Cinta Bayangan

Cinta Bayangan
jatuh cinta


__ADS_3

Malam semakin larut. Atma dan Lia masih berada di teras menikmati udara malam yang terasa sejuk sambil bercerita kesana kemari. Sesekali pandangan mereka bertemu.


"Cantiknya wanita ku ini" ucap Atma di dalam hati.


"Li, jadi hari ini kita resmi pacaran kan?" tanya Atma meyakinkan. Dan Lia pun tersenyum.


"Apa dong? masa senyum aja?" tanya Atma penasaran.


Lia pun mengangguk.


"Hmmm ,, Arti anggukan nya apa nie?" tanya Atma yang sebenar nya sudah mengerti.


"Iya Atma" jawab Lia.


"Iya apa Lia ?" Atma masih menggoda Lia.


"Iya kita sekarang pacaran " jawab Lia lalu tertunduk.


" Yess " Atma sangat senang dengan jawaban Lia.


Atma duduk bersimpuh di depan Lia. Lia ingin bangkit karena merasa sangat tidak enak. Tapi Atma menahannya untuk tetap duduk.


"Aku janji sama kamu Lia, aku akan menjaga kamu" ucap Atma


"Terima kasih sudah percaya akan cinta aku ke kamu" lanjut Atma.


"Iya Atma, terima kasih juga sudah mencintai aku. Aku rasa diluar sana sangat banyak wanita yang mengejar kamu, tapi aku merasa tersanjung dengan mendapatkan cinta kamu" ucap Lia.


Lalu Atma bangkit dan duduk kembali ke posisi di sebelah Lia.


Perasaan mereka sedang sangat bahagia. Tak henti-hentinya Atma menggenggam tangan kekasihnya itu dan mencium nya. Lia menyentuh pipi Atma dengan tangannya yg lembut. kadang sesekali iseng mencubit pipi dan hidung Atma. Tapi Atma membiarkan saja Lia melakukan apapun pada wajah nya. Aura kebahagiaan terpancar jelas di mata mereka.


"Kak.... " Rico yang tiba-tiba muncul membuyarkan kebersamaan mereka.


"Cie.... Ada yang pacaran nie" ledek Rico kepada kakak tercinta nya saat melihat mereka berpegangan tangan.


Pipi Lia pun jadi memerah. Terasa panas mengalir. Dia malu. Atma berdiri menjabat tangan Rico.

__ADS_1


"Rico" ucap Rico berkenalan.


"Atma" Atma pun menyebutkan namanya.


"Kak.. ini Anita" Rico memperkenalkan Anita kepada Lia.


Lia menjabat tangan Anita, lalu mempersilahkan mereka duduk.


Mereka ngobrol kesana kemari. Anita yang ramah, membuat Lia juga menyukainya. Mereka pun pertukaran nomer ponsel. Tercipta pembicaraan yang seru diantara mereka.


"Anggap aku kakak kamu juga ya Nit" ucap Lia kepada Anita sambil tersenyum.


"Iya kak. Makasih ya kak" balas Anita sambil memeluk Lia. Dan Lia pun membalas pelukan Anita.


Rico yang pendiam juga terlihat sangat akrab dengan Atma. Atma pun demikian.


Tapi sayang, waktu berjalan sangat cepat. Tak terasa sudah menunjukan pukul 22.30 WIB.


"Aku antar Anita pulang dulu ya kak, udah malam" Rico dan Anita pun berpamitan dengan Lia dan Atma.


"Ok kak" ucap Rico sambil menggandeng tangan Anita meninggalkan Lia dan Atma.


"Aku juga pamit ya sayang" ucap Atma kemudian. Dan membuat Lia terkejut menatap Atma. Karena ada panggilan sayang yang pasti di tujukan untuk diri nya.


"Hahahaha.. Koq bengong?" lanjut Atma sambil mencubit hidung Lia. Dia gemas melihat nya.


"Ihh... sakit" ucap Lia sambil mengelus hidung nya yang memerah.


Atma tersenyum lalu memeluk kekasih hati nya itu.


"Aku pamit ya sayang, udah malam" ucap Atma berbisik lembut sambil terus memeluk Lia.


"Iya.. Hati-hati ya" ucap Lia yang juga membalas pelukan laki-laki yang telah mengambil hati nya itu.


Cukup lama mereka berpelukan. Atma pun berkali - kali mencium kening Lia. Lalu dia benar-benar pamit.


\=\=\=\=

__ADS_1


Laju kendaraan menerobos padatnya jalanan ibu kota. Perasaan sang pengemudi nya sedang sangat bahagia. Rasanya tak bisa hilang senyum di bibirnya. Di nyalakan chanel radio favoritnya. lagu yang terdengar pun menambah kebahagian yang ada di hati nya. Cinta terbaik milik Casandra menemani hingga sampai di halaman rumah ber cat warna putih. Rumah yang tidak terlalu mewah tapi terlihat sangat bersih dan asri.


"Assalamualaikum" ucap Atma memasuki rumah nya.


"Waalaikumsalam... Koq baru pulang nak?" jawab bunda penuh khawatir.


"Iya bun.. tadi abis mampir dulu. Aku langsung ke kamar ya bun, mau mandi" jawab Atma meyakinkan bunda kalau dia baik - baik saja.


"Iya... kamu udah makan belum?" tanya bunda kemudian.


"Sudah bun" jawab Atma sambil berlalu.


Direbahkan tubuh lelah nya. Pikiran nya masih tidak percaya dengan yang terjadi hari ini.


"Seperti mimpi" ucapnya dalam hati.


Gadis yang telah menjadi mimpinya, kini benar-benar menjadi kekasih nya. "terima kasih ya Allah.


"Ailia Viandra.. aku janji akan selalu menjaga kamu. Aku sayang kamu" hati yang sedang di penuhi dengan bunga-bunga cinta terus saja memanggil nama kekasih nya itu.


Suara ponsel membangunkan lamunan nya.


"Hallo sayang" ucap Atma menjawab panggilan di ponsel nya.


"Kamu udah sampe rumah At" tanya Aulia.


Huffff " Kenapa gak panggil sayang sie. gerutu Atma di dalam hati.


"Iya udah sampe sayang. Nie mau mandi. Kamu koq belum tidur sayang?" lanjut Atma.


"Ya udah kalau udah sampe. Nanti aku tidur koq, sekarang mau nonton tv dulu. Ya udah ya. Bye" ucap Lia.


"Ya udah sayang. bye" ucap Atma.


Panggilan ponsel pun di tutup . Atma bergegas ke kamar mandi. Tak lama di kamar mandi, Atma langsung menggunakan baju tidurnya lalu menuju kasur empuk yang siap menemani nya malam ini.


\=\=\=<>\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2