
*Plakkk!!
Saat Aini sengaja menampar Andriana untuk ke tiga kalinya, Galih tiba-tiba muncul di ruang ganti. Lelaki itu tampak terkejut saat melihat Aini begitu berani menampar penata gaya senior The Arjuna.
"Cukup Ai, apa yang kamu lakukan pada Kak Andri," ucap Galih menghampiri mereka.
"Aku hanya membuatnya mengaku saja. Asal kau tahu sebenarnya orang yang mengambil ponsel kamu adalah dia. Dia sengaja memfitnah ku karena ia tak suka melihat kedekatan kita," jawab Aini
"Dia bohong Galih, kau tahu kab kalau aku sudah menganggap mu seperti adikku sendiri jadi musathil jika aku baper gara-gara lihat kau dekat dengan Aini. Yang benar saja, memangnya apa keistimewaan mu. Seorang fans seperti mu sudah biasa melakukan hal seperti ini kepadaku demi tetap bisa bersama idolanya!" cibir Andriana
"Tapi sayangnya kau salah Kak Andri, asal kakak tahu aku bukanlah fans Galih!" jawab Aini dengan ketus
Andriana pun kembali membalas ucapan Aini dengan cibiran pedas yang berusaha menyudutkan gadis itu. Sebagai karyawan senior tentu saja semua orang lebih mempercayai Andriana daripada Aini, apalagi saat mereka sudah melihat barang bukti kemarin.
Bahkan Galih sepertinya juga mempercayai wanita itu. Hingga membuat Aini sempat kesal padanya.
"Aku percaya kok Ai kalau bukan kamu pelakunya, tapi kamu juga jangan menuduh kak Andri. Bagaimana kalau kita ngopi aja buat ngademin hati kamu," jawab Galih berusaha membawa Aini pergi namun Aini menolaknya.
"Aku gak butuh kopi Galih, aku hanya butuh pengakuan wanita ini saja," ucap Aini
Ah kenapa lama sekali sih reaksi dark skill nya, apa perlu ku tampar sekali lagi, atau tamparannya kurang keras?
"Gak usah neng nong, udah cukup!" sahut Ben
"Tapi kok belum bereaksi?" tanya Aini
"Biasalah masih loading, mungkin juga gangguan signal," jawab Ben
"Emang bisa gangguan signal juga?" tanya Aini
"Biasalah namanya juga buatan Iblis, kecuali buatan Tuhan,"
"Hmm,"
"Sekarang lihatlah dia mulai bereaksi," jawab Ben
3
2
1
*Grep!
Karena Aini terus menolaknya, Galih kemudian meraih lengan gadis itu dan menariknya.
__ADS_1
"Wait Galih, jangan sekarang!"
"Dari pertama The Arjuna dibentuk akulah orang yang membuat mereka selalu tampil bersinar diatas panggung. Dari semua anggota The Arjuna aku memang paling Sayang dengan Galih. Pertama kali aku melihatnya aku sudah jatuh hati padanya hingga aku berusaha mendekatinya dengan cara apapun. Mulai dengan membawakan makanan untuknya, selalu ada kapanpun jika ia butuh bantuanku. Bahkan saat dia belum punya fans, aku rela menyamar sebagai fans Galih dan selalu mengirim surat untuknya. Aku sangat senang saat Galih menyimpan surat dariku dan menjadikan aku sebagai fans kesayangannya. Apapun akan aku lakukan untuk menjauhkan siapapun yang berusaha mendekatinya. Termasuk mencuri ponsel miliknya dan menjadikan Aini sebagai kambing hitam. Entah kenapa aku benci sekali dengan Aini. Karena sejak Galih mengenalnya ia menjadi jauh dariku dan sangat menyayangi Aini. Aku tidak mau kehilangan Galih, karena sampai kapanpun Galih adalah milikku, tidak boleh ada satupun wanita yang boleh mendekatinya," ucap Andriana
Semua orang yang ada di ruangan itu begitu tercengang mendengar pengakuan Andriana.
Begitupun dengan Galih yang tak mengira jika Andriana yang sudah dianggap sebagai kakaknya sendiri ternyata tega melakukan apapun demi menyingkirkan Aini.
"Aku tidak percaya kau akan melakukan semua itu kak," ucap Galih
"Apa yang aku lakukan?" Andriana tampak terkejut saat menyadari dirinya telah melakukan pengakuan di depan umum.
Ia tampak malu dan berusaha menutupi wajahnya.
Wah ternyata Hand Devil benar-benar keren, Kak Andri benar-benar mempermalukan dirinya sendiri tanpa diminta??
"Tentu saja Neng Nong, itulah kehebatan dark skill dan tentu saja yang paling keren adalah si pembuatnya Ben," ucap Ben menyombongkan diri
Beberapa orang polisi pun tiba. Mereka segera menuju ruang ganti setelah mendapatkan telepon dari manajer.
Melihat kedatangan polisi, Andriana pun buru-buru melarikan diri menggunakan pintu darurat.
Ia bahkan sengaja mendorong Aini saat melewati gadis itu.
*Bruughh!!
Beruntung Galih langsung menarik lengan gadis itu dan menyelamatkannya. Namun sayangnya kemeja Galih sampai sobek karena terkoyak saat menyelamatkan Aini.
"Karena sudah ada polisi, sebaiknya The Arjuna kembali lagi ke ruang tunggu, karena last perform kalian akan dimulai dalam waktu 30 menit lagi," ucap manajer
"Tapi kemejaku robek, apa ada gantinya?" tanya Galih
"Sepertinya tidak ada Mas, karena itu satu-satunya kemeja yang dibuat limited edition oleh desainer Ivan Kenangan," jawab seorang kru
"Lalu bagaimana ini, tidak mungkin kan kita pakai kostum lain apalagi waktunya sudah mepet?" jawab Galih
"Tidak ada waktu lagi, sebaiknya kalian segera ganti kostum baru," jawab Manager
Tiba-tiba Aini teringat toko online di game nya. Ia kemudian berinisiatif untuk membeli sebuah benda dari toko itu untuk membantu memperbaiki kemeja Galih.
"Bagaimana kalau aku memperbaikinya!" cetus Aini mengusulkan diri untuk membantu Galih
"Bagaimana caranya?"
"Aku akan menjahitnya," jawab Aini penuh percaya diri
__ADS_1
"Memangnya kau bisa, jangan sampai kebaikan hatimu justru bisa mengacaukan last perform The Arjuna," tandas sang manajer
"Tentu saja aku bisa. Aku hanya ingin berterima kasih kepada Galih karena sudah menyelamatkan aku, jadi aku mohon beri aku kesempatan untuk membalas kebaikannya," sahut Aini
"Baiklah ku beri waktu dua puluh menit, jika kau tak berhasil memperbaikinya maka bersiaplah untuk berhenti menjadi penata gaya Galih!"
"Baik Pak,"
Aini kemudian mengajak Galih menuju fitting room untuk melepaskan pakaiannya.
Sambil menunggu pemuda itu melepaskan kemejanya Aini pun mencari sesuatu untuk memperbaiki kemeja Galih di toko game.
"Miracle sewing Machine, sepertinya ini yang aku cari. Aku yakin dengan mesin jahit ajaib ini aku bisa memperbaiki kemeja Galih," tandasnya
Ia kemudian segera memencet tombol Buy dan mengambil benda itu.
"Ini kemejaku," ucap Galih memberikan kemejanya kepada Aini
"Astaga kamu mengangetkan saja," ucap Aini langsung mengambil kemeja itu dan menjahitnya.
Hanya butuh waktu dua menit Aini sudah berhasil memperbaiki kemeja itu dan menyerahkannya kepada Galih.
"Tara... sudah selesai!" seru Aini
"Cepat sekali Ai, memangnya kamu pakai apa?" tanya Galih penasaran
"Pakai cinta,"
Seketika wajah Galih langsung memerah saat mendengar ucapan Aini.
"Hahahaha, gitu aja langsung shock, Bercanda...bercanda...." ucap Aini menirukan kata-kata yang sedang viral di sosial media.
"Aku berharap itu beneran sih Ai," jawab Galih
"Jangan ngayal deh!" seru Aini kemudian mendorong Galih menuju fitting room
"Sebaiknya kau cepat ganti baju karena semua orang sudah menunggumu!" seru Aini
Tidak lama Galih keluar dari Fitting room dan menghampiri para anggota The Arjuna di ruang tunggu.
Semua orang terpukau dengan penampilan Galih yang lebih bersinar setelah di jahit Aini.
"Wah benar-benar keren, kenapa tiba-tiba kemeja itu jadi lebih keren dari sebelumnya, apa kau menggunakan magic untuk memperbaikinya?" tanya salah seorang personil The Arjuna
__ADS_1
"Aini menjahitnya dengan penuh cinta itulah kenapa kemeja ini semakin bersinar setelah di sentuh olehnya!" jawab Galih membuat semua orang langsung menoleh kearah Aini.