
Lela menarik nafas sambil tersenyum tipis menatap wajah
herman,tangan nya ia lambaikan dari kejauhan karna harus berpisah di tempat masing,begitu pun dengan herman
yang tersenyum dari kejauhan perlahan lahan pergi meninggalkan istrinya dari
rumah sakit jiwa berharap istrinya bisa cepat cepat sembuh dan bisa tidur
nyenyak di dalam kamar hotelnya.
Setelah sosok herman hilang dari kedua matanya, ia paksakan
harus membalikan tubuhnya untuk berjalan
masuk ke dalam gerbang rumah sakit jiwa
yang terlihat menyeramkan dengan lampu yang hanya di pasang satu di bagian
tengah memberikan efek agak gelap semar semar terlihat
‘’lela!!””tiba tiba ada suster perawat rsj memanggilnya setelah baru saja masuk
Lela langsung menghentikan langkah kakinya ,menghadap suster
perawat yang sedang berlari kecil
menemuinya
‘’iyah ada apa?’’tanya nya bingung
‘’ini jangan lupa
minum obat nya !!’’
‘’ough minum obat,kirain ada apa hahaha’’tawa lirih nya
tersenyum malu
__ADS_1
Lela langsung mengambil obat nya cepat cepat untuk meminum
nya supaya bisa cepat cepat pergi ke kamar nya untuk istirahat
‘’ya udah langsung istirahat ya!!’’suster tersenyum sambil
mengelus ngelus pundak nya memanjakan nya seperti anak kecil,karna suster tau
saat lela di rawat di rsj lela itu
bertingkah laku seperti anak kecil jadi gak heran kalo suster selalu memanjakan nya seperti anak kecil
‘’iyah’’balas nya sambil tersenyum tipis menatap nya
***######*****
Penyelidikan polisi akhirnya benar benar sudah selesai di sertai rapat kesepakatan para polisi di
kantor polisi,namun hanya membuahkan hasil yang benar benar
seperti tak ada satu pun orang yang bersalah menjadi tersangka pembunuhan,tanpa
di temukan jejak,senjata bekas pembunuhan bhkan tes dna pun tidak bisa di temukan sama sekali ,hingga akhirnya
mereka mengecek satu persatu pasien rumah sakit jiwa hanya saja kamar lela yang
tidak di periksa karna pergi jalan jalan bersama suaminya sore itu,,lagi pun
mereka sama sekali tidak mencurigai lela
sebagai pembunuh itu.Mereka hanya bisa pasrah dan menunggu jawaban dan mendapat
petunjuk.
malam itu anto dan asep di tugaskan untuk berpatroli keliling di seluruh rsj memeriksa dan mengamankan siapa tau ada
pembunuh itu agar bisa menangkap nya
__ADS_1
‘’haduh malam malam dingin gini malah di suruh patroli keliling keliling rumah sakit jiwa,enak nya kan kelon sama mistri’’cetus asep
‘’benar juga yah!!!’’balas anto ikut senonoh
‘’wkwkwkwkw’’hingga akhirnya mereka tertawa renyah bersama sama
‘’eh bukan nya kita ini jomblo yah?alias tak ber
istri’’ceplos anto
‘’wah benar juga kyu.. kyu.. kyu,tapi bagaimana kalo kita ngintip kamar nya lela’’bisik lirih asep supaya tak ke dengeran orang lain di
sekeliling nya
‘’lela?siapa itu?’’tanya anto bingung
‘’itu loh wanita yang kemarin kita sidang di kantor rsj ini!!”bisik asep
‘’Ough iya iya paham,dia pasien gila kan??’’tanya anto
bersemangat
‘’ush...jangan keras keras nanti kedengeran orang disekitar sini!!!’’bisik asep takut rencanya akan di ketahui orang lain
‘’upss... sorry’’cengir anto seperti tak berdosa
‘’iya bener kata kamu,dia cantik miip artis penyanyi lela meliyana yang paling top itu ’’
‘’emang dia bukan
artis itu yah?kan nama dan wajah nya juga mirip semua’’
‘’Mana mungkin dia itu artis,katanya saja di sedang liburan di bali,artis itu masih normal gak mungkin dia itu gila”
‘’okeh gua mau’’jawab nya tak ragu lagi dengan ekpresi
wajahnya yang terlihat tergiurkan.
__ADS_1