Bus Hantu

Bus Hantu
takut


__ADS_3

Lela berlari kencang nenuju kamarnya dan mengunci rapat rapat pintu kamarnya memastikan hantu itu benar benar tidak mengikutinya dan tak dapat masuk ke dalam kamar nya, Lela berbarik arah untuk tidur namun saat lela menengok ke hadapan tempat tidur nya.


"gyaaaaaa......!!"


Lela teriak kagetnya tiba tiba menabrak Herman sedang berdiri di belakangnya.


"Sayang kamu kenapa sih kaget bngt liat suaminya sendiri,emang suami kamu nyeremin, ganteng tau!"


"Pergi kamu! Herman kamu bukan suami saya"


"Kamu gila yah ini herman, suami tercinta kamu,kamu lupa ya dengan suami kamu sendiri"


"Masa sih!!"


Pikiran nya bingung dan cemas melihat herman,pikiranya ia benar benar takut dengan apa yang ia lihat, seakan akan Herman bukan suaminya tetapi hantu yang menyamar seperti suaminya.


"Coba lela mau nanya siapa nama panjang kamu sendiri??"


"Herman nudin !!"


"Ough iya "


Lela perlahan memegang pipi herman dan mencoba meremas dan memastikan bahwa itu benar benar suaminya yaitu herman.


"ih sakit kok di cubit sih "


"hahhaha ya iya kamu benar benar herman yang asli dan tampan"


"Emang kamu pikir aku tadinya siapa ??"


"oh bukan siapa siapa ??"


"udah lah sayang jangan di tutup tutupin aku tau kamu pasti ber anggapan aku ini sss..setan kan!!"


"hahahahh ss..setan gak kalii aku pikir kamu itu mantan aku yang dulu yang wajah nya serem dan jelek kaya hantu!!"centus lela


"Hahahaha ternyata begitu,la aku gimana ganteng gak??"


"Ya ganteng dong makanya aku milih kamu,udah lah yuk tidur mataku udah berat nih pengin bobo sampai pagi"

__ADS_1


"em,oke"


Herman langsung mencium pipi istrinya dan berpisisi mapan untuk istirahat


Berbohong adalah cara yang paling tepat terlebih dahulu dipikiranya ,karna percuma saja kalo lela bercerita dengan hal yang ya sedang ia rasakan, semakin konyol lah yang akan terjadi dipikiran herman melainkan lela dianggap gila dan tidak waras nantinya,terlebih herman adalah sesosok pria yang cenderung tidak mempercayai hal hal yang berbau mistis apalagi mengenai bus hantu yang belakangan ini firal di sosial media,meskipun tak mempercayainya herman sosok yang tidak pernah mencela   hal yang sedang terjadi, namun terkadang ia juga menghindar apa yang mereka larang,atau sosok pria yang suka mematuhi aturan. Contoh nya saja saat lela menyewa bus hantu waktu pertama kalinya herman sempat melarang lela untuk meyewa bus


tersebut tetapi herman melarang nya karna mematuhi masyarakat sekitar dan berusaha untuk menghormati keyakinan masyarakat mengenai bus hantu meski sewajarnya ia tak percaya mengenai bus hantu tersebut.


"Katanya mau bobo kok masih melek aja sih"tanya herman tak sengaja melihat lela masih membuka matanya memandang atap


"iya bentar!!!"


***####***


Pagi hari.....


Suasana pagi yang berembun membasahi dedaunan rerumputan pepohonan yang menyejukan hawa dingin di pagi hari,lela terbangun malas nya menatap jam alarm yang berbunyi tak kunjung berhenti dan mengganggu tidurnya.


"grekk"alamr di matikan.


Lela menatap lemah jam alarm dan terlihat jam 5.25 wib, kebiasaanya waktu pagi lela adalah berolahraga lah apa lagi selain itu kalo sedang berliburan di bali,karna keindahan nya yang tak bisa di remehkan di sertai kesejukan nya,dengan suasana yang lebih sejuk trentam meskipun ramai pengunjung namu semua itu tak menjadi malasalah baginya tetep enjoy,dan yang tak pernah lela rasakan kecuali di bali adalah menikmati keindahan di pantai bali waktu di pagi hari, karna lela selalu teringat dengan sosok herman suaminya yang pernah menciumnya di pantai tersebut,mengenai ciuman pertama yang terindah dan tak pernah di lupakan bagi dirinya.


"sayang bangun dah pagi,keburu siang ayo olahraga biar kita sehat dan mesra setiap hariii "


"kemana?" tanya jerman dengan kondisi lemasnya menahan ngantuk di atas bantal.


"ya ke pantai itu lagi lah ,masa ke kuburan mama lo ?"jawab pedas lela menatap herman.


Matanya yang kian mengantuk langsung melotot kaget dan langsung melirik bangun menatap mata lela sangat tajam.


"sembarangan kalo ngomong mak gue masih hidup !!"


"ekhemm ya ya gue ngerti, kan becanda hihihi" tawa ringan lela.


"yank bagaimana kita olahraganya naik sepeda aja kan bosan pakai kaki terus,juga gampang capek nya"


"encer juga pikiran bebeb gue ini yah habis makan apa si sayang ku ini"


Lela langsung  mencium pipi herman

__ADS_1


"ya apa lagi kalo bukan semur jengkol heheh"


**☜☆☞☜☆**


Sepeda gunung berwarna merah pilihan lela karna memang warna merah lah warna kasayangan dan kesukaan lela dan sepeda warna kuning menjadi pilihan herman meskipun sebenernya ia juga lebih suka warna merah tapi udah kerebut orang tersayang jadi harus mengalah.


"kenapa lo natap gue kaya gak seneng bngtt gitu,lo marah??"


"kata siapa gak lah masa mau seneng seneng keliatan gak seneng"


"khmmm " gumam lela menyepelekan ucapan herman.


"ya udah tunggu ap Lagi,lest gooooooo" ujar herman semangat.


"hhhh ok" jempol lela.


Saat herman benar benar hendak mengayun sepeda tiba tiba lela menghentikan herman untuk tidak jalan terlebih dahulu.


"eitss.... Jangan dulu gue tadi lupa mau bilang sama lo!!"


"apa lagi si sayang??"


"gini gue mau kita tarung atau lomba lomba balapan siapa yang menang nanti yang kalah bakalan nurut sama yang menang gimana?"


"apaan sih main game game segala kita udah segede ini masih kaya bocah tk aja"


"astaga sayang ya gak papa sekali kali aja kaya gini plisee, kan bentar lagi pulang dari bali,plisee ya sayang" mohon lela dan memegang pergelangan tangan dengan espresi kasihan mengharap mengabulkan permintaan nya.


"lama lama kamu makin gila ya disini udah katanya liat setan di bus katanya di ngganggu sama setan sekarang main game konyol kaya beginian!"


"ough jadi kamu gak mau bertarung karna takut ya,pasti karna kamu mikir kamu gak bakalan bisa menang dari aku yah,makanya kamu gak mau bertarung sama aku ,iya kan ngaku ajah deh gak usah basa basi kalo ngomong" ujar lela menyombongkan diri merendahkan herman.


"najisss gue gak mau karna kaya gitu doang,emang herman gak jago dalam sepeda?emang gue selalu kalah kalo lari tapi soal masalah sepeda gue gak pernah kalah seumur hidup, gak sombong"


"oh gitu,ya ayok kita tanding"


"Khmm terpaksa gue,y deh"


Lela tersenyum mendengar kata yang ia ingin kan dan langsung bersiap dan berposisi untuk mulai lomba balapan sepeda menuju pantai di bali yang sudah di nanti nanti lela.

__ADS_1


"1..2..3 jalan....!!!"


__ADS_2