
malam yang membuat siapapun terhibur melihatnya.tapi masih dengan lela yang masih cemberut melamun sendiri di bandingkan wisatawan yang hadir pada malam itu,menonton tarian adat bali.tak sengaja ia melihat istrinya masih cemberut setelah berkali kali asyik dan tersenyum sendiri
''kamu kenapa sih,kok masih bengong?besok kan kita pulang ke bandung!'' tiba tiba herman langsung merangkul pundak lela yang terasa dingin di tangan nya
''bukan itu masalahnya!''jawabnya masih dengan ekspresi cemberutnya
''terus apa dong?''tanya herman bengong
lela langsung melepas tangan herman yang menempel di pundaknya seperti risih ''percuma aku ngomong sama kamu,kamu gak akan percaya!''
herman hanya diam dan tak lagi ngomong apa apa lagi.mungkin dia tau maksudnya
02:2 wib
hanya jam dinding berdetak detak yang terdengar,tak ada suara orang berbicara,apalagi berjalan malam itu.lela masih sadarnya melirik atas dinding kamar hotelnya,karna tak bisa tidur.matanya memerah dan sudah beberapa kali menguapkan mulutnya.tapi sama sekali tak bisa tertidur,tubuhnya gelisah dan emosi,dengan dirinya sendiri yang entah kenapa.
matanya kembali ia tutup rapat rapat.supaya bisa tertidur nyenyak,iri rasanya melihat suaminya sudah tidur sangat nyenyak di sebelahnya itu.sampai akhirnya berhasil tidur walau tak senyenyak suaminya.
****####****
''hosh hosh hosh....!''
keringat basah menetes di sekujur tubuhnya,nafasnya tak berarturan seperti di kejar setan,lela kembali terbangun karna mimpi buruknya.lela langsung melirik jam dinding.
__ADS_1
03:22 wib
firasatnya benar benar tidak baik malam itu,ia melihat bajunya yang untung masih bersih.cuman sedikit basah karna air keringat.ia taku kejadian di rsj akan berulang lagi disini.karna ia takut akan mencelakai keluarganya sendiri
''herman bangun!''sontak lela langsung membangunkan suaminya
''apa?''jawabnya masih lemah
''kita harus ke kamar ayah sama ibu,firasatku lagi gak baik nih!''
''gak baik gimana ah,gak usah mikirin yang aneh aneh kamu!''
''ya udah terserah kalo kamu gak mau ikut!''
lela langsung bangun dari tempat tidurnya,karna tak ingin lama lama hanya menunggu suami nya
''eh tunggu aku ikut!'' hendak saja lela membuka pintu untuk keluar,tiba tiba herman sudah bangun dari tempat idurnya,beruntung suaminya masih peduli dengan istrinya.lela langsung memegang dan menarik tangan kanan herman,untuk cepat cepat pergi menemui kamar keluarganya.
''benar kan yang ku bilang tadi?semua baik baik saja!''ujar herman sambil berjalan menuju kamarnya kembali
''udah lah kamu diam kepalaku pusing nih!''
''DUARR!''suara ledakan dari luar hotel tiba tiba terdengar membuat mereka berdua kaget di tempat
''apa itu?''tanya lela bingung dan mulai sedikit panik
herman hnaya menggelengkan kepalanya menandakan kalo dia tak tau,mereka memutuskan untuk lari dan menemui suara ledakan itu dan saat sudah sampai di lokasi.ternyata ada kecelakaan yang menewaskan seseorang.meeka belum begitu tau siapa yang tertabrak.namun saat sudah mendekat untuk melihat siapa yang tertabrak
__ADS_1
''tes" air mata lela menetes
ternyata pak supir pengemudi bus yang sudah mengantarnya dari bandung sampai ke pulau bali,bisa tertabrak malam itu,ia tak percaya dengan tatapan nya malam itu,kalo supir itu akan mati tetabrak.firasatnya semakin memburuk di hatinya.apakah ini pertanda atau hanya kebetulan.
__ADS_1