
Setelah mendengar penuturan Arda sahabat Ale mengenai Aini yang menggunakan dukun untuk mempercantik penampilannya, Zaidan pun mulai merubah strategi untuk melawan Aini.
Kali ini ia tidak menggunakan cara lama yaitu menyebar berita tersebut ke media. Seperti saran sang Manajer Ale, Zaidan memilih memperbaiki penampilannya dengan menggunakan apa yang Aini gunakan.
Pertama Zaidan mulai mendatangi seorang dukun yang terkenal sebagai ahli susuk. Kali ini Zaidan memang ingin memasang susuk untuk membuat penampilannya semakin rupawan.
Selesai memasang susuk di wajah Zaidan bahkan memasang susuk di lidah agar apa yang ia ucapkan selalu di dengar oleh setiap orang dan menambah wibawanya saat ia berbicara di depan umum.
Waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba.
Zaidan tampak begitu percaya diri saat menginjakan kakinya di ruang casting. Ia bahkan menatap sinis Aini yang sedang menghapal dialog.
Sekarang kita lihat Aini siapa yang akan menjadi pemenang. Dulu kau boleh mengalahkan aku dalam ajang abang none kampus tapi tidak di tempat ini.
Aku sudah menunggu lama untuk bisa ikut dalam casting ini, jadi aku tidak akan membiarkan siapapun mengambil mimpiku untuk menjadi bintang besar.
Show time pun di mulai. Zaidan tampil sebagai peserta pertama, ia banyak mendapatkan dukungan terutama dari para fans garis kerasnya yang jumlahnya lumayan banyak.
Alexa juga hadir di sana untuk memberikan semangat kepada suaminya itu.
Penampilan Zaidan memang luar biasa hari itu. Ia terlihat lebih percaya diri, lebih berkharisma dan yang jelas ia terlihat lebih tampan dari biasanya.
Hal ini bisa dilihat dari banyaknya pujian yang diberikan oleh para netizen yang menyaksikan acara itu secara live.
Bahkan di kolom komentar pun ramai membicarakan penampilan Zaidan yang tampil all out.
Melihat penampilan Zaidan membuat semua peserta casting langsung menciut. Tak terkecuali Aini pastinya.
Jujur saja gadis itu mulai terlihat minder saat melihat dukungan dari para penonton dan respon para juri yang memuji penampilan Zaidan malam itu.
"Jangan berkecil hati, meskipun ia tampil sangat keren tapi kamu bisa jauh lebih keren darinya," ucap Ben
"Bagaimana caranya?" tanya Aini
"Gunakan skill Appearance Boster yang kamu miliki dan gunakan semua bintang yang kau miliki untuk membeli keperluan yang bisa menunjang penampilan mu. Contohnya kau bisa beli baju ini!" tunjuk Ben
"Tapi mahal sekali,"
"Kalau begitu gunakan magic saja," bisik Ben
"Magic??"
"Hmm, bila Zaidan menggunakan magic ilmu hitam maka kau bisa menggunakan magic game," jawab Ben
"Apa maksudmu Kalau Zaidan menggunakan magic ilmu hitam?" Aini tampak penasaran saat mendengar ucapan Ben
Ben kemudian memberitahukan kepada Aini jika Zaidan menggunakan bantuan seorang dukun untuk bisa memenangkan audisi.
"Kenapa ia tidak pernah berubah, selalu saja menggunakan cara culas untuk mendapatkan sesuatu. Baiklah sekarang aku harus menunjukkan kepadanya jika Aku Aini tidak bisa dikalahkan oleh sampah sepertinya," seru Aini
__ADS_1
"Yes, semangat Neng Nong, ayo buat ia menyesal karena sudah menyakiti mu dulu. Tunjukan kepada dia jika kau adalah wanita terbaik dan buat ia menyesal karena sudah meninggalkan mu dan memilih wanita lain!" sahut Ben
"Tentu aja Ben,"
*Tringg!!
Layar Game kembali muncul. Kali ini Aini memanfaatkan poin yang tersisa untuk membeli sebuah serbuk ajaib.
Ben tampak terkejut saat Aini bukannya membeli aksesoris, baju, ataupun make up untuk menunjang penampilannya, tapi malah membeli sebuah serbuk ajaib.
"Memangnya kau tahu apa manfaat serbuk ajaib itu?" tanya Ben
"Hmm," jawab Aini mengangguk
Diam-diam Aini mengambil serbuk itu dan berusaha melemparkannya kearah Ben.
Beruntung Ben langsung terbang sehingga ia tidak terkena lemparan bubuk ajaib itu.
"Kau pikir bisa membuat ku tunduk padamu, jangan bodoh Neng Nong. Akulah manager game ini jadi kau tidak bisa menjadikan aku sebagai targetmu, cari saja pria lain di luar sana!" cibir Ben
Aini tampak kecewa saat ia gagal memanfaatkan Ben untuk membantunya memenangkan Audisi.
"Yah gagal, padahal aku sangat berharap aku bisa memenangkan audisi tapi malah gagal,"
"Hachim!!'
Seketika Aini langsung menoleh ke belakang saat mendengar suara bersin .
"Aku hanya kelilipan, tadi sepertinya ada yang tidak sengaja membuang terigu sembarang," jawan Galih
. Seketika Aini langsung menutup mulutnya dan menahan tawa.
Tidak lama serbuk ajaib itu bereaksi. Galih tiba-tiba menjadi sosok yang sangat care terhadap Aini.
Aini menarik kerah baju Galih dan membawanya ke toilet. Sekarang buat aku semakin cantik san familiar.
UNTUK MENGAKTIFKAN MODE SKILL panggil target dengan sebutan Cantik.
"Ayo dong bantu aku cantik?" ucap Aini
"Cantik??" jawab Galih tertegun saat Aini memanggilnya cantik.
SKILL TAME MODE ON
Wah skillnya sudah aktif??, tapi apa yang harus aku minta dari Galih??
Aini tampak berpikir keras bagaimana cara memanfaatkan Galih untuk memenangkan audisi.
"Yes, aku tahu!" Aini kemudian menarik Galih menuju ke ruang ganti
__ADS_1
Galih tampak terkejar saat Aini justru membuka kancing kemejanya.
"Apa yang kamu lakukan?" tanyanya penasaran
"Jangan banyak tanya dan diam saja," jawab Aini kemudian melepaskan kemeja Galih
Lelaki itu tampak menyunggingkan senyumnya saat melihat keberanian Aini melucuti pakaiannya.
"Sebenarnya apa yang kau inginkan dariku?" tanya Galih mendekatkan wajahnya kepada gadis itu.
Aini semakin mendekatkan wajahnya kepada pemuda itu membuat dada Galih bergemuruh.
Bagaimana pun juga Galih tak bisa menolak pesona Aini yang memang sudah membuatnya tertarik dari awal mereka bertemu.
Tingkat ketertarikan target meningkat.
Galih yang begitu gemas melihat Aini yang sudah berhasil membuat imaginasi liarnya membuatnya panas dingin.
Ia bahkan menutup matanya saat Aini mulai mencondongkan tubuhnya kearahnya.
"Aku hanya ingin meminjam kostum mu, jadi jangan berpikir negatif!" sahut Aini kemudian mendorongnya
"Aish sial, ku pikir kau mau...." Galih langsung menepis pikiran kotor yang memenuhi otaknya
Saat ia membalikkan badan, ia melihat Aini sudah menggunakan kemeja panjang miliknya dengan dandanan yang terlihat seksi.
TINGKAT KETERTARIKAN TARGET NAIK 100 kali lipat.
SELAMAT POIN ANDA BERTAMBAH 100 POIN.
Aini tersenyum bahagia saat mendapatkan tambahan poin.
"Sekarang saatnya menaikan level sexy,"
Aini kemudian menggunakan poin itu untuk menambah level sexy manjadi 50 poin.
Galih sampai menelan salivanya saat melihat penampilan cantik Aini.
"Gila dia benar-benar cantik dan Sexy,"
"Boleh aku minta tolong?" tanya Aini
Galih seketika mengangguk, " Tentu saja,"
Aini kemudian meminta Galih untuk menggandengnya dan mengantarkannya sampai ke tempat Audisi.
Semua mata tertuju kepada Aini saat gadis itu memasuki ruangan Audisi bersama dengan Galih.
"Semoga berhasil," ucap Galih saat meninggalkan Aini.
__ADS_1
Aini yang kebagian peran menjadi seorang gadis penghibur mulai menunjukkan aktingnya. Dengan penampilan sexy dah wajah cantiknya ia berhasil memukau para juri dan keluar sebagai pemenang.