
Siang ini, Atma berencana mengajak Lia makan siang bersama. Di bayangan Atma, siang ini akan menjadi makan siang pertama saat mereka pacaran. Maka nya dia ingin mempersiapkan tempat yang romantis. Dia sudah menghubungi salah satu restoran yang cukup terkenal di Jakarta untuk reservasi. Dia juga reques dekorasi yang menunjang keromantisan di bayangan nya. Setelah semuanya siap, dia pun menghubungi Lia.
"Hallo sayang.. Sibuk gak?" tanya Atma saat panggilan telpon nya tersambung.
"Gak sibuk banget sie, abis selesai meeting sama calon pengantin. Ada apa At?" jawab Lia tanpa basa basi.
"Uhhhhh.. ternyata masih sulit buat kamu panggil aku sayang ya Li" dalam hati Atma.
"Nanti lunch bareng yuk" ajak Atma.
"Hmmm.. boleh" jawab Lia mengiyakan.
"Ya udah nanti aku jemput ya sayang, bye" ucap Atma kemudian.
"Iya aku tunggu, bye" jawab Lia
Panggilan pun terputus.
Waktu terasa berjalan sangat lama. Atma tak sabar untuk menantikan pertemuan nya dengan kekasih hati nya itu. Moment romantis yang akan dia ciptakan, sudah membuat nya tersenyum-senyum sendiri.
Akhirnya, waktu sudah menunjukan pukul 11.30 siang. Saat nya dia untuk menjemput sang kekasih. Di letakkan jas dokter nya di ruang praktek.
"Suster Dewi, nanti saya kembali agak telat ya" pamit Atma kepada perawat yang juga menjadi asisten ny.
"Baik dok.. Tapi jam 4 ada operasi pasien yang di ruang anggrek 3... Hmm, saya hanya mengingatkan saja dok" jawab Asisten nya.
"Iya, saya tau sus.. " jawab atma sambil berlalu.
Di pintu keluar rumah sakit, dia berpapasan dengan Vika.
"Eh Atma. Koq kelihatan buru-buru sie? tanya Vika kepada Atma.
"Ehh iya Vika. Aku ada janji" ucap Atma. "Kamu mau kemana?" lanjut nya.
__ADS_1
"Hmmm,,, aku tadinya mau ajak kamu makan siang. Ada yang mau aku omongin sama kamu " jawab Vika ragu.
Atma pun terdiam, dia bingung harus bagaimana. Di satu sisi, Vika adalah teman nya sekaligus adik kekasih nya. Tapi Dia sudah menyusun makan siang romantis nya bersama Lia.
"Aduh Vi, koq kamu gak ngabarin dari tadi sie? soalnya aku udah ada janji. Jadi bingung nie..." ucap Atma berusaha mencari alasan. Dia pun bingung, kalau bilang ada janji sama Lia, yang ada Vika malah akan ikut, jadi gak bisa romantisan dong.
"Koq kamu gak kuliah?" tanya Atma berusaha mencairkan suasana, karena Vika hanya terdiam.
"Hari ini cuma satu mata kuliah kok" Jawab Vika tak bersemangat.
"Gimana kalau kita makan siang bareng nya besok aja?" Tanya Atma yang gak tega melihat wajah Vika.
Vika masih terdiam.
"Besok aku jemput ya di kampus kamu?" lanjut Atma berusaha membuat Vika tersenyum.
Akhirnya Vika dengan berat hati mengiyakan. Dia pun membiarkan Atma pergi. Walaupun dengan rasa kecewa.
Vika akhirnya mengajak beberapa teman kuliah nya untuk pergi bersama nya. Mereka nonton bioskop.
Di kantor Lia
Waktu menunjukan pukul 12. 25. Tapi Atma belum juga datang untuk menjemputnya.
"Ini yang ngajak makan siang malah gak ada kabar nya . Tau gitu aku makan bareng Farah " guman Lia kesal.
Pukul 12. 45 yang di tunggu akhirnya datang.
"Lama amat sie" ucap Lia kepada Atma dengan wajah cemberut.
"Jalanan macet banget sayang" jawab Atma berbohong. Dia tidak ingin Lia kepikiran.
"Ya udah ayo.. Jadi mau makan gak?" tanya Lia yang masih terlihat kesal.
__ADS_1
Atma meraih tangan Lia dan meletakkan jari-jari nya di sela-sela jari-jari Lia. Lalu menggandengnya menuju mobil. Mobil Honda CRV warna silver akhirnya melaju meninggalkan kantor Lia.
"Aku minta maaf ya sayang" ucap Atma memecah keheningan suasana di dalam mobil. Tapi Lia masih terdiam.
"Jangan cemberut dong sayang, nanti aku gigit hidung kamu nie kalau cemberut terus" Goda Atma sambil melirik ke wajah Lia yang masih terlihat Bete.
Lia malah memutar kepalanya menghadap jendela. Dia hanya ingin menetralkan suasana hati nya.
Atma pun kembali meraih tangan Lia lalu mengecup nya. Tapi Lia masih tidak bergeming. Atma kemudian menghentikan laju kendaraan nya. Akhirnya membuat Lia menatap nya.
"Kenapa berhenti sie?" tanya Lia dengan nada masih kesal.
Atma tiba tiba mengecup bibir Lia. Dan membuat Lia terkejut.
"Ya Tuhan.. jantung ku berdetak kencang, jangan sampai Atma mendengar nya" ucap Lia didalam hati.
"Aku minta maaf sayang. Aku gak sengaja bikin kamu marah" Atma menatap Lia dengan tetap menggenggam tangan Lia.
Lia sudah tidak bisa melanjutkan aksi marah nya.
"Iya Atma. Yuk kita jalan, udah terlambat makan siang nya nie" ucap Lia lembut sambil tersenyum.
Tapi Atma masih belum melajukan kendaraan nya, malah mengusap bibir Lia yang tipis dengan ibu jari nya. Lalu mencium nya sekali lagi. Tapi tidak ada respon balasan dari Lia. Atma pun melepas ciuman nya. Dia malah tambah merasa bersalah.
"Maaf" ucap Atma lirih sambil bersiap menjalankan kendaraan nya. Tapi tak di sangka, Lia malah mendaratkan ciuman di bibir Atma. Dan mereka berdua menikmati ciuman itu.
Menit demi menit tak terasa berlalu. Cukup lama mereka menikmati kemesraan ini.
"Atma.." panggil Lia setelah selesai.
"Iya sayang" jawab Atma sambil mengelus rambut Lia yang panjang.
"Aku lapar" jawab Lia memecah suasana.
__ADS_1
"Aduh... iya sayang, aku jadi lupa" ucap Atma lalu melajukan kendaraan nya menuju restoran yang sudah dia reservasi sebelumnya.
\=\=\=<>\=\=\=