Butuh Waktu

Butuh Waktu
Mencintai Diwaktu yang Salah


__ADS_3

**Pagi berikutnya, Laura memasuki halaman sekolah dgn ceria. Ketika akan memasuki kelas, tatapannya terpaku pd pengumuman di mading sekolah. Tangannya menyentuh kaca.


''Dia cowok yg aku temui kemarin'', katanya dalam hati.


Dari keterangan di foto tersebut, tertulis bahwa cowok yg ia temui kemarin bernama NIKO FARELI, kelas 1 SMA, sama dgn Laura, tp berbeda kelas. Dalam foto tersebut Niko terlihat sedang memegang piala.


Pandangan mata Laura beralih pd keterangan selanjutnya. Tampakanya Niko memenangkan perlombaan fisika antar daerah seminggu yg lalu.


''Permisi! Permisi!'' kata suara dibelakang Laura. Laura bergeser dari tempatnya berdiri.


''Itu Niko, ya?'' kata cewek yg menyuruh Laura bergeser tadi.


''Iya!'' balas temannya.


''Eh, kayaknya dia memenangkan lomba fisika seminggu lalu deh. Wah, hebat sekali dia. Sejak SMP selalu juara umum. Papa dan mamanya kan dokter terkenal. Erika beruntung sekali punya pacar seperti Niko.''


''Mereka memang pasangan serasi. Erika cantik & Niko tampan.''


''Aku dengar mereka sudah kenal sejak TK. Duh, seandainya saja aku bisa secantik Erika.'' keduanya berkata-2 lagi tanpa menghiraukan Laura yg tengah menunduk. Laura terdiam sedih. Ia tidak menyangka bahwa pada hari yg sama ia tahu nama cowok yg ia sukai, ia juga harus menerima kenyataan bahwa cowok itu tidak bisa diraihnya.


Pintar, tampan, kaya, populer. Niko memiliki segalanya. Sedangkan dirinya, tidak memiliki semua itu. Ia hanya gadis biasa. Laura tahu ia tidak seharusnya sesedih ini, toh ia belum mengenal Niko. Tapi mengapa hatinya terasa sakit? sepertinya ia telah menyukai orang yg salah di waktu yg salah.

__ADS_1


***


Saat ulangan fisika dibagikan, Laura hanya bisa meringis memandangi nilai 5 berwarna merah yg menambah daftar kesedihannya hari ini. Saat bel tanda istirahat berbunyi, Laura tidak beranjak dari bangkunya. Matanya memandangi sepasang cowok & cewek di lapangan sekolah yg sedang tertawa, Niko & Erika.


Ia melihat ulangan fisikanya sekali lagi. Dipandanginya rumu-rumus yg bertebaran disana. Pandangannya jatuh pd sebuah rumus tentang gaya tarik menarik antara dua benda. Tanpa sadar ia mengambil penanya & mulai menulis.


MASA SATU (M1): AKU: 42 KG MASA DUA (M2):NIKO :+/- 50 KG G(TETAPAN GRAVITASI): 6,672 X 10 PANGKAT -11 N.M PANGKAT 2/KG PANGKAT 2 R(JARAK ANTARA M1 & M2):............TAK TERHINGGA. KESIMPULAN: F(gaya tarik menarik antara m1 & m2)\=G dikali m1 & m2 dibagi kuadrat jarak adalah.....tak terhingga. ''Karena berapapun dibagi, dikali, ditambah, dikurangi bilangan tak terhingga, hasilnya adalah tak terhingga juga.''


Laura tertawa sedih.Ironisnya,kini ia mengerti apa yg dimaksud oleh NEWTON dgn rumus itu.Gaya berbanding terbalik dgn jarak.Seamakin besar jarak antara dua benda maka semakin kecil gaya tarik menarik diantara keduanya.


***


''Kau kelihatan sedih hari ini,'' sapa mama ketika melihat raut wajah Laura yg berbeda dgn kemarin.


Mama duduk di samping Laura dan memeluknya. ''Oh, Laura,'' katanya sedih. Mama tahu siapa yg dimaksud Laura. Cowok yg disukainya kemarin. ''Mama tahu kau pasti sedih.''


''Dia sangat sempurna, Ma.'' Laura berusaha menahan tangisnya. ''Pintar, tampan, & memiliki segalanya. Sedangkan aku.....''


''Jangan bicara seperti itu, Laura,'' kata mama sambil menatap mata putrinya dgn tegas. ''Kau sangat istimewa. Jangan pernah lupakan itu.''


Laura menatap mamanya dgn sedih. ''Hanya saja utk pertama kalinya aku menyukai seseorang, ternyata orang itu udah punya orang lain.''

__ADS_1


''Jadi kau akan menyerah?'' tanya mama.


''Aku tdk akan merebut seseorang yg sudah punya pacar,'' kata Laura tegas.


''Kau tau kan, kau selalu punya mama apapun yg terjadi,'' mama berusaha menenangkan Laura.


''Aku tahu,ma'' kata Laura lirih, ''tapi sekarang aku tdk tahu harus bagaimana. Mama pasti ingin aku menjauhinya, bukan?''


Mama tersenyum lembut, lalu menggeleng. ''Mama tdk ingin kau mengalami kesedihan lagi. Tp itu semua terserah padamu.''


''Aku hanya ingin mengenalnya,'' kata Laura kemudian.


''Kalau begitu, jadilah temannya. Kalau sampai saat itu dia tdk menyukaimu, lepaskanlah dia. Dengan begitu kau akan memiliki sebuah cinta,'' saran mama.


''Tentu saja kau akan patah hati. Kalau kau berani jatuh cinta, kau jg harus siap menanggung resikonya. Mama hanya tdk ingin kau menyesal. Lakukanlah yg kau inginkan, mama akan mendukungmu. Mama hanya berharap kau mengalami masa SMA yg penuh kenangan.'' mama membelai rambut Laura perlahan.


 ''Mama memang yg terbaik,'' kata Laura. Mama hanya tersenyum lembut.


''Sekarang, tersenyumlah.'' melihat senyum mama, Laura jg tersenyum. ''terima kasih ma,untuk semuanya.''


𝓒𝓮𝓻𝓲𝓽𝓪 𝓲𝓷𝓲 𝓱𝓪𝓷𝔂𝓪 𝓻𝓮𝓴𝓪𝔂𝓪𝓼𝓪 𝓶𝓸𝓱𝓸𝓷 𝓶𝓪𝓪𝓯 𝓳𝓲𝓴𝓪 𝓪𝓭𝓪 𝓴𝓮𝓼𝓪𝓵𝓪𝓱𝓪𝓷 𝓣𝓮𝓻𝓲𝓶𝓪 𝓴𝓪𝓼𝓲𝓱 𝓽𝓮𝓵𝓪𝓱 𝓶𝓮𝓶𝓫𝓪𝓬𝓪

__ADS_1


𝙼𝙾𝙷𝙾𝙽 𝚄𝙽𝚃𝚄𝙺 𝚅𝙾𝚃𝙴 𝙻𝙸𝙺𝙴 𝙰𝙽𝙳 𝙵𝙰𝚅𝙾𝚁𝙸𝚃 𝚈𝙰


𝙹𝙸𝙺𝙰 𝙺𝙰𝙼𝚄 𝚂𝚄𝙺𝙰🥰🥳**


__ADS_2