
Semua penonton berteriak histeris saat melihat persembahan terakhir The Arjuna.
Galih tampak berkilau bak bintang yang bersinar terang diantara bintang-bintang yang lainnya.
"Wah sebenarnya Galih itu manusia atau bukan sih, kok bisa ya dia ganteng banget!" seru Aini
Gadis itu tampak menonton konser The Arjuna dari televisi yang ada di ruang ganti.
"Pantas saja Kak Andri begitu tergila-gila padanya, mungkinkah dia itu sejenis siluman atau hantu?"
"Jangan ngayal deh Neng Nong mana ada hantu bisa jadi artis?" jawab Ben
"Iya juga sih. Dari dulu aku sangat berharap bisa di sukai banyak orang, di cintai dan di sayangi. Tapi semuanya tidak pernah terwujud karena fisikku yang jelek,"
"Apa kau ingin menjadi seorang selebritis??" tanya Ben
"Memangnya bisa?" tanya Aini
"Apa sih yang gak bisa buatmu neng nong?" ucap Ben
"Jangan Bercanda?" sahut Aini
"Tidak ada candaan buat Ben,"
Lelaki itu kemudian menggendong Aini dan melemparnya keluar dari jendela.
"Dasar gila!!" seru Aini saat lelaki itu benar-benar melemparnya.
*Wussh!!
__ADS_1
Sementara itu seorang host tengah melakukan sesi tanya-jawab dengan The Arjuna sebelum acara penutupan.
"Kalau boleh tahu apa kalian sudah memiliki kekasih?" tanya Host kepada semua member The Arjuna
Semua menggelengkan kepalanya, lalu menunjuk kearah Galih.
"Apa hanya Galih yang memiliki pacar?"
Semua anggota The Arjuna mengangguk.
"Siapa sih pacarnya Galih, banun" tanya Host lagi
*Buugghh!
Semua org langsung melirik kearah benda Jatuh tersebut.
Aini seketika terkejut saat mendapati dirinya berada diatas panggung.
"Tidak mungkin, bagaimanapun bisa aku berada diatas panggung?" ucap Aini mengerutkan keningnya
Saat semua orang tertegun melihat Aini diatas panggung dan berusaha menurunkannya.
Justru seorang manajer terpukau saat melihat kecantikan Aini dan meminta seorang sekuriti untuk membawa Aini menghadapnya.
"Aini??"
Galih tak bisa berbuat sesuatu saat s pemandu acara memanggil seorang sekuriti untuk membawa Aini pergi.
Sebagai seorang artis, Galih memang tidak bisa memberikan perhatian lebih kepada Aini secara terang-terangan di depan umum.
__ADS_1
Itulah sebabnya ia terus diam saat seorang sekuriti membawa Aini pergi.
Seorang sekuriti suruhan manajer film menghampiri mereka dan meminta Aini untuk ikut bersamanya.
Ia kemudian membawa Aini bertemu dengan manajer Film di ruangan VIP.
"Siapa namamu?" tanya pria itu saat melihat Aini
"Aini?"
Lelaki itu kemudian menghampiri Aini dan mendongakkan wajah gadis itu. Ia tak berhenti mengagumi kecantikan Aini yang dinilainya begitu alami.
"Wah kau benar-benar cantik alami, aku yakin aku akan bisa menjadi bintang besar jika bergabung dalam manajemen kami," ucap pria itu terpukau
"Bagaimana jika besok pagi kau ikut casting untuk film terbaruku?" tanya pria itu
"Casting??" jawab Aini tak percaya
"Benar, kebetulan aku akan meluncurkan sebuah film baru dan aku sedang membutuhkan beberapa orang pemain baru, untuk berperan dalam film terbaruku. Aku yakin dengan wajahmu yang fresh dan cantik akan menjadi magnet baru bagi dunia perfilman,"
Lelaki itu kemudian memberikan sebuah kartu nama kepada Aini.
"Itu kartu namaku, jika kau tertarik dengan tawaran ku, maka datanglah besok pagi untuk mengikuti casting di alamat yang tercantum pada kartu nama itu,"
Aini benar-benar tak menyangka jika doanya benar-benar terkabul hari itu.
"Bagaiman bisa Tuhan dengan cepat mengabulkan doaku hari ini?" ucap Aini begitu terharu
"Bukan Tuhan yang mengabulkan permohonan mu Ai, tapi Gue!" seru Ben
__ADS_1