
''hosh hosh hosh...!!!''
herman berhenti sejenak saat lari pagi.berolahraga.keringatnya sudah bercucuran di mana mana,sehingga ia mengambil air botol yang ia bawa sari hotel.
''glekkk''herman meminum air sangat lahap
setelah meminum habis satu botol.ia berfikir mungkin ia harus pulang ke hotel karna waktunya juga sudah mulai siang.terlebih tubuhnya sudah merasa sangat kelelah.
saat hendak masuk ke dalam kamar hotel.terlihat ibu mertuanya sedang berdiri sendiri di depan pintu,entah apa yang di tunggu.herman langsung saja berjalan mendekatinya
''ibu?''panggi herman
''ah,herman!''ibu mertuanya menjawab setelah sadar herman sudah ada di dekatnya
''ada apa bu?''tanpa basa basi ia langsung bertanya
''santi kamu jemput lela kan di rsj?''
''iya''
''tolong sekalian belikan obat yah.untuk ayah,soalnya obat yang kemarin beli udah abis!''
''ough cuman itu kirain ada apa.hahaha!''herman tertawa kecil dan lega kalo tak ada masalah yang membuatnya panik
''hahaha gak ada apa apa,tolong ya?''
''siap!''
***####****
__ADS_1
lela han ya duduk pasrah di kantor rsj,di kelilingi banyak sekali polisi di sekeliling nya,entah apa yang harus ia lakuakn agar bisa selamat dari mereka.keringatnya perlahan keluar.jantung nya jyga sudah berdenyut kencang.ia duduk manius di kursi meja.berhadapan dengan ketua polisi yang sudah duduk di depan nya sedang meliriknya sambil memainkan kumisnya yang panjang dan lebat.
''apa yang kamu lakuakan semalam?''tiba tiba ketua polisi bertanya.hingga membuatnya gugup harus menjawab apa
''s..semalam aku tidur!''lela menjawab agak panik dan tak yakin dengan keputusan nya itu
''apa kah kamu tidak keluar dari dalam kamar?''
''sama sekali tidak.saya hanya shok dan kaget bangun bangun dari tidur sudah...''
''sudah apa?''
jantung nya serasa memuncak ingin meledak.hampir saja ia membongkar kejadian yang sesungguhnya terjadi
''hamil!''mungkin ini jurus yang paling ampuh.yaitu berbohong dengan apa yang sebenarnya terjadi.ia sadar ia dalam keadaan dikira gila.kalau pun berkata bohong .polisi pasti tak akan curiga.selagi mereka sadar kalo ia benar benar gila
''asuh pak,kayanya kita gak perlu lanjutin sidang nya.percuma sia orang gila pak!''tiba tiba salah satu polisi berjalan mendekati ketua menasehati
''baik pak!''semua menjawab.dan satu persatu berjalan keluar dari ruangan kantor rsj
kini hanya tersisa lela dan ketua polisi.entah apa ya ng akan di lakuakn ketua kepadanya.tapi berhasil membuat lela curiga dan sedikit khawatir
''kamu gak papa kan?''tiba tiba ketua polisi mengelus ngelus pundaknya sangat lembut dan shok perhatian menggelikan.seperti pelacur,kali ini ia sangat beda dari biasanya,yang biasa bersifat tegas dan bijaksana
''lepas pak.aku gak papa!''dengan tegasnya ia langsung menarik tangan nya dan membentaknya
''kenapa?kamu jijik sama saya.saya ini polisi tenang saja!''
''saya gak jijik,saya hanya merasa di perlakukan hal yang tidak pantas.layaknya wanita!''
__ADS_1
''okeh saya gak akan sentuh kamu lagi.dan sekarang aku minta kamu tenang dan jangan panik,bisa?''
''dari tadi saya tenang.sikap bapak yang membuat saya tak tenang!''
ketua menggenggam tangan nya erat erat karna emosi hingga akhirnya memilih berjalan keluar pergi meninggalkan nya sendirian di dalam kantor rsj itu.
__ADS_1