CANTIK DENGAN SATU KALI KLIK

CANTIK DENGAN SATU KALI KLIK
18. Bimbang


__ADS_3

"Siapa yang paling cantik di kampus kita??"


Sekelompok pemuda tampak berkumpul di dalam kelas.


"Agni dong,"


"Aini, dia itu gak ada obat cantik banget!" sahut yang lainnya


"Kalau menurut ku sih Agni, dan sepertinya tahun ini juga posisi None Kampus akan kembali di isi olehnya. Meskipun Aini memang sangat imut dan manis, tapi tetap saja Agni itu memiliki pengaruh yang kuat, secara dia itu kan anak rektor jadi mustahil kalau dia kalah,"


Tiba-tiba mereka begitu terkejut saat melihat kemunculan Aini yang tampil begitu cantik pagi itu.


Ia memakai pita berwarna pink yang di selipkan di sisi kanan kiri rambutnya yang dibiarkan bergerai.


"Wah cantik sekali!"


"Beneran gak ada obat cantiknya!"


Kali ini ia sengaja menggunakan skill Appearance Boster untuk meningkatkan level kecantikannya.


Aini yang sengaja menggunakan skill barunya itu tentu saja untuk mengalahkan Alexa.


Selain cute Aini sengaja menambahkan status pure yang membuat kecantikannya terlihat natural.


Itulah sebabnya ia memilih menggunakan aksesoris jepit pita yang menambah manis penampilannya pagi itu.


Tak lama Agni datang dan menghampirinya.


"Wah ada apa ini pagi-pagi kok udah pada ngumpul di sini?" tanya Agni saat melihat beberapa orang pria ternganga di depan Aini.


"Wah Agni juga tak kalah cantik pagi ini, ia terlihat begitu glamor dengan dandanan cantik dan aksesoris yang mewah," celetuk salah seorang pemuda


"Sepertinya Aini dan Agni akan jadi kandidat terberat yang akan bersaing di babak final nanti,"


Agni sekilas tersenyum sinis saat para pria lebih memuji Aini dan memprediksi dia akan mengalahkannya.


Tidak akan ku biarkan siapapun mengambil singgasana ku,


Dari balik Pintu Alexa tampak mengepalkan tangannya saat melihat penampilan Aini yang semakin hari semakin cantik.


Meskipun pagi ini ia sudah berdandan habis-habisan untuk acara pembukaan, namun tetap saja Aini terlihat lebih mempesona darinya.

__ADS_1


Sepertinya aku harus cari cara supaya si Dugong tidak bisa tampil di acara pembukaan.


Alexa kemudian segera pergi dan mencari teman-temannya.


Sementara itu Agni sengaja mengajak Aini untuk berlatih catwalk untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti parade catwalk di acara pembukaan nanti.


Dengan sabar Agni tampak melatih Aini berjalan menggunakan sepatu high heels nya.


Karena tak terbiasa menghujamkannya Aini tampak berkali-kali terjatuh dan membuatnya berhenti berlatih.


"Sepertinya aku tak bisa memakai high heels deh kak, aku takut jatuh," keluh Aini


"Tentu saja di awal memang begitu Ai, untuk itu kamu harus banyak latihan," jawab Agni


"Sekarang tinggal satu jam lagi, kalau kamu gak mau latihan kamu bisa tersisih di babak pertama loh," imbuh Agni


Mendengar kata tersisih membuat Agni teringat Quest yang baru di terimanya.


Benar, aku tidak boleh tersisih di babak pertama, karena jika itu terjadi maka kecantikan ku akan turun menjadi level 40 dan itu berarti aku akan kembali menjadi Aini yang gemuk. Tidak boleh, aku harus semangat, ayo Aini latihan lagi, semangat!!


Aini kemudian bangkit dan mengajak Agni untuk berlatih lagi. Namun kali ini Agni tak bisa membantunya karena ia harus pergi setelah seseorang menghubunginya.


"Maaf ya Ai aku gak bisa nemenin kamu latihan," ucap Agni


"Ok Ai, semangat ya!" seru Agni


Dimas tak sengaja melihat Aini berlatih menggunakan high heels. Melihat gadis itu sendirian ia pun menghampirinya.


Dimas kemudian membantu Aini berjalan menggunakan high heelsnya.


Ia sengaja memegangi tangannya dan Aini mulai berjalan perlahan-lahan. Dimas melepaskan jari-jarinya satu demi satu hingga Aini kini ia sudah melepaskannya.


Ia tersenyum saat melihat Aini berhasil berjalan sendiri tanpa bantuannya.


"Yeay, akhirnya aku bisa!" seru Aini begitu kegirangan


Karena begitu bahagia Aini sampai memeluk Dimas.


*Deg!


"Eh maaf aku kelepasan," ucap Aini buru-buru melepaskan pelukannya

__ADS_1


"Gak papa kok Ai, aku tahu kamu tuh bukan tipe cewek yang suka memanfaatkan orang lain," jawab Dimas bijak


"Ups lagi-lagi aku mengucapkan maaf, padahal ada yang bilang kalau aku akan terlihat tak tulus jika sering meminta maaf," kenang Aini


"Kata siapa, bagiku meminta maaf itu adalah perbuatan yang mulia karena tidak semua orang bisa melakukannya. Perlu keberanian untuk meminta maaf, apalagi jika itu bisa dilakukannya berkali-kali, itu keren Ai,"


"Baru kali ini aku mendengar ada orang yang berpikiran sama denganku, terimakasih kak karena selalu membuat ku menjadi lebih bersemangat," jawab Aini begitu terharu mendengar jawaban Dimas


"Sama-sama Ai," jawab Dimas sambil mengusap kepala gadis itu


Seketika wajah Aini memerah saat mendapat perlakuan manis dari Dimas.


Lagi lagi kamu selalu membuat ku tersipu,


Alexa memanfaatkan momen kebersamaan Ai dengan Dimas untuk merusak high heels milik Aini. Ia sengaja mematahkan alah satu heel milik Aini sehingga tak bisa di pakai.


Aini tampak kebingungan saat ia mengetahui heels miliknya rusak, padahal acara sudah mau dimulai.


Agni yang mengetahui heel Aini rusak segera meminta asistennya untuk mengambil high heels miliknya dan memberikannya kepada Aini.


"Gila, sebenarnya apa yang diharapkan Agni dari seorang Aini, hingga ia sampai mati-matian membela gadis itu. Apa ia tidak tahu kalau Aini itu lebih cantik darinya dan bisa saja mengalahkannya. Lalu bagaimana perasaannya jika Aini benar-benar mengalahkannya. Aku sudah tak sabar menantikan drama itu," celetuk Alexa yang kesal saat tahu Agni memberikan sepatu high heels mahalnya kepada Aini.


Semenjak mengenal Agni, Aini merasa kehidupannya jauh lebih berwarna. Tentu saja itu karena Agni selalu membuatnya merasakan segala sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


Selain itu Agni juga merupakan orang yang sangat royal dan tidak pelit. Tak jarang ia selalu mentraktir Aini dan membelikannya barang-barang mewah.


Bukan hanya arti persahabatan yang ia rasakan ia bahkan merasakan beberapa hal baru yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Seperti menghabiskan waktu di klinik kecantikan untuk merawat diri, bahkan menghabiskan waktu untuk berbelanja barang-barang kebutuhan wanita bersama teman barunya. Saat bergabung dengan Agni Aini semakin dihormati teman-temannya, dan Alexa tak berani mendekatinya lagi.


"Kapan si Agni itu akan sadar dan melepaskan Aini, aku sudah tak sabar untuk menyakiti gadis kampungan itu!" tandas Alexa begitu kesal


Saat acara pemilihan pasangan untuk catwalk peragaan busana, Aini dipasangkan dengan Arka. Namun Agni yang diam-diam menyukai Arka memintanya untuk bertukar pasangan.


"Kita teman kan Ai, jadi tolong beri kesempatan aku untuk dekat dengan Arka,"


Permintaan Agni tentu saja membuat Aini bimbang. di sisi lain ia ingin menjadi pemenang kontes namun Di sisi lain Aini tak mau menolak permintaan Agni.


Karena yang ia tahu bahwa dirinya bisa didiskualifikasi dari perlombaan jika ia ketahuan berganti pasangan.


Jika ia gugur dalam perlombaan itu maka artinya level kecantikannya akan berkurang 100 poin. Tentu saja hal itu membuat Ai dilema.


Dalam keadaan dilema ia bertemu dengan Dimas. Ia kemudian menceritakan masalahnya kepada pemuda itu. Seperti biasa Dimas pun menyuruhnya untuk mendengarkan kata hatinya.

__ADS_1


"Sebaiknya kamu dengarkan kata hatimu Ai, karena hati tak bisa bohong, Aku yakin kamu bisa menentukan pilihanmu dengan bijak tanpa menyakiti siapapun," jawab Dimas


"Terimakasih banyak Dim, hanya kamu satu-satunya orang yang selalu bisa mengerti keadaan ku," jawab Aini


__ADS_2