Cinta Bayangan

Cinta Bayangan
Perasaan Masing-masing


__ADS_3

Lia menuju kantor. Dan akhirnya diantar oleh Anton. Sepanjang jalan mereka berbicara kesana kemari. Kadang diselingin dengan guyonan. Tapi tatapan Anton tidak seperti biasanya. Ada rasa kagum yang besar terhadap Lia. Dan ada rasa cinta yang tanpa diminta sudah muncul dari dahulu didalam hatinya. Dan sekarang bertambah besar, mungkin karena dia sedang mengalami masa sulit dengan Serena. Tapi Lia tidak menyadarinya.


"Dia wanita yang begitu tangguh. Tapi begitu mempesona. Rapuhnya jarang sekali dia tunjukan. Hanya kemandirian yang selalu mengikutinya... Aulia..... Kamu sangat cantik..." Anton dalam hatinya.


\=\=\=\=\=\=\=


Lia kemudian melakukan pertemuan dengan kliennya yang akan mencancel acara pernikahan mereka. Lia berusaha mendinginkan suasana. Karena hampir sebagian besar calon pengantin, akan merasakan hal sulit seperti ini. Rasa khawatir dan ketakutan berlebih membuat pasangan akan mengalami pertengkaran. Beda pendapat akan sering terjadi. Bahkan bukan hanya si calon pengantin, keluarga calon pengantinnya pun kadang berselisih. Biasanya sang ibu. Yang satu maunya begini, yang satunya maunya begitu. Masalah sepele yang bisa berakibat pada pembatalan pernikahan.


Lia berusaha sebijaksana mungkin menghadapi calon kedua mempelai ini. Berusaha menemukan titik masalah. Sampai akhirnya mereka bisa saling bermaafan. Rasa cinta dan tak ingin kehilangan akan mengusir ego mereka masing - masing. Tapi membutuhkan pengorbanan dengan bisa mengalah dan menghilangkan ego pribadi. Berjalan kedepan berdasarkan kepentingan bersama. Tidak lagi sendiri.


Setelah menyelesaikan masalah itu, tak banyak kesibukan hari ini, jadi dia lebih memilih main game diponselnya. Mungkin sekedar menghilangkan penat.


Orang tidak akan menyangka kalau dia suka bermain game Free Fire dan Mobile Legend. Game yang lebih dominan disukai oleh kaum adam.


Saat ini dia buka game Free Fire dan bisa memenangkan 3x permainan. Saat hendak masuk kepermainan yang ke 4, tiba - tiba ponselnya berdering.


"*Huf*t ganggu aja, lagi tanggung banget" ucap Lia didalam hati sambil bermalas - malas untuk keluar dari gamenya. Akhirnya dia melihat siapa yang saat ini menggangu permainannya.

__ADS_1


"Wah, Ternyata si dokternya Vika..." Gumamnya dalam hati.


" Yaa hallo" jawab Lia saat mengangkat panggilan Atma.


"Hai, lagi dimana Li?" tanya sang dokter ketika panggilannya dijawab.


"Hai Atma. Ya, biasa lagi dikantor" jawab Lia apa adanya.


"Ohh, lagi sibuk ya? tanya Atma kemudian.


"Gak koq malah lagi main game. hehehe " jawab Lia sambil tertawa.


"Free Fire" jawab Lia apa adanya.


"Wah, tapi sebenarny saya udah gak kaget lagi sie. Perempuan kaya kamu yang suka film Action, pasti akan suka game - game yang penuh Action juga kaya gitu. saya juga player FF lho, yuk kapan - kapan kita main bareng" Atma berusaha menyatukan hobi mereka.


Dan akhirnya mereka saling berteman digame, dan Atma sekali saja menemani Lia bermain. Sampai akhirnya mereka berhenti karena Atma harus melanjutkan pekerjaannya.

__ADS_1


"Nanti malam kita lanjut lagi yuk Li?" tanya Atma. dan Lia pun menyetujui nya.


"Ah laki - laki aneh. Biasanya juga cuek, sekarang gak jelas malah menelpon aku" Lia.


"*Wa*nita ini..... bikin aku tambah penasaran kaya gini sie. Sepertinya aku suka sama dia. Apa mungkin dia juga suka sama aku ya ...?


ucap Atma di dalam hati , sambil membayangkan Lia.


\=\=\=\=


Lia yang agak bosan dengan aktifitasnya, akhirnya memutuskan untuk jalan - jalan sendiri ketaman kota. Disana dia menikmati keindahan taman dengan 2 cup es cream ditangannya. Matanya tertuju pada salah satu anak laki - laki berusia sekitar 3 tahun, yang tengah bermain bola karet bersama ayahnya. Ibunya tengah memperhatikan sambil bersorak menyemangati sang anak.


"Ahhh ..... bahagianya mereka. Kapan ya aku bisa mempunyai keluarga utuh seperti itu" ucap Lia dalam hati.


Sangat wajar Lia berfikir seperti itu. Karena menurutnya, usianya sudah tidak lagi muda. tapi masalahnya, dengan siapa dia akan membangun rumah tangga dan bisa mengajak kelak anaknya bermain seperti itu. Sedangkan membuka hati aja belum bisa dia lakukan.


Matahari sudah mulai berwarna jingga, dan mulai kearah barat. Aktifitas ibu kota sudah terlihat kesibukan dengan wajah-wajah yang mulai lelah. Jam pulang kerja sama padatnya dengan jam berangkat kerja. Semua orang akan terlihat sangat sibuk walaupun dengan wajah - wajah lelah.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=


__ADS_2