
Hari ini adalah weekend. Orang - orang biasanya bersantai bersama keluarga. Ada yang nonton bioskop, ada yang belanja, ada yang ketempat wisata atau tempat hiburan bersama - sama. Ada juga yang hanya sekedar dirumah saja untuk menonton televisi atau nyoba - nyobain resep baru dan lain - lain. Ada yang bersama keluarga, atau bersama sang kekasih. Yang pasti biasanya orang lebih senang bersama orang - orang tersayangnya disaat weekend. Karena biasanya mereka libur dari aktivitas kantor maupun aktivitas sekolah.
Begitupun dengan Lia. Saat weekend, dia biasanya senang tidur - tiduran di rumah, atau jalan - jalan bersama mba Yuli , Vika dan Rico. Kadang bersama Farah juga. Tapi sebenarnya dia lebih suka dirumah aja. Makan, tiduran, nonton televisi, atau pun mencoba - coba resep baru bareng mba Yuli. Pokoknya memanjakan dirinya dirumah. Karena Lia memang jarang sekali bisa libur diwaktu weekend. Justru disaat - saat weekend, dia bisa lebih sibuk dari hari biasanya. Karena moment - moment pernikahan biasanya selalu dipilih orang diwaktu weekend.
Seperti hari ini, Lia sedang sibuk digedung X untuk mengatur segala kebutuhan pernikahan klienny, Sinda dan Afri.
Jalanan lumayan sepi saat dia menerobosnya menuju rumah Farah. Farah akan sangat sibuk hari ini, makanya Lia tidak akan membiarkan Farah berangkat sendiri. Lagi pula jam 3 pagi angkutan umum masih belum ada. Kalau harus naik ojek online, mana tega Lia membiarkannya. Tak sulit rasanya jika harus menjemput Farah, orang yang berarti untuknya.
Jika ada event, Lia biasanya tidak tidur. Dia akan bermain game sepanjang malam. Karena jika dia sudah tidur, maka mba Yuli akan sibuk membangunkannya, itu pun belum tentu dia akan terbangun.
Hari ini adalah hari bahagia untuk Sinda dan Apri. Kedua mempelai ini telah menyerahkan kelancaran acara pernikahan mereka kepada Viandra project sejak 3 bulan sebelumnya. Semua persiapan 90% telah siap. Sekarang tinggal persiapan berjalannya acara.
Lia dan Farah tengah memperhatikan semua crew yang sedang menjalankan job description atas pekerjaan mereka. Pelaminan berwarna putih dengan hiasan bunga hidup. Ada bunga melati yang berarti kesucian. Mawar merah berarti cinta. Bunga Anggrek melambangkan keistimewaan. Bunga krisan / seruni yang melambangkan keceriaan. Bunga daisy /aster yang bermakna berbagi rasa. Bunga anyelir berarti keindahan, Bunga tulip berarti memiliki cinta, dan lain - lain.
Dimeja prasmanan diberikan dekorasi acrilyc berbentuk bulan sabit dan berbentuk hati. Juga dihiasi oleh buket bunga.
__ADS_1
Taman, gajebo, studio foto, kamar pengantin, catering, dan lain - lain telah disiapkan. Make up pengantin, keluarga, penerima tamu, among tamu, dan lain - lain telah selesai. Kemudian saatnya melaksanakan ijab kabul. Pelaksananya pun berjalan sangat khusu, dan dinyatakan sah oleh para saksi.
Acara selanjutnya adalah prosesi upacara adat. Sunda dan Afri memakai prosesi upacara adat jawa. Setelah itu bergegas menuju keacara resepsi. Para tamu undang mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Sampai akhirnya acara selesai.
Tugas Lia dan Farah hanya mengontrol dan mengatasi masalah yang bisa saja timbul. Dan memastikan kliennya (sinda dan Afri) merasa bahagia.
Acara pernikahan pun telah berlangsung dengan baik. Dari proses akad nikah, upacara adat, resepsi, dan lain - lain, semuanya berjalan lancar. Seluruh team yang bekerja, melaksanakan tugas - tugasnya dengan baik. Sang mempelai pun tampak sangat bahagia.
"Terima kasih ya Lia" ucap Sinda kepada Lia diakhir acara.
"Buat ku, melihat acara kalian berjalan dengan lancar, dan kalian bahagia, itu juga kebahagiaan aku" lanjut Lia.
"Iya Lia, kita beruntung sekali bisa di handle pernikahan kita ini sama kamu dan team kamu" ucap sinda kemudian.
"Iya Sin, aku juga terima kasih buat kepercayaan kalian pada ku dan team aku" lanjut Lia sambil tersenyum bahagia.
__ADS_1
Begitupun dengan Sinda dan Afri yang juga tersenyum sangat bahagia.
Acara telah berakhir. Setelah berpamitan dengan Sinda, Afri, dan keluarga besar mereka akhirnya Lia, Farah , dan team berpamitan pulang. Lia masih bersama Farah dalam mobilnya. Walaupun dia harus menjemput Farah dan mengantarkannya kembali kerumahnya, Tapi itu bukan masalah buat Lia. Karena menurutnya, pekerjaan Farah saat menghandle acara, itu lebih melelahkan dibanding dia harus menjemput dan mengantarnya pulang. Lagi pula Farah adalah sahabat baiknya.
"Makasih ya Far, kamu the best banget" ucap Aulia kepada Farah sambil tersenyum bahagia.
"Udah tugas aku lah. Aku kan kamu gaji buat melakukan ini" jawab Farah sambil membalas senyuman Lia.
"Ya, makanya kamu jangan pernah pergi ninggalin aku ya Far. inget lho" lanjut Lia sambil tetap berada dibelakang stir mobilnya.
"Iya Lia sayang, mana mungkin aku bisa pergi dari kamu. Kan aku selalu dienakin gini sama kamu" jawab Farah sambil tertawa. Dan Lia pun ikut tertawa.
Sekitar 15 menit perjalanan mereka. Lia mengajak Farah untuk mampir dulu minum kopi dikedai kopi yang terlihat cukup ramai. Mereka memesan kopi kesukaan masing-masing. Lalu menikmati aroma dan rasa kopi sambil terus berbincang - bincang kesana kemari.
Kemudian Lia mengantar Farah kerumahnya. Tapi Lia tidak mampir. Dan langsung mengarahkan mobilnya menuju rumah. Suasana weekend sangat terlihat jelas. Jalanan ibukota yang tak pernah lengang saat weekday, tapi saat ini Lia bisa melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas rata - rata. Dia ingin segera sampai dirumah dan membasuh tubuhnya dengan air hangat.
__ADS_1
"Uhhhh.... lelah nya"