
*****
Ditempat lain......
Hari ini restoran sangat ramai pengunjung. Para karyawan sibuk melanyani pelanggan, begitupun denganku. Mengantar pesanan, menglap dan merapikan kembali meja, dari satu meja ke meja lain, bersih kingclong wahh...saya sangat ahli dalam bersih-bersih semua nampak berkilau.
"Nisa..." panggil pak yoga kepala pelayan.
"Ya pak..."
" Antar pesanan ini dimeja no 07"
"Iya pak". Dengan segera Nisa membawa menu makanan di meja tersebut.
" selamat menikmati" kata Nisa dengan senyuman manisnya.
Drttt..drtttt...
Suara ponsel Nisa berdering..
" hallo, assalamualaikum Nis malam ini kita jadi kebioskop kan"
" walaikumsalam, maaf Rin kayaknya aku tidak jadi pergi deh..." jawab Nisa lesu.
" yaelah... Nis kamu kan udah janji,"
" maaf ..Rin hari ini aku sibuk"
" yaahh...tidak asik dong, padahal malam ini pemutaran perdana film kesukaanku" kata Ririn dengan nada kecewa.
"Maaf.." ucap Nisa dengan nada sedih. Merasa bersalah karena sebelumnya ia sudah berjanji malam nanti ia dan Ririn akan nonton dibioskop.
" sudah.. tidak apa-apa kok, nanti kalau kamu tidak sibuk baru kita nonton ok"
" ok makasi ya Rin mumaaahh..."
__ADS_1
" idihh....lay deh"...
Nisa terkekeh " hehehehe...aku tutupnya soalnya masih banyak pekerjaan"
" ok... assalamualaikum"
" walaikumsalam"...
Tut....tutt.. tuttt...sambungan telpon terputus.
Karena akhir pekan restoran sangat ramai, banyak remaja atau pasangan kekasih yang menghabiskan akhir pekan bersama.
Aku juga ingin seperti mereka. Jalan-jalan, nonton bioskop, makan di resto mengobrol sambil menikmati alunan musik. Oh romantisnya.
Kapannya aku seperti mereka ??? menghabiskan waktu bersama orang yang kita cintai. Huufff... sadar.. sadar Nisa kamu tidak akan mungkin seperti mereka, boro-boro mau kencan, pacaran aja gak pernah. Huff.... nasib...nasib jadi jomblo, siapa juga yang mau denganku, gadis miskin dekil, upik abu seperti aku ini hiks...hiks...hiks....menangis dalam hati.
Ayo Nisa jangan berkecil hati harus tetap bersyukur, jika kamu percaya akan ada pelangi sesudah hujan, maka kamu harus percaya akan ada kebahagian setelah perjuanga. Ayo semangat, yang punya kekasih saja belum tentu bahagia..hmmm kayak si mesum itu, tampan, tajir tapi sayang tidak memiliki etika, ganta-ganti pacar seperti pakaian saja, cikk.. dia pikir semua dapat dibeli dengan uang?. Haaahh....mengapa aku jadi mikirin si meseum itu, aahh tidak apalah sesekali mikirin si mesum itu supaya ia mati tersedak Hehehe.
Diperusahan....
"Ada beberapa laporan proposal pengajuan investasi yang sudah saya kirim ke via email, berbagai alamat dan disign-disign yang akan kita rilis...blaa...bllaa...blaaa... jelas Kevin panjang kali lebar, jadi bagaimana boss, Tanya kevin
" eehh..apanya yang bagaimana" tanya Adrian bingun.
hahh Kevin menganga....dari tadi saya jelaskan panjang-panjang sampai tenggorokkanku kering tapi tidak diperhatikan...hufff dasar, sabar...sabar. Batin Kevin, menarik napas dalam kemudian menjelaskan kembali apa yang dijelaskan tadi.
" jadi boss, para alinsi bisnis dalam Negeri sudah menyatakan siap bergabung dalam pembangunan apartemen kita"
" emmmm.....saya serahkan padamu untuk menghendel semua"...
Huufff....kenapa harus saya lagi siih boss ...siapa sebenarnya yang CEO disini saya atau kamu?...nasib...nasib jadi bawahan. Batin kevin.
Tapi sepertinya Ada yang aneh dengannya... dari tadiku lihat dia hanya diam dan marah-marah tidak jelas. Apa terjadi sesuatu yah semalam?? Ahh... dari pada penasaran mending aku tanya langsung. Batin Kevin.
"Ehemm.....oya boss bagaimana dengan teman mainmu itu? Pasti dia sangat nakal diranjang yah".. goda Kevin dan tersenyum geli.
__ADS_1
"Cik...apa diotakmu itu hanya berpikiran kotor saja?, apa kamu mau bergosip terus, cepat selesaikan tugasmu".
" ok baiklah boss.......tapi apa dia tidak memuaskanmu?? Wanita itu sangat terkenal dengan permainan ranjangnya.."
"Sudah laahh aku tidak mau membahas wanita tidak berguna itu membuat kepalaku sakit saja...suruh Arya memindahkan wanita itu diclub yang laen, aku muak melihatnya...gara-gara dia aku bertemu dengan wanita preman itu"
Wanita preman?? Apa yang terjadi semalam? Sepertinya aku ketinggal info penting?. Batin kevin
"Memangnya apa yang terjadi semalam?, jiwa kepo Kevin mulai meronta-ronta, mencari informasi.
Adrian menatap Kevin dengan tatapan dingin. Adrian menceritakan secara detail kejadian semalam tanpa ada yang ketinggalan.
"Hahahahaha......" suara tawa Kevin.
" jangan terlalu tertawa, wajahmu sungguh jelek kalau sedang tertawa" ejek Adrian. " cepat selesaikan pekerjeanmu, jam 16.oo wib harus selesai kalau tidak aku akan memotong gajimu"
Seketika tawa Kevin hilang, wajahnya kini kelihatan masam
"Ehemm...." Kevin mencoba menetralkan kembali ekspresi wajahnya
Tapi aku sungguh penasaran dengan wanita itu, dia pantas mendapatkan piala oscar, kategori wanita pertama yang berani memukul seorang Adrian Barack Malik, yang sangat digilai oleh seluruh wanita sejagad raya. Batin Kevin sambil tersenyum
Adrian yang melihat sahabat sekaligus asistennya itu senyum-senyum tidak jelas langsung menegurnya "kenapa senyum-senyum, apa kamu kesambat siluman".
" cik....aku sedang bahagia, tidak bisa apa lihat orang bahagia" jawab Kevin dengan nada kesal.
" apa yang membuatmu bahagia" tanya Adrian mengankat sebelah alisnya.
Kevin terdiam sebentar seperti memikirkan sesuatu"Hmmmmm....sepertinya aku sedang jatuh cinta" jawab Kevin santai.
" whatt!!!!! Apa aku tidak salah dengar?, siapa wanita itu? Aku tidak perna melihatmu berkencan dengan wanita yang sama.." tanya Adrian bertubi-tubi sambil melipat kedua tangannya
Kevin menghelah napas panjang" haahhh....... sepertinya aku sudah jatuh cinta dengan wanita preman itu" jawab Kevin santai seperti tak berdosa.
"Hahahahahahaha...." kali ini Adrian yang tertawa terbahak-bahak
__ADS_1