
Matahari sudah menunjukkan sinarnya walau pun masih malu-malu. Atma terbangun karena Alarm ponsel nya sudah mengharuskan dia mulai beraktifitas. Waktu menunjukkan pukul 05.00 WIB. Di basuh tubuh nya dengan air wudhu. Lalu dia mulai menunaikan kewajiban nya menjalankan ibadah sholat subuh. Setelah nya, dia mulai berolah raga berlari mengelilingi komplek perumahan.
Waktu berjalan sangat cepat, saat ini sudah menunjukan pukul 06.20 WIB. Atma bergegas untuk mandi. Sebelumnya telah dia siapkan kemeja polos warna biru muda dengan celana bahan warna dongkar. Setelah mandi dia kenakan pakaian yang sebelum nya telah di siapkan itu.
Tak lama, Atma bergegas untuk turun ke ruang makan, dimana telah tersedia sarapan yang telah bunda siapkan.
"Pagi bunda.." sapa Atma kepada bunda yang sedang sibuk membuat minum.
"Pagi sayang.. Ayo sarapan dulu" jawab bunda sambil tersenyum.
Tak lama Eva menghampiri kami di ruang makan.
"Duh.. ganteng nya mas ku ini" sapa Eva ke Atma.
"Masa baru sadar sie kalo aku ganteng" jawab Atma sambil tertawa.
"Ihhh .. Ada yang lain nie sama mas Atma bun" ucap Eva sambil mengadu ke bunda.
"Lain gimana sie Va..?" jawab bunda sambil memperhatikan Atma dan Eva.
"Gak tau bun. Tapi coba lihat tuh mas Atma, senyum-senyum terus" jawab Eva meledek Atma.
"Ayah mana bun?" tanya Atma mengalihkan pembicaraan.
"Ayah udah berangkat dari tadi. Katanya mau ada meeting sama perusahaan yang mau kerjasama sama perusahaan kita" jawab bunda sambil duduk.
Tak lama nasi goreng buatan bunda pun sudah masuk ke perut mereka. Di tambah susu hangat yang selalu hadir di sarapan keluarga ini.
__ADS_1
"Aku berangkat ya bun" pamit Atma
"Iya hati-hati" jawab bunda.
"Eh.. koq kamu gak kerja Va? tanya Atma ke sang adik.
"Kerja mas. Tapi nanti siang an, aku mau ketemu klien dulu soalnya" jawab Eva yang masih asik menikmati camilan yang ada di meja makan.
"Ya udah, aku berangkat duluan ya Va" pamit Atma sambil mengacak - acak rambut Eva.
"Ihhh. Rese nie mas Atma" Eva terlihat kesal dengan perlakuan Atma.
Tapi Atma tetap saja tersenyum.
Atma bersiap dan tak lama sudah berada di tengah keramaian jalanan ibukota. Jalanan sangat macet. Jadi dia harus sangat bersabar.
\=\=\=\=\=
Mba Yuli sampai kaget saat Lia memasuki dapur hendak sarapan.
"Tumben udah bangun neng?" tanya mba Yuli kepada Lia.
"Kan harus bangun sholat subuh mba. Makanya mulai besok, mba Yuli harus bangunin aku ya kalo aku kesiangan. Aku mau belajar sholat mba" jawab Lia penuh semangat.
Mba Yuli tersenyum dan mengangguk. Lalu mulai menyediakan sarapan untuk Lia. Kali ini dia menyiapkan roti bakar dengan toping coklat keju dan coklat hangat kesukaan Lia.
"Kakak dah bangun" tiba-tiba Rico muncul di ruang makan yang bersebelahan dengan dapur bersih.
__ADS_1
"Eh.. Iya dek.... Kamu mau berangkat kuliah dek?" tanya Aulia
"Iya kak, hari ini ada kuliah pagi" jawab Rico.
"Mba. aku mau roti kaya kak Lia ya" ucap Rico kepada mba Yuli.
"Kamu harus jaga Anita, pacaran nya jangan aneh - aneh" perintah Lia kepada Rico.
"Aneh - aneh gimana sie kak?" tanya Rico tak mengerti.
Belum sempat pertanyaan Rico di jawab oleh Lia, tiba - tiba Vika muncul.
"Mba, aku gak mau roti bakar, mau nya pisang bakar ya" pinta Vika kepada mba Yuli.
"Iya neng Vika, minum nya mau di bikinin apa?" tanya mba Yuli kemudian.
"Susu putih aja mba" jawab Vika singkat.
"Kakak koq tumben udah bangun?" tanya Vika saat menyadari Lia sudah berada di dapur.
Lia pun hanya tersenyum.
Tak lama akhirnya mereka sarapan bersama. Kemudian Rico dan Vika berpamitan untuk berangkat kuliah. Lia pun bersiap-siap berangkat ke kantor. Suara pesan masuk di ponsel nya memaksa Lia untuk melihat.
"Pagi sayang ku.. Jangan lupa sarapan. Aku sayang kamu Aulia Viandra " kata-kata itu di tuliskan Atma kepada wanita tercinta nya.
"Pagi juga Atma... iya, kamu juga ya jangan lupa sarapan " di balas Lia dengan tambahan emoticon senyum.
__ADS_1
\=\=\=\=\=<>\=\=\=\=\=