Cinta Adrian & Nisa

Cinta Adrian & Nisa
Bab 6


__ADS_3

Diclub .......


Lampu disko warna-warni dan alunan musik yang energik.


Suasana nampak ramai, beberapa wanita penghibur berjoget ria melekkuk-lekukkakn tubuh mengikuti hentakan musik yang memekakkan telingan.


Adrian berjalan santai melewati kerumuhan manusia yang yang tengah asik melikuk-likukkan tubuh mereka. Mereka kelihatan enjoy walau keadaan kian sesak dan berbau dengan lawan jenis. Ia mendudukkan bokongnya di ruangan VIP yang memang tersedia untuk Adrian dan teman- temannya malam ini.


Adrian, Kevin, Arya dan bagas sudah berada diruangan VIP, dan duduk ditemani oleh wanita cantik disamping mereka.


Segelas whaite Russian dituangkan oleh wanita cantik, berpenampilan seksi. dilihat dari raut wajah Adrian sepertinya ia sedang bad mood, padahal sudah ada wanita cantik disampingnya yang simbuk mencium, meraba-raba dada bidang Adrian, tapi tidak direspon olehnya.


Ketiga temannya saling melempar pandangan, seolah-olah bertanya satu sama lain melalui kontak mata, Bagas dan Arya menatap kevin dengan tatapan yang meminta penjelasan, tetapi kevin hanya mangangkat kedua bahunya, tanda kalau ia pun tidak tau apa-apa. Sebenarnya kevin tahu apa penyebab Ardian menjadi bad moad, tetapi dia lebih memilih zona nyaman dari pada harus mendengar Adrian marah.


"Ehemmm" Arya berdehem untuk menghilangkan suasana tegang.


"Broo.. aku ada koleksi baru, apa kamu mau bermain-main dengannya?" Tanya arya. Tapi tidak respon oleh Adrian, " emmmm .....apa kamu sudah pensiun", candanya. Bukan jawaban yang diberikan, melainkan tatapan dingin.


"Ayooo lah bro... apa kamu mau seperti ini terus!!!, mana Adrian yang dulu, yang selalu bergairah" kata bagas dengan senyum mengejek.


" sudahlah ....jangan mengodanya terus, nanti tambah banyak kerutan diwajahnya" tambah kevin. Mereka bertiga pun tertawa.


"Cik....dasar". Guman Adrian, " bawah dia kemari".


"Siapa" tanya Arya, " koleksi barumu itu" jawab Adrian kesal.


Arya tersenyum " ok... tunggu sebentar aku memanggilnya dulu" . 10 menit kemudian Arya datang bersama wanita cantik, dengan penampilan super seksi, Adrian melihat wanita tersebut dari atas sampe bawah, bodynya benar-benar menggiurkan bagi siapa saja yang melihatnya.


Wanita tersebut berjalan menggoda mendekati Adrian, ia duduk dipangkuannya tanpa minta izin dulu kepada pemiliknya, dan seketika ia mencium bibir seksi Adrian, lama-lama ciuman itu menjadi panas, mereka berciuman dengan mesra tanpa mempedulikan beberapa pasang mata yang berada diruangan tersebut.


Arya, Bagas dan Kevin hanya menggeleng-geleng kepala melihat adegan panas tersebut. Mereka sudah biasa dengan pemandangan seperti itu, jadi mereka tidak terkejut sama sekali dan menganggap biasa saja.

__ADS_1


"Sayang kita lanjut dihotel" kata Adrian dengan suara paru karena bernafsu. " Ia sayang". Jawab wanita itu dengan suara menggoda.


Sepasang sejoli yang sedang terbakar oleh nafsu pung meninggalkan ruang tersebut tanpa berpamitan.


***


"Apa betul ini alamatnya". kata Nisa sambil melihat kembali alamat yang ada dilayar hpnya. "


"ia ini alamatnya, tapi mangapa tidak ada orang sekitar sini" kata Nisa sambil melihat sekitar area parkiran.


Yah..karena Sekarang Nisa sudah berada diparkiran tepatnya depan mobil pelanggan.


20 menit Nisa menunggu, tapi sang pemilik mobil belum menampakkan batang hidungnya. Nisa menghelah napas panjang "haaaaah.... mangapa lama sekali" . Tiba- tiba terdengar suara pria dari belakang.


" eehemmm...., apa anda sopir pengganti". Nisa yang mendengar suara langsung berbalik. " ia tuan" jawab Nisa, dan betapa terkejutnya ia saat mengetahui siapa yang berada dihadapannya.


"Ya ampun.... bukannya dia pria spikopat itu, sial menagapa aku harus bertemu lagi dengannya sii..tapi kayaknya ia tidak mengenalku" batin Nisa bertanya- tanya.


"Ahh.... bodoh amat dia mau kenal atau tidak bukan urusanku, yang terpenting sekarang aku menyelesaikan tugasku dan mendapatkan uang. Kata Nisa menyakinkan dirinya.


"Eehh...baik tuan". Adrian melempar kunci dan langsung ditangkap oleh Nisa. Nisa menghelah napas dalam" haaaahh....Untung ia tidak mengenalku" batin Nisa.


Mobil terus melaju menyusuri sudut-sudut jalan ibu kota. A


Didalam Mobil....


" cikk.....sungguh tidak tahu malu, apa mereka tidak lihat kalau ada orang lain dimobil ini?, selain spikopat dia juga sangat mesum... , oh tidak.. mataku yang suci ini harus ternodai". Sepanjang Perjalan Nisa mengutuki tingkah laku dua pasang manusia yang tidak tahu malu itu.


Nisa harus menyaksikan adegan yang merusak matanya, tapi Nisa berusaha tetap fokus menyetir tanpa peduli dengan pasangan yang sedang dalam nafsu yang membara, mereka berciuman mesra dijob belakang mobil, dan sesekali siwanita memasukkan tangan kedalam baju Adrian.


Ciuman semakin panas, secara refleks si wanita duduk dipangkuan Adrian, dan sesekali mengeluarkan suara desahan. Nisa sudah tidak tahan melihat adegan yang tidak senono itu, secara reflaks ia menginjak rem serentak. Dan sontak membuat pasangan tersebut tersungkar kedepan.

__ADS_1


"Aaauuwww...." suara jeritan si wanita....


" hey .. apa kau tidak bisa menyetir dengan benar" bentak Adrian dengan suara tinggi.


Nisa nendengus kesal " hey....apa kalian tidan bisa tahan haah....., 10 menit lagi kita sampai di hotel xxx". Ucap Nisa tak kalah tinggi.


Adrian melotot " kau,,, berani- beraninya kau membentekku" ...


Nisa tertawa miring " hahaa....emangnya siapa dirimu, dasar pria mesum,....cukup sampai disini aku tidak mau mengantar kalian lagi" kata Nisa sambil keluar dari dalam mobil.


" hey ... mau kemana kamu" kata Adrian, yang kemudian ikut turun dari mobil.


" mau pulang.... tuan karena saya sudah mengantar anda stengah perjalan, maka dari itu anda harus membayar upahku stengah" , kata Nisa sambil mengulurkan tangannya didepan wajah Adrian.


Adrian mengendus tidak percaya , dan menatap tajam Nisa, " wanita ini seperti tidak asing, aku pernah bertemu dengannya, tapi dimana? Batin Adrian.


" heyy... tuan apa anda mendengar perkataanku" tanya Nisa sambil mengibaskan tangannya didepan wajah adrian.


" cikk... kalau aku tidak mau membayarmu, mau apa kamu? dasar wanita mata duitan" kata Adrian menentang..


"Mata duitan?? Hahahaa,,,yang benar saja" Nisa tertawa sinis,..... " kalau tuan tidak berikan hakku, maka dengan terpaksa aku harus gunakan kekerasan" kata Nisa takkalah menantang.


Nisa dengan segera mengambil dompet disaku celana Adrian, dan mengambil uang kertas sesuai dengan kerjanya.


" heyy.... mau apa kamu?" Adrian kaget karena dengan tiba-tiba Nisa mengambil dompetnya.


" wahh .... tuan kayaknya anda orang yang sangat kaya raya, lihat saja banyak sekali kartu ATM didalam dompetmu" kata Nisa dengan wajah takjub.


Nisa memberikan kembali dompet kepada pemiliknya, ketika hendak pergi, Tiba-tiba Adrian memegang tangan Nisa dan menariknya kedalam pelukkannya.


Deg....

__ADS_1


" hey... mau lari kemana wanita preman"....


jangan lupa like dan komen teman-teman❤😊


__ADS_2