriak, karna cekikan itu semakin keras. sampai akhirnya leher nya terputus, dan tewas.
pocong itu tak lain, semua keluarga Herman yang tewas. termasuk ayah dan ibu mertua nya. setelah membunuh pak supir,pocong itu pun melompat menuju bus dengan sangat pelan.
Herman melotot, saat ia mengintip di samping kaca sebelah mobil nya. ibu mertua nya sudah menjadi pocong, dan di belakang nya ada paman nya. keringat bercucuran di mana mana, ia sudah tak tau harus berbuat apa. sampai akhir nya. semua pocong itu masuk ke dalam bus tersebut.
mesin bus terdengar menyala, dan akhirnya kembali berjalan meninggal kan nya.
"hos hosh hosh" Herman akhirnya bisa bernafas lega. akhirnya bus itu meninggal kan nya, ia pun langsung menyalakan mesin mobilnya, tanpa mempedulikan pintu belakang mobil nya yang masih terbuka lebar.
"sial! " ujar Herman.
mobil tidak bisa di nyalakan, entah apa yang terjadi dengan mobil nya, sempat ia berfikir untuk segera keluar dari dalam mobil, untuk mengecek keadaan tukang supir yang sempat terdengar berteriak. namun ia tak berani, karna belum yakin pocong itu sudah pergi semua.
"HERMANNNNNNNN!!!!!!! " teriak hantu.
__ADS_1
saat ia melihat di samping nya, ia melihat pocong yang duduk. namun bukan keluarga nya. melainkan lela, istri nya sendiri