
*Cup!!
Aini terkesiap saat Arka tiba-tiba menciumnya. Jantungnya berdetak kencang saat merasakan bibir kenyal Arka menyentuh bibir tipisnya.
Apa ini mimpi??, bagaimana bisa pria tampan sekelas Arka mau mencium ku, dan ia terlihat begitu tulus??
Aini langsung memejamkan matanya sesaat setelah bola matanya bertemu dengan bola mata Arka.
Wait, tadi itu apa??
Aini memicingkan matanya saat melihat sesuatu bersinar diatas kepala Arka.
Tidak mungkin, tingkat ketertarikan Arka meningkat menjadi dua dari sebelumnya hanya 0,5. Yang benar saja??
Aini tampak memandangi pria didepannya membuat Arka salah tingkah.
Aini terhenyak melihat layar game di depannya.
"Sayang berhasil!" seru Alexa tiba-tiba menghampiri Zai dengan wajah berseri-seri
"Lihatlah, viewersnya menembus 250 ribu hanya dalam waktu setengah jam," imbuh Alexa bersorak kegirangan
"Fantastis, jika terus begini aku akan menjadi You Tubers nomor satu di Indonesia dengan penghasilan terbanyak dan tentunya followers terbanyak juga," jawab Zai menyombongkan diri
"Tentu saja sayang," jawab Alexa
"Cih dasar manusia kontent, kenapa tidak sekalian saja, kehidupan kalian juga di bikin konten!" seru Arka kemudian meninggalkan mereka.
Saat Zai dan Aini sedang merayakan Live YouTube Zai yang langsungĀ menjadi trending nomor satu hari itu, Aini juga memilih pergi.
Ia merasa bersalah karena sudah membuat Arka marah karena ia jadi ikut menjadi korban Zai.
"Dia pasti sangat marah karena sudah dijadikan aktor untuk Konten Zai. Kalian benar-benar jahat, tidak puas menjadikan aku sebagai korban kalian, bahkan kalian kini mulai menjadikan Arka sebagai korban baru kalian. Aku tidak bisa tinggal diam, aku harus membalas perbuatan mereka!"
"Hei, tunggu!" seru Aini berusaha mengejar Arka.
Melihat Aini yang terus berlari mengejarnya membuat Arka menghentikan langkahnya.
Lelaki itu kemudian membalikan badannya membuat Aini begitu terkejut.
"Ada apa lagi?" tanyanya dingin
"Maaf, karena aku kau jadi korban Zai juga, aku benar-benar minta maaf," ucap Aini kemudian membungkukkan badannya
"Korban apa?" jawab Arka balik bertanya
"Korban kontennya, kamu jadi ikut masuk dalam Chanelnya Zai,"
__ADS_1
"Masa bodoh, aku tak peduli," jawab Arka
"Apa??, kamu tidak masalah jika jadi salah satu aktor dalam video YouTube Zai?" tanya Aini lagi
Arka hanya mengangkat bahu dan kemudian menaiki motornya.
"Bukan hanya baik dan tampan dia juga ternyata bukan tipe cowok baperan. Benar-benar cowok idaman,"
Seketika Arka langsung menoleh kearah Aini saat mendengar ucapan gadis itu.
"Ups maaf kelepasan," ucap Aini langsung membungkam mulutnya sendiri
"Dasar wanita, baru kenal saja sudah bisa berbicara seperti itu, gimana kalau sudah akrab," sahut Arka
"Maaf kalau aku terlalu jujur, tapi memang benar kok kalau kamu itu selain tampan juga baik hati, dan kamu layak jadi cowok idaman setiap wanita,"
"Eh,"
Tiba-tiba wajah Arka bersemu merah saat mendengar pujian dari Aini secara langsung.
"Kalau begitu aku harus pulang dulu, jaga dirimu dan jangan mau di tindas oleh orang lain, lawan mereka dan jangan takut," ucap Arka kemudian menyalakan sepeda motornya
"Eh tunggu, jaket mu gimana!" seru Aini
Namun Arka tak mendengarnya dan terus melajukan sepeda motornya.
Keesokan harinya Zai tampak terkejut saat melihat ramai potongan videonya ramai di media sosial.
Ternyata yang membuat Netizen terpukau dengan Arka bukan karena ketampanannya saja, tapi kebaikan hatinya membuat ia mampu menggeser posisi Zai yang sebelumnya mereka puja-puja.
"Sial ternyata kali ini yang menjadi viral bukan videoku melainkan Arka si pria sok pahlawan itu," gerutu Zai
Kini popularitas Zai yang selama ini dianggap sebagai seorang YouTubers tertampan dengan level S mulai tergantikan oleh Arka yang mendapat julukan Prince Charming.
Pagi itu Aini, tampak enggan membuka matanya. Namun suara berisik alarm ponselnya membuat gadis itu mau tak mau harus bangun dan mematikan alarm terus berbunyi itu.
Ia kemudian melangkah turun dari ranjangnya dan membuka jendela kamarnya.
"Kenapa tiba-tiba tubuhku terasa ringan, jari-jari ku pun berubah menjadi kecil," ucap Aini memicingkan matanya.
Ia mulai meraba perutnya yang menggelambir. Namun seketika netranya membulat sempurna saat merasakan perutnya tiba-tiba rata.
Kemana lemak perutku??
Aini kemudian berlari ke depan lemari pakaian. Ia kemudian berdiri termangu saat menatap dirinya yang tiba-tiba berubah menjadi lebih cantik dan langsing.
"Bagaimana aku bisa berubah menjadi secantik ini??" ucapnya sambil memegangi wajahnya
"Dan juga tubuhku, kemana hilangnya lemak-lemak itu??, bagaimana bisa aku menjadi langsing hanya dalam waktu semalam??"
"Selamat misi untuk
__ADS_1
Keberhasilannya menyelesaikan misi game membuat ia mendapatkan tambahan 100 poin yang merubahnya menjadi lebih langsing.
"Apa yang terjadi denganku??" ucap Aini
*Triing!
Tiba-tiba Layar Game langsung muncul di hadapan Aini.
"Selamat Misi Menaikan Ketertarikan Berhasil, Hadiah diberikan 105 poin,"
"Oh jadi aku berubah karena berhasil membuat Arka tertarik padaku, itu sebabnya tubuhku berubah menjadi langsing dan wajahku juga menjadi cantik??"
Setelah hampir satu Minggu tidak masuk sekolah, aini memutuskan untuk masuk sekolah.
Kali ini dengan penampilannya yang baru ia memberanikan diri untuk masuk ke kampus lagi.
*Tak, tak, tak!!
Semua orang terkesiap melihat kecantikan Aini. Bukan hanya kaum adam yang tersihir oleh kecantikannya, bahkan para mahasiswi juga begitu kagum dengan wajah cantik Aini yang tampak cute dan natural.
Tak satupun dari mereka yang mengenali Aini, mereka yang memang berubah lebih langsing dan cantik. Mereka bahkan mengira jika dia adalah mahasiswi baru.
Saat memasuki kelasnya Aini melihat Alexa sedang membully siswa lain yang memiliki wajah pas-pasan seperti dirinya dulu.
Mengingat bagaimana ia dulu juga diperlukan sama seperti gadis itu membuat Aini tak tega melihatnya di bully oleh Alexa dan teman-temannya.
"Hentikan!" seru Aini saat melihat Alexa hendak menumpahkan jus ke atas kepala gadis itu.
"Siapa kau beraninya ikut campur urusan ku!" seru Alexa
"Alexa, ternyata kau belum berubah juga ya, menjijikan!" sahut Aini
"What kau bilang apa, aku menjijikan!" serunya dengan suara lantang
"Benar, kau menjijikan karena hanya bisa membully orang-orang yang lemah, kalau berani carilah lawan yang sepadan,"
Alexa menyeringai mendengar ucapan Aini.
"Apa karena kau pikir lebih cantik dariku makanya kau berani menggertak ku, jangan harap. Karena aku tidak takut dengan siapapun, apa kau mengerti!" seru Alexa
Ia kemudian mengambil sebuah sapu dan mengarahkannya kepada Aini.
"Sebaiknya kau jangan ikut campur atau aku akan merusak wajah cantik mu itu!" serunya kemudian membebaskan gagang sapu itu kearah Aini.
Aini yang sudah membungkukkan badannya tiba-tiba terhenyak saat seseorang menangkap gagang sapu itu.
ada yang tahu jika Sebenarnya Aini berubah.
Sebenarnya aini enggan untuk ikut campur dalam urusan orang lain namun gadis itu mengingat dirinya yang dulu yang selalu di bully oleh Alexa.
Aini kemudian memutuskan untuk menolong gadis itu. Ia tak peduli apa yang akan terjadi kepadanya.
__ADS_1
"Terimakasih," ucap gadis itu begitu bahagia saat mengetahui Aini menolongnya.