
Senja terlihat indah berwarna jingga. Tapi kepadatan ibu kota membuat kita terlupa menikmatinya. Begitu pula dengan Aulia. Dia sedang terjebak dalam kemacetan yang cukup panjang.
"Duh... parah banget nie macet nya" gumam Lia dalam hati.
Di nyalakan kumpulan lagu-lagu mp3 di car audio milik nya. Lagu pertama it Must have been love milik ROXETTE.
Lay a whisper on my pillow
Letakkan bisikan di bantalku
Leave the winter on the ground
Tinggalkan musim dingin di tanah
I wake up lonely, is there a silence
Saya terbangun kesepian, adakah kesunyian
In the bedroom and all around
Di kamar tidur dan di sekelilingnya
Touch me now, I close my eyes
Sentuh aku sekarang, aku memejamkan mata
And dream away…
Dan bermimpi pergi …
(penggalan lirik lagu)
Lagu pertama berakhir, tapi jalanan belum juga terurai. Lagu berikut nya Listen to your heart masih milik ROXETTE.
Di pertengahan Lagu, ponsel Lia berdering. Panggilan dari Anton. Di kecilkan suara musik dari car audio nya.
"Hallo Li.. kamu dimana? aku ke kantor kamu tapi udah sepi" suara Anton saat panggilan tersambung.
"Aku udah Otw pulang Ton, ada apa ya?" tanya Lia kemudian.
"Pengen ada yang di obrolin aja sie sama kamu" jawab Anton.
"Aku ke rumah kamu aja ya? lanjut Anton
"Hmmmm ,, ya udah gak apa-apa koq kalau ke rumah, bye, sampai ketemu di rumah ya" jawab Lia.
"Bye, Lia."
Panggilan pun terputus, di besarkan kembali volume di car audio. "lumayan bisa menghilangkan kepenatan" ucap Lia dalam hati.
__ADS_1
\=\=\=\=
Tak terasa sudah lewat magrib, saat Lia memasuki gerbang utama rumah mewah milik keluarga nya. Lalu Lia beranjak masuk, mandi, lalu beribadah sholat magrib. Coklat hangat dan bolu pisang buatan mba Yuli sudah hadir di meja nya. Setelah menikmati coklat hangat dan bolu pisang, Lia merebahkan tubuhnya di kasur. Dia lihat beberapa pesan masuk dari Farah, Anton, dan beberapa klien nya. Tapi saat ini tidak ada pesan apa pun dari Atma.
"nie orang gak ngabarin apa,-apa sie.. sibuk mungkin" gumam Lia sambil berfikir positif.
"Dimana sayang? koq gak ada kabar nya?"
Lalu di kirimkan pesan ke Atma melalui aplikasi whatsapp milik nya.
Pesan yang di kirim kan nya hanya centang 1, tandanya ponsel milik Atma sedang tidak aktif.
"Neng, ada tamu nie.." mba Yuli mengetuk pintu kamar.
Lia beranjak bangkit untuk menemui Anton yang menjadi tamu nya.
"Hay Ton" sapa Lia saat melihat Anton sudah berada di ruang tamu.
"Li, aku mau ngomong penting sama kamu" lanjut Anton tanpa basa basi.
"Sebentar ya Ton, aku minta mba Yuli siap in kamu minum dulu.. kamu mau minum apa?" tanya Lia santai.
"Apa aja Li" jawab Anton.
Akhirnya Lia meminta mba Yuli menyediakan kopi dan bolu pisang untuk Anton.
"Diminum Ton.. " ucap Lia.
Anton tiba tiba memegang tangan Lia.
"Li, aku ingin membatalkan pernikahan aku dengan Serena"
Lia sangat terkejut mendengar nya. Tapi di biarkan tangannya tetap di pegang oleh Anton.
"Aku mencintai kamu Lia" lanjut Anton yang membuat Lia kaget sampai menarik tangan nya.
"Dari dulu pun aku udah suka sama kamu Lia. Tapi kamu hanya mengangap ku sahabat. Padahal aku ingin lebih, tapi gak ada keberanian ku untuk mengucapkannya" lanjut Anton sambil menunduk.
Lia pun hanya terdiam. Tidak sanggup berkata apa-apa.
Panjang lebar Anton menjelaskan tentang hati nya. Tapi Lia hanya diam. Dia masih tidak percaya dengan apa yang Anton bicarakan.
"Ya Tuhan, apakah aku orang yang telah menghancurkan hubungan Anton dan Serena?" Ucap Lia dalam hati.
Akhirnya Lia bicara setelah kepercayan diri nya kembali.
"Ton, aku sayang kamu sebagai sahabat ku, tidak lebih. Aku bahagia kamu bersama Serena. Jangan buat aku diposisi sesulit ini. Aku bukan pelakor Ton " ucap Lia mantap meyakini Anton.
"Bagaimana aku move on Li, segala cara sudah aku coba. Saat kmu sakit hati dengan Ryan, hati aku pun sakit juga. Ingin ku menggantikan posisi nya tanpa harus menyakiti mu" lanjut Anton dengan keraguan.
__ADS_1
Lia menggenggam tangan Anton.
"Terima kasih Ton, sudah selalu ada buat aku" ucap Lia.
Tiba tiba Atma muncul. Dan matanya menuju kedua tangan yang sedang berpegangan.
"Atma.." panggil Lia. tapi Atma tetap tidak beranjak dari depan pintu.
"Ya Allah.. apa ini?" ucap Atma dalam hati yang masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
Lia menghampiri Atma yang mematung. "Masuk sayang" ucap Lia melingkarkan tangan nya di tangan Atma.
Atma masih terdiam. Anton berekspesi kaget saat Lia memanggil Atma dengan kata sayang.
"Dia itu Anton, sayang, sahabat aku" lanjut Lia sambil membawa Atma untuk duduk.
Atma mulai tersadar lalu menghampiri Anton dan memperkenalkan diri.
"Atma " ucap Atma kepada Anton sambil mengajak berjabat tangan.
"Anton" lanjut Anton.
Lama tak ada suara. Mereka semuanya terdiam dan hanyut pada pikiran mereka masing-masing.
"Aku pamit dulu ya Lia, Atma" Tiba-tiba Anton memecah suasana dengan berpamitan.
Lia dan Atma pun menjabat tangan Anton dan mengantar nya keluar.
Setelah kepergian Anton, Atma masih tidak bicara. Pikiran nya entah ada dimana.
"Sayang. Dia sahabat aku" Tiba-tiba Lia memecah keheningan karena menyadari kalau Atma sedang terlihat cemburu.
Atma masih terdiam tak bersuara, tak menatap Lia, tak tersenyum juga. Tapi tangannya mengusap kepala Lia dengan lembut.
Lia tiba tiba mencubit pipi Atma. dan Atma menangkap tangan nya dengan lembut, lalu menatap nya.
"Ceritakan sayang. Apapun itu, tolong kamu cerita kan" ucap Atma kemudian. Dan Lia pun tersenyum.
"Anton itu sahabat aku dari masih kuliah. Aku juga yang akan menjadi wedding organizer untuk pernikahan nya dengan Serena" cerita Lia yang membuat Atma mendengarkan dengan serius.
"Tapi tadi aku pun terkejut, saat dia mengungkapkan cinta pada ku" Lanjut Lia yang membuat wajah Atma terlihat putus asa.
"Aku menolak nya, Aku hanya menyayangi nya sebagai sahabat, tidak lebih. Dan aku pun merasa menjadi pengkhianat dalam hubungan Anton dan Serena. Karena walau pun aku menolak nya, tapi mungkin aku yang menyebabkan hubungan mereka kandas" lanjut Lia sedih.
Atma masih tidak bergerak. Masih ingin mendengar semuanya dari Lia.
"Untung kamu datang sayang, jadi aku gak perlu terlalu banyak menjelaskan apapun pada Anton" lanjut Lia sambil menyandarkan kepalanya di bahu Atma.
Atma merasa lega, walaupun dia cemburu. Tapi dengan refleks dia mencium rambut Lia yang berada dekat dengan wajah nya.
__ADS_1
\=\=<>\=\=