CANTIK DENGAN SATU KALI KLIK

CANTIK DENGAN SATU KALI KLIK
7. Baik dan tampan


__ADS_3

"Saya turun di taman saja," ucap Aini memberikan peringatan kepada Arka.


*Ciiit!!


Arka pun menghentikan sepeda motornya di depan pintu masuk taman.


Dari kejauhan tampak Alexa memperhatikan Aini.


"Bukankah itu si Dugong Aini!" ucap Alexa menunjuk kearah Aini


"Benar, tapi sama siapa dia?" sahut Zai memperhatikan seorang pria yang mengantar Aini.


"Entahlah, mungkin cuma kang ojek," sahut Alexa


Karena Arka tak membuka helm tentu saja keduanya tidak tahu jika Aini diantar oleh seorang pria tampan.


Aini kemudian berjalan menuju ke halte busway yang berjarak lima ratus meter dari tempatnya berdiri.


Alexa yang penasaran dengan Aini menarik Zai untuk mendekati gadis itu.


"Wah kamu kelihatan berbeda hari ini Ai, kau kelihatan lebih langsing. Apa kau melakukan sedot lemak. Ah tapi tidak mungkin, sedot lemak kan mahal. Jangankan untuk biaya sedot lemak bahkan untuk sekedar makan enak di kantin saja kamu tidak mampu. Kasian sekali hidupmu Ai, sudah miskin, jelek, gendut, hidup lagi!" ucap Alexa mengolok-oloknya


"Mungkin dia langsing karena patah hati sayang. Aku yakin setiap malam ia selalu menangisi kegalauannya menjadi istri Zai si pria paling tampan," imbuh Zai


"Benar, aku yakin hidupnya makin sulit hingga berat badannya menurun. Sayang ya padahal mukanya sudah lumayan cantik tapi sayangnya kehidupan kamu belum berubah. Belum ada seorangpun yang mau jadi teman kamu apalagi pria yang mau mendekati mu, kasian!"


Alexa tampak bahagia mengolok-olok Aini hingga wajah gadis itu memerah karena malu. Setiap orang yang lewat selalu memperhatikannya membuat Aini berusaha memalingkan wajahnya.


Melihat tingkah Aini membuat Alexa langsung mengambil ponselnya untuk merekam Aini. Kali ini ia ingin memanfaatkan Aini agar bisa menjadi terkenal seperti Zai.


Alexa kemudian memulai siaran langsung melalui media sosialnya.


"Halo guys, ketemu lagi sama Lexa dan my prince Zai," ucap Alexa kemudian melambaikan tangannya ke kamera diikuti oleh Zai.


"Kali ini gue bakal nunjukin ke kalian gimana sih wajah Dugong buruk rupa setelah melakukan operasi plastik, tahu dong siapa yang gue maksud," Alexa tampak mendekati Aini dan merangkulnya.


Meskipun Aini berusaha melepaskan diri darinya namun Alexa tak membiarkan gadis itu pergi. Ia bahkan memanfaatkan wajah sedih Aini agar bisa mendapatkan banyak penonton pada siaran langsungnya sore itu.


Aini berusaha menutupi wajahnya saat Alexa sengaja mendekatkan kamera ponselnya ke wajah Aini.

__ADS_1


Karena Aini yang terus memberontak membuat Zai pun ikut turun tangan untuk menjegal Aini agar gadis itu tak menghalangi acara live kekasihnya.


Melihat Aini dipermalukan membuat Arka yang masih berdiri mengawasinya mulia bersimpati padanya.


"Kasian banget ya guys kalau liat wajah Aini. Kayaknya dia itu perlu melakukan perawatan wajah supaya wajahnya cerah dan tidak kusut lagi. Tapi gimana dong biaya perawatan kan mahal jadi mana mungkin Aini mampu. So menurut pendapat kalian bagaimana sih caranya agar wajah Aini terlihat cerah?"


Seketika beberapa komen langsung masuk meramaikan kolom komentar. Alexa tampak terkekeh saat membaca komen para netizen yang parah habis.


"Udah mandiin aja di danau belakang, konon ada yang bilang kalau danau itu bisa membuat orang yang tecerbur di sana akan menjadi cantik dan tampan. Coba saja kalau kalian tak percaya!" seru salah seorang netizen.


Seketika Alexa langsung menoleh ke kebelakang. Gadis itu kini berpikir untuk menceburkan Aini ke danau.


Tanpa ragu-ragu Alexa langsung mendorong Aini hingga gadis itu tercebur kedalam danau.


Apapun yang aku lakukan kenapa tidak ada seorangpun yang menghargainya. Kenapa semu orang selalu mengucilkan kami, dan selalu memandang ku sebelah mata.


*Byuurr!!


"Tolong, tolong aku!" serunya sambil berusaha menolongnya.


Aini yang tak bisa berenang pun harus menghadapi kenyataan jika tak ada seorangpun yang mau menolongnya.


Sepertinya tidak ada seorangpun yang akan menolongku. Lagipula untuk apa bersusah payah menyelamatkan gadis buruk rupa seperti diriku.


Saat Aini meras semuanya mulai terlihat gelap, ia melihat sosok pria berenang kearahnya.


Arka langsung menggendong Aini dan membawanya keluar dari danau.


"Uhuk, uhuk!" Aini langsung memuntahkan air yang diminumnya


"Terimakasih," ucapnya lirih


Melihat Aini basah kuyup Arka kemudian melepaskan jaketnya dan memakainya kepada Aini.


"Sebaiknya kau pakai saja agar tidak masuk angin," tukas Arka


Alexa dan Zai tampak tak percaya saat mengetahui seorang pria tampan menolong Aini.


"Aku yakin jika pria itu tidak tulus menolong Aini, sama seperti diriku, aku yakin dia juga sengaja menolong Aini dengan maksud tertentu," ucapannya kepada Alexa

__ADS_1


"Aku juga berpikir seperti itu. Aku yakin dia sebenarnya diam-diam menggunakan kemalangan Aini untuk mendulang kesuksesan semata, ck, ck, ck. Dasar munafik!" kali ini Zai sengaja berbicara lantang untuk memancing kemarahan Arka.


Zai mengira Jika Arka menyelamatkan Aini hanya untuk pencitraan semata, sama seperti dirinya.


Namun Arka menepis ucapan Zai.


"Aku bukan pria yang butuh popularitas seperti dirimu, jadi jangan samakan aku dengan dirimu," tandas Arka


Zai yang semakin penasaran dengan sosok Arka menantang pria itu untuk mencium Aini di depan umum.


"Jika kau benar-benar tulus menolongnya maka tunjukan padaku dengan menciumnya," tantang Zai


Aini langsung melarang Arka melakukan hal konyol itu.


"Sebaiknya jangan dengarkan dia. Lebih baik kau pulang saja, bajumu basah kuyup dan kau bisa masuk angin jika tak buru-buru berganti pakaian. Untuk itu segera lah pulang, ganti baju," ucap Aini sambil mendorong pemuda itu


Tiba-tiba sebuah layar game muncul.


*Triing!!



Wah gila, Hadiahnya 100 poin. Tapi bagaimana mungkin Arka yang sangat dingin kepadaku mau mencium ku, mustahil!!


"Ayolah Arka buktikan jika kau tulus menolongnya, jangan jadi pengecut dengan berkilah untuk tidak menciumnya. Ayo buktikan kalau kau memang lelaki tulus yang menolong seseorang bukan dari tampangnya," ucap Zai kembali memprovokasinya


"Ok, siapa takut?" jawab Arka membuat Aini langsung melotot


What dia mau mencium ku, yang benar saja??


Tentu saja hal itu membuat Aini dan Arka tercengang. Ia benar-benar tak menyangka jika Arka menerima tantangan dari Zai.


Tanpa basa-basi Arka segera mencium bibir Aini membuat gadis itu terbelalak kaget dan tak percaya jika Arka benar-benar melakukannya.


Tidak mungkin, bagaimana bisa pria tampan sepertinya mau mencium ku hanya demi membuktikan jika ia tulus menolongku.


Selain tampan, Kau juga sangat baik hati. Aku yakin wanita yang menjadi kekasihmu pasti sangat bahagia memiliki kekasih yang baik dan tampan sepertimu.


*Cup!

__ADS_1


Selamat quest berhasil, poin anda bertambah 100.


__ADS_2