CINTA DI PANDANGAN PERTAMA

CINTA DI PANDANGAN PERTAMA
BAB. 11 AKIBAT TAWURAN


__ADS_3

Sementara Boy di larikan di rumah sakit, karna terkena sayatan sajam. Pelakunya adalah orang yang menyimpan dendam selama. Ini dan dia juga dari geng hitam.


Sementara Bara jadi kejaran polisi saat ini, karna dia yang membawa senjata tajam. Dari saksi di tempat awalnya ke dua geng motor itu ketemu dalam gang sempit. Akibat tawuran itu ada dua korban yang terluka. Salah satunya adalah Boy.


Boy saat ini belum sadarkan diri, karna sudah banyak darah yang keluar. Dan di tangani dokter kenalan ayahnya. Lain halnya dengan Sahara saat ini. Dia masih kepikiran dengan apa yang dia lihatnya tadi..


"Apa benar itu motornya abang, saya takut dia kenapa napa tapi tidak mungkin dia geng motor. Sementara tadi itu geng motor yang tawuran." Sahara masih berkelana dengan pikirannya sendiri.


Sampai ibunya sampai selesai makan dia hanya mengaduk aduk makananya sedari tadi. Jangankan untuk di suap kedalam mulut dilirik pun tidak makanan itu. Dia masih mengingat apa yang dia lihatnya tadi.


"Kenapa abang belum aktif nomornya pesan juga masih centang satu.."


Anggun meninggalkan putrinya ke toilet yang ada di restoran itu. Karna kebelet. Sahara masih diam mematung sambil keluar masuk aplikasi. Begitu terus seterusnya.


"Sahara kamu kenapa belum makan, dari tadi saya perhatikan kamu seperti orang linglung. Ada apa coba cerita..."


"Tak ada bu..." Sahara terpaksa makan supayah tidak mengundang kecurigaan ibunya. Entahlah walaupun tak yakin tapi hatinya berkata iya. Sampai sampai makanan pun susah di telan. Setelahnya hanya dirinya yang tau. Rasa kwatir yang menggorogotinya mampu mengalihkan perhatian ibunya.

__ADS_1


Anggun memperhatikan putrinya makin hari makin aneh tingkahnya persis dia jatuh cinta dahulu. Bedanya dia sedikit mencolok di bandingkan Sahara yang terkesan biasa saja.


"Sahara ayok pulang tapi sebelumnya temani ibu belanja bulanan dulu." Makin malam makin bagus untuk belanja. Surganya wanita jika sudah belanja bulanan. Mereka pergi menuju pusat pembelanjaan karna akan mereka akan membeli beberapa kebutuhan dalam rumah.


Tak ada info apa pun yang dia dapatkan akhirnya Sahara menyerah, mungkin dia juga pengen sendiri atau dia lagi ada masalah yang harus dia selesaikan. Sahara hanya dia sepanjang jalan tak ingin banyak bicara begitulah di tanya sama ibunya, semua akan baik baik saja jika adanya saling percaya. Itulah isi otak Sahara saat ini.


Paginya seperti biasa Sahara bangun pagi untuk olah raga pagi. Karna hari ini tidak ada jadwal kuliah dia akan bersantai. Dia lari keliling kompleks sekitar tempat tinggalnya. Setelah lari berharap sudah ada kabar dari Boy.


Sepulang dari lari pagi, dia sangat ceria pagi ini sudah pasti Boy akan sudah berkabar. Namun harus kecewa karna taka ada satu pun pesannya terbaca bahkan masih centang satu. ''Kemana saa kamu mas, kenapa tak ada kabar sama sekali.'' Gumannya seolah ada lawan bicaranya.


Sudah satu minggu Boy hilang bak di telan bumi, nomornyapun sudah tidak atif lagi. Yang tak bisa di pungkiri ada kerinduan di dalam sana. Walaupun mereka sering bersitegang karna hal sepeleh tapi itu layaknya sebuah kenagan yang tayag di layar lebar.


Dia sudah tidak sabar ingin bertemu Sahara tapi ia sangat menahan diri agar memulihkan keadaan pula. Tidak mungkin bertemu Sahara dalam kondisi seperti ini. ''Rindunya abang Sahara.'' Guman nya, hanya dirinya yang tau.


Teman teman nya berdatangan selama seminggu ini dia di jaga teman temannya bergantian dengan ayahnya. Tak luput juga si ulat keket.


Shidy hari ini bawa ayam bakar ke sukaan nya tapi hanya di liriknya saja tampa niat untuk memakannya. Shiy juga mencoba mengakabkan diri sama keluarga Boy. Termasuk sepupu nya kaila. Kaila sepupu satu kalinya yang selama ini kuliah di luar negri.

__ADS_1


Jangankan untuk bermanis manis kaila terang terangan menolaknya untuk jalin hubungan dengan sepupunya. Karna dari penampilannya saja sudah tak wajar seperti seorang penggoda.


''Boy kamu pacaran sama wanita seperti itu, ingat yah dia bukan wanita baik baik. Dari pakaiannya saja sudah tak sopan.''


Kaila mengomel sudah tak jelas yang tidak suka berpakaian terbuka bahkan dia pakaiannya sangat tertutup. Maklum dia kuliah di kairo. Salah satu penerima bea siswa. Jadi wajar kalau tidak suka adik sepupunya itu salah pergaulan. Jadi pelaku tawuran di bebel habis habisan kemarin bahkan sampai keluar kata kata mutiara yang mungkin selama ini tidak pernah di dapatkan.


Dia tidak bisa berkutik sama kaka sepupunya itu bahkan sim nya da sita. Tak ada yang bisa melawannya. Sepupunya memang berasal dari keluarga sederhana hanya memiliki oko sembako. Tapi itu yang mengajarkannya orang yang di segani.


''Kamu jangan bikin malu, tak ada wanita yang mau sama kamu kalau seperti ini. Tawuran apa gunanya atau kamu mau jadi anak gelandangan.''


Kaila orang yang keras dia tak pernah main main dengan ucapannya. Bahkan kalau tidak suka sama orang ceplas ceplos. Boy hanya diam tak pernah membanta ucapan Kaila.


Hari ini sudah di perbolehkan pulang karna lukanya sudah mulai mengering. Di bantu sama Kayla karna ayahnya ada pekerjaan mendadak. Akhirnya masih bisa selamat dar tragedi itu. Tapi apa mungkin dia akan kapok. Nyatanya orang yang sudah terbiasa tawuran itu akan sulit untuk berhenti.


Sahara hanya diam selama kurang lebih dua minggu seolah kehilangan arah. Bahkan seolah tak ada yang berarti yang membuatnya semangat untuk menjalani hari harinya.bahkan dia sering mengurung dirinya dalam kamar. Keluar kamar hanya untuk makan atau pergi kampus setelahnya dia dalam kamar.


Hari ini akan membuat kejutan untuk Sahara dia akan menjemputnya di rumahnya lagi. Tampa memberi kabar terlebih dahulu. ''Saya akan membeimu kejutan babyku sudah lama kita tak jumpa.'' Tapi ada yang mengganjal pikirannya selama ini, bagaimana pun pasti ada seribu pertanyaan yang siap harus di jawab. Apa alasannya jika di tanya kemana saja selama ini tak ada kabar dan tak mungkin di jawab dengan jujur.

__ADS_1


Boy berhenti sejenak, dia hanya ingin melepaskan rindu tapi dia juga belum siap menjawab berbagai macam pertanyaan. Kepalanya di penuhi dengan bayangan amarah Sahara jika dia jujur maka bisa bisa akan di tinggalkan.


''Kenapa serumit ini...!!'' Teriak Boy frustasi...


__ADS_2