Cinta Adrian & Nisa

Cinta Adrian & Nisa
Bab 13


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁


Pukul 10 Adrian dan Kevin berjalan menuju ruang meeting. Kleekk ( suara pintu dibuka). Semua karyawan berdiri dan menundukkan kepala menyambut kedatangan CEO. Adrian duduk dikursi kebesarannya dan diikuti Kevin duduk disamping kirinya. Beberepa pegawai mempersentasikan hasil kerja mereka. Adrian terlihat sangat puas.


"Kerja yang bagus, segera buat proposalnya dan dalam waktu dua hari harus selesai " ucap Adrian tegas.


"Baik tuan" ucap mereka bersamaan


Pukul 11.30 meeting selesai. Adrian dan Kevin berjalan meninggalkan ruang meeting menuju parkiran. Diparkiran terlihat pak joko supir pribadi Adrian sudah menunggu.


"Pak Joko antar kami di restoran Cina dijalan xxxx." Ucap Adrian


"Baik tuan " ucap pak Joko sambil membukakan pintu untuk Adrian.


Pak Joko menancap pedal gas, mobil mewah itu pun melaju meninggalkan perusahan membelah jalanan ibu kota yang padat. 45 menit kemudian mereka sampai direstoran Cina. Kedatangan mereka disambut oleh pelayan restoran. Salah satu pelayan mengantarkan mereka ke tempat dimana klien sudah menunggu. Klien tersebut menyambutnya dengan tersenyum lebar.


"Oohh.. selamat datang pak Adrian" ucap pak Louis sambil mengulurkan tangan.


Adrian membalas uluran tangan pak Louis mereka pun berjabat tangan. Mereka duduk dikursi diikuti Kevin.


Pak Louis adalah direktur sebuah perusahan yang sudah beberapa tahun ini menjalin kerja sama dengan Copration Group. Meeting pun berlangsun dengan lancar. Setelah meeting selesai mereka melanjutkan dengan makan siang.


Pukul 15.20 Adrian kembali diperusahan, ia berjalan memasuki lobby seperti biasa Adrian menunjukkan wajah tanpa ekspresinya, terlihat beberapa karyawan menyapa nya Adrian tidak membalas sapaan mereka ia terus berjalan menuju lift khusus CEO.


Ting....(suara lift terbuka)


Ceklek....Adrian membuka pintu, betapa terjekutnya ia melihat sosok wanita cantik dan anggun sedang duduk manja disofa ruang kerjanya. Adrian mengerutkan keningnya.


"Sedang apa kau disini..?" Tanya Adrian.


"Ahh....kak Adrian sudah datang" jawab wanita itu yang tidak lain adalah Tiara. Ia tidak menyadari kedatangan Adrian karena ia sibuk dengan gadgetnya. Tiara berjalan menuju Adrian dan merengkuh lengan Adrian dan bergelayut manja. Tiara adalah anak sahabat ibunya sudah beberapa kali mereka bertemu diacara- acara penting. Tiara selalu mencari-cari perhatian, tapi Adrian tidak pernah menggubrisnya.


Adrian hanya diam membiarkan Tiara bergelayut manja dilengan nya sebenarnya ia merasa tidak nyaman.


"Kau belum menjawab bertanyaan ku" ucap Adrian ketus.


"Apa kak Adrian lupa, hari ini kita makan siang bersama, sejak tadi aku coba menghubungimu tapi no mu tidak aktif. Sudah 2 jam aku menunggumu disini. Jawab Tiara sambil memonyongkam bibirnya kedepan.


Adrian mendengus ia lupa kalau ibunya sudah membuat janji dengan Tiara. Ia sengaja menonaktifkan hp nya karena tidak mau diganggu saat sedang meeting.


"Kak Adrian ayo kita makan" ucap Tiara merengek


"Aku masih kenyang" jawab Adrian ketus

__ADS_1


"Kalau begitu temani aku shooping ya..."


"Lain kali saja, aku sedang sibuk"


"Aku akan memberi tahu tante, kalau kak Adrian tidak mau menemaniku" ucap Tiara dengan wajah cemberut. Tiara sengaja membawa nama ibu Sinta agar Adrian setuju menemani nya shooping.


Adrian mengendus kesal "Ok baiklah ayo kita pergi".


Tiara tersenyum puas. Mereka keluar ruangan sambil bergandengan layaknya sepasang kekasih. Sebelumnya Adrian meminta Kevin untuk menghendel pekerjaannya yang belum ia selesai kan. Tiara terus mengandeng tangan Adrian seolah-olah ia ingin mengatakan kepada seluruh dunia bahwa Adrian adalah miliknya.


"Selamat sore tuan muda" sapa pak joko sambil mendudukkan kepala.


"Pak Joko pulanglah aku akan menyetir sendiri menggunakan mobil yang lain" ucap Adrian.


Adrian memiliki beberapa koleksi mobil yang sengaja ia simpan dikantor tujuannya adalah agar ia leluasa pergi dengan beberapa wanita.


"Baik tuan".


*****


15 menit kemudian mereka tiba mall terbesar dikota B. Tidak butuh waktu lama karena jarak antara mall dengan perusahan Copration Group cukup dekat. Dan mall ini merupakan milik keluarga Malik. Adrian memakirkan mobil sportnya dipakiran VIP.


Mall mewah dengan luas 30 hektar, luas NLA-ya mencapai 180. 000 meter persegi, yang dirancang oleh DP Architects, Firma Arsistek asal Negara xxx. Saat ini mall diisi oleh peritel macanegara dan Nasional. Mall juga dilengkapi dengan Convetion center, Ballroom dan Atrium multifungsi untuk menyelenggarakan berbagai acara seperti konser, promosi, pertunjukkan langsung atau pertemuan perusahan.


Ketika hendak menuju lift Adrian berpapasan dengan sosok wanita yang tidak asing sedang menjenjeng dua kresek ditangan kiri kananya.


Deg...!!


mereka saling bertatap-tatapan. Dengan segera Nisa membuang pandangan nya kesembarang arah dan mengambil langkah seribu meninggalkan Adrian dan Tiara. Ia mencari posisi aman, karena tidak mau berurusan lagi dengan boss nya itu, Nisa bersyukur karena sudah diberi satu kesempatan, ia tidak mau membuat masalah yang merugikan dirinya dan menyebabkan ia kehilangan pekerjaannya.


Nisa berada di mall karena sedang mengantar pesanan yang dipesan oleh salah satu pelanggan walaupun di mall ada banyak restoran mewah tapi ada beberapa karyawan memesan direstoran tempat Nisa berkerja. Karena restoran tempat Nisa bekerja sudah terkenal dengan menu yang lezat-lezat.


Huff..... mengambil nafas dalam dengan posisinya tangan didada.


Ya Allah..... lagi-lagi aku bertemu dengan pria mesum itu apa tidak ada pria lain selain dirinya, mengapa dimana-mana selalu ada dirinya. Batin Nisa


Dasar playboy cap kodok. Selalu gonta-ganti pasangan. Para wanita itu juga bodoh, cantik-cantik tapi mau saja dikadalin sama pria mesum itu, kalau aku mah ogah. Eeh siapa juga yang mau denganmu, upik abu sepertimu ini punya gebetan saja sudah syukur alhamdulillah hihihi. Nisa terkekeh geli.


Kenapa kak Adrian terus menatap wanita itu, kalau dilihat-lihat tidak ada yang menarik sama sekali dengan wanita itu. Hanya wanita dari kalangan rendah batin Tiara.


Ia tidak suka melihat cara Adrian menatap wanita lain apalagi hanya karyawan biasa.


"Kak Adrian temani Tiara beli tas yah..." Ucap Tiara manja. Suara Tiara menyadarkan Adrian dari lamunannya.

__ADS_1


" eehh iya" jawab Adrian singkat.


Mereka pun melangkah menuju salah satu toko tas branded. Tas-tas mewah dengan harga fantastic itu tersusun rapi seperti dirawat dengan baik oleh empunya.


"Selamat datang tuan, nona" ucap salah satu SPG


"Mbak saya mau tas keluaran terbaru" ucap Tiara


"Baik nona, mari ikut saya" ucap SPG ramah. Tiara dan SPG itu melangkah pergi kesalah satu ruangan yang di penuhi tas-tas keluaran terbaru. Sedangkan Ardian menunggu disofa sambil melihat layar gadgetnya.


Mata Tiara membelalak melihat jejeran tas-tas branded keluaran terbaru.


Wah....cantik-cantik semua. Batin Tiara


"Nona, ini adalah salah satu produk unggulan terbaru dari Gucci bernama Dionysus" ucap SPG menjelaskan. Walau ukuran tas ini kecil, tapi harga satu tas ini bisa untuk membeli beberapa motor metic. Tas ini dijual seharga USD 6.700. Tas yang diproduksi di Italia ini terbuat dari bahan kulit terbaik, satin terbaik dan diberi taburan kristal.


"Kami juga masih ada beberapa produk unggulan lainnya". Lanjutnya, SPG berjalan menuju salah satu rak.


"Ini merupakan koleksi tas Coach 1941 yang bernama Rogue, tas ini merupakan karya desainer terkenal Coach" lanjutnya. Mata Tiara berbinar-binar melihat barang mewah didepannya.


Bimbang harus memilih yang mana, kedua tas ini sama-sama mewah dan elegan.


Adrian mulai merasa jenuh. Mengapa lama sekali siih...mau membeli tas saja lama bangat huff. Batin Adrian kesal.


Tiba-tiba hp nya berdering. Drrttt....drrttt..


Setelah melihat nama panggilan yang terterah dilayar hp nya Adrian langsung mengankatnya dan berjalan keluar


{Hallo mi....!}


{Hallo sayang, apa kamu sekarang bersama Tiara} ucap ibu Sinta to the point.


Adrian menghelah napas dalam {iya mi} jawab Adrian singat.


{Kalau begitu mami tutup, jangan lupa sebentar makan malam dirumah yah}.


{Iya mi}. Tut...tut panggilan terputus. Adrian mendengus, sedingin-dingan nya Adrian tapi kalau berhadapan dengan ibunya ia akan menjadi kucing manis yang penurut.


Ketika hendak masuk, mata Adrian menangkap sosok yang ia kenal sedang berdiri seberang sana.


🍁Selamat membaca. Mohon maaf kalau ada banyak taypo dan salah-salah kata maklum hanya amatiran bukan profesional😂😂


Jangan lupa like, vote dan komennya ya❤❤

__ADS_1


__ADS_2