
tanpa pikir panjang lagi,dari pada istri makin rewel di depan umum, lebih baik nurutin apa kata istrinya
ia langsung berdiri tanpa busana, menuruti apa kata istrinya,sebagai hukuman yang setimpal
istri di adab yang durhaka,membiarkan suaminya sengsara di depan,ia menikmatinya sambil memakan berbagai cemilan yang sudah ia beli.banyak orang yang tertawa melihatnya terlebih sampai datang satpam penjaga taman untuk mengusirnya karna di kira orang gila.
***####**
"aduh sial baru ingat baterai nya habis" herman menabok jidatnya sambil mencari cari cara lain agar bisa pulang memesan taxi online,karna taxi yang sudah ia pesan sudah pergi mengantarkan barang belanjaan isrinya ke hotel
"udah gak usah dipikirin pake hp ku aja "
lela dengan senangnya menyerahkan smartphonenya disebelah tubuh herman yang terlihat bergerak gerak seperti kebingungan sendiri,bingung mencari cara lain agar bisa pulang
"sip" herman tersenyum salutnya menatap istrinya yang terlihat tersenyum manisnya menatap wajahnya bangga,herman langsung memegang smartphonya untuk cepat cepat memesan taxi online karena berhubung sudah larut malam
__ADS_1
" tapi boong wkwkwk..........."
seketika lela ketawa puasnya melihat wajah herman yang berhasil ia tipu dengan smartphonenya yang sudah mati,herman hanya tersenyum dinginnya menahan emosinya,ia sebenarnya tak kuasa menahan nya karna benar benar sudah merasa muak atas kejadian itu di dalam taman
"udah kita naiik bus malam aja" seketika itu herman langsung mengatakan itu seolah olah baru mendapat ide untuk kembali pulang
"naik bus?" tanya lela kurang percaya dengan keputusan herman yang terlihat menakuti nakuti supaya berhenti tertawa tebahak bahak sendiri dipinggir jalan
"iyah? emang kenapa takut yah ?" ujarnya menyeramkan bagai hantu yang menakut nakuti dirinya
tubuhnya seketika kaku mendengar kata itu , perlahan keringatb dingin keluar dari jidatnya ,tubuhnya pun mula s edikit gemetar menahan arasa takut dengan bus yang akan mereka tumpangi malam itu, berunjung menjadi sepi entah apa yang terjadi tiba tiba saja sepi seperti ditengah hutan yang kosong tanpa ada seorang pun yang berdiri disana.
angin hembusan malam mulai meniup niup helai rambut lela yang kian membuatnya perlahan merasakan hal aneh dan mulai merinding,rok mininya pun mulai berterbangan kekanan dan kekiri,memberi efek hawa yang sangat dingin.
Beberapa menit tiba tiba cahaya terang silau terlihat dari kejauhan ke arah mereka
__ADS_1
berdiri,menandakan bahwa bus malam sudah datang mendekati mereka,herman seketika langsung melambaikan tangan kirinya menghadap bus yang sudah di depan mata mereka, supaya berhenti,herman langsung menggenggam erat tangan istrinya supaya cepat masuk ke dalam bus,namun lela terlihat kaku dan bergetar ketakutan saat hendak masuk ke dalam bus tersebut.
Matanya melotot ketakuta seperti kerasukan dengan tubuhnya yang sudah bertetesan air keringat dimana mana
‘’Ayo naik cepet!!!’’ Herman menarik narik tangan lela supaya cepat cepat masuk,melihat supir bus yang terlihat mulai resah karna menunggu
‘’Aku takut!!”’ujar lela tak bisa berbohong lagi
‘’Kamu gak boleh takut kan ada aku di sini sama kamu !!!’’herman menatap wajah istrinya supaya tenang dan tidak takut,namun lela masih merasa ragu dan trauma
‘’Tiddd!!!!’’tiba tiba klakson bus berbunyi keras membuat lela kaget saat menatap mata suaminya
‘’Mau naik gak??’’teriak supir dari dalam bus
Lela langsung tersenyum tipis menatap wajah herman dan langsung berjalan masuk ke dalam bus.
__ADS_1