
Mobil perlahan menderat mendarat di pinggir jalan,persis di depan hotel.lela langsung turun dari dalam mobil,perlahan berjalan untuk masuk ke dalam hotel.herman mengikuti dari belakang,sedikit mengejar karna sesikit ketinggalan darinya.
"Ayo buka!"saat lela sudah di depan pintu,dan ternyata di kunci dan ia tak memegang kunci nya,ia langsung menyuruh
"To..to..tok!"
"Loh kok malah di ketuk??"lela bingung,bukan malah di buka,tapi malah di ketuk.
"Cklk"pintu tiba tiba terbuka sendiri dan saat melihat,ada pria yang tak di kenal tiba tiba keluar dari dalam kamar nya
"Astaga ini siapa sayang???,kamu bawa laki laki masuk kamar??"lela super curiga
"Ini pemilik mobil taxi tadi,gua nyuruh dia istirahat disini"herman langsung menjelaskan yang sesungguhnya
__ADS_1
"Ough ya mana kunci mobil saya?"tak perlu lama lama dan basa basi pak supir langsung menanyakan kunci mobil nya.
Ia langsung mengambil kunci mobilnya di dalam celana sakunya dan menyerahkan nya "makasih ya!"
Pak supir langsung berjalan melewati mereka dan perlahan pergi keluar dari dalam hotel,untuk mengendarai mototr nya kembali pulang.
Lela bisa bernafas lega,dan langsung berjalan,berbaring di atas ranjang menatap atas ruangan kamar hotelnya,herman berjalan menuju kamar mandi yang sudah di sediakan di setiap kamar untuk mandi pagi jam 2,sebenarnya dia malas mandi seperti itu,karna melihat badan nya yang sangat kotor terkena tanah,ia lebih memilih mandi dan mengganti bajunya.
****#####*****
"Gua mau nanya sama kamu,kenapa kamu malam malam,naik bus itu sendirian sampai nabrak orang?"herman bertanya dengan nada rendahnya supaya tak ada orang yang dengar,
mereka sengaja pergi ke pantai hanya berdua saja,tanpa di ikuti keluarga nya satu pun,mungkin ini lah cara mereka,supaya masalah yang lela alami tak terbocorkan sedikitpun dan tak ada yang tau apalagi mendengar pembicaraan mereka berdua.
__ADS_1
Matanya mulai mengembun,seperti akan ada tetesan air mata yang akan mengalir di matanya "kamu tau kan,kejadian pembunuhan yang berurutan di rsj itu?,dan aku pernah cerita ke kamu,kalo aku lah yang telah membunuh mereka,di saat aku tak menyadari semua itu?"
"Yah aku tau itu!"jawabnya singkat,karna ingin cepat cepat mendengar lanjutan ceritanya
"Saat aku tertidur semalam,hantu bus itu lah yang merasukiku di saat aku tak sadar dan dengan berengsek nya ia mengendalikan tubuhku untuk mengendarai nya,sampai aku membunuh orang itu!" Satu tetes air mata mengenai pipinya.
"Lel?kamu ingat apa yang kamu lakukan sebelum tidur?"tanya herman
"Apa?"tanya baliknya sambil mengusap pipinya yang terkena air matanya
"Kamu mabuk berat!"
"Hah?"lela masih bingung maksudnya
__ADS_1
"Saya sudah bilang sama kamu berjuta kali mengenai masalah bus itu,tapi kenapa kamu selalu tertipu dengan ke bodohan mu sendiri,kita sudah ke dokterkan,dan kata dokter itu hanya imajinasi mu saja yang berlebihan,dan kamu sebelum tidur,kamu itu mabuk dan wajar saja kalo kamu tanpa sadar mengendarainya sampai gak sengaja nabrak orang!"
Lela hanya diam melotot melihat suaminya sendiri,seperti harimau yang hendak memangsa,mungkin diam adalah senjatanya siang itu,dan tak ada untungnya membela diri apa lagi membuatnya percaya dengan kata katanya itu,kalo dia nya sendiri yang mengalaminya.yaitu mengalami apa yang ia alami.